Panglima TNI Hapus Tes Renang dan Akademik dalam Penerimaan Prajurit 2022 Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dalam kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Jakarta, Minggu (27/2/2022). ANTARA/Putu Indah Savitri

MerahPutih.com- Seleksi penerimaan prajurit TNI tahun 2022 mengalami perubahan.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menghapus sejumlah tes seleksi penerimaan prajurit baru. Tes yang dihapus ialah tes renang dan tes akademik.

Baca Juga:

Ada 18 Juta Warga Jakarta Diprediksi Bakal Mudik Lebaran

Andika membahas poin per poin soal penerimaan calom prajurit bersama anak buahnya.

"Karena nggak fair, ada orang tempat tinggalnya jauh dan nggak pernah renang. Nanti nggak fair, udahlah," kata Andika dalam rapat penerimaan prajurit TNI (Taruna Akademi TNI, Perwira Prajurit Karier TNI, Bintara Prajurit Karier TNI, dan Tamtama Prajurit Karier TNI) tahun anggaran 2022 yang diunggah di akun YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa dikutip Kamis (31/3).

Dia menyatakan penilaian akademik prajurit diambil dari nilai ijazah SMA.

"Menurut saya akademik ini, tes akademik ini sudah tinggal ambil saja IPK terus transkip, karena bagi saya yang lebih penting, yaitu tadi ijazahnya saja, ijazah SMA, itu (nilai) akademik," imbuh Andika.

"Mereka nggak usah lagi tes akademik, itulah nilai akademik, ijazahnya tadi kalau ada ujian nasional, ya sudah itu lebih akurat lagi," paparnya.

Andika memerintahkan untuk segera memperbaiki mekanisme penerimaan prajurit.

Pelantikan Panglima TNI Andika Perkasa. (Foto: Antara)
Pelantikan Panglima TNI Andika Perkasa. (Foto: Antara)

“Jadi yang saya suruh perbaiki, perbaiki, tidak usah ada paparan lagi karena sangat sedikit. Tapi setelah diperbaiki, itu yang berlaku. Jadi yang PR harus membuat Perpang (Peraturan Panglima TNI) segala macam, segera dibuat,” imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, Andika juga memutuskan untuk memperbolehkan keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) mengikuti seleksi prajurit TNI.

Langkah ini ditempuh Andika dengan mencabut ketentuan yang selama ini diterapkan dalam proses seleksi prajurit, yakni keturunan PKI dilarang mengikuti proses seleksi prajurit.

Andika kemudian memerintahkan anak buahnya untuk mengroscek TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966 guna menemukan dasar hukum yang jelas mengenai larangan tersebut.

Selanjutnya, Andika menjelaskan kepada seluruh panitia seleksi penerimaan prajurit TNI mengenai TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966.

"Yang dilarang itu PKI, kedua adalah ajaran komunisme, marxisme, leninisme, itu yang tertulis. Keturunan ini melanggar TAP MPR apa?, Dasar hukum apa yang dilanggar sama dia?," tegas Andika.(knu)

Baca Juga:

Ranking FIFA: Timnas Indonesia Naik, Tapi Dilangkahi Singapura

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Adam Deni Ajukan Penangguhan Penahanan ke Mabes Polri
Indonesia
Adam Deni Ajukan Penangguhan Penahanan ke Mabes Polri

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri telah menerima surat penangguhan penahanan penggiat media sosial Adam Deni.

Mediasi dengan KPU Sukses, Partai Ummat akan Diverifikasi Ulang di 16 Kabupaten/Kota
Indonesia
Mediasi dengan KPU Sukses, Partai Ummat akan Diverifikasi Ulang di 16 Kabupaten/Kota

Verifikasi ulang akan dilakukan di 16 kota/kabupaten. Di mana keanggotaan Partai Ummat sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat minimal.

Lukas Enembe Bisa Resmikan Kantor Gubernur Papua Jadi Perhatian KPK
Indonesia
Lukas Enembe Bisa Resmikan Kantor Gubernur Papua Jadi Perhatian KPK

Kehadiran Lukas di hadapan publik tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak ditetapkan sebagai tersangka.

Delegasi G20 Susun Komunike Pemulihan Ekonomi
Dunia
Delegasi G20 Susun Komunike Pemulihan Ekonomi

Komunike tersebut selanjutnya akan dibahas dalam pertemuan tingkat Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral atau Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting (FMCBG) pada 17-18 Februari 2022.

Tiongkok Kerahkan Kapal Selam Nuklir di Dekat Taiwan
Indonesia
Tiongkok Kerahkan Kapal Selam Nuklir di Dekat Taiwan

Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) mengerahkan satu gugus tempur lengkap kapal induk yang melibatkan kapal selam bertenaga nuklir dalam latihan di perairan sekitar Pulau Taiwan.

Jurnalis Inggris Hilang di Hutan Amazon
Dunia
Jurnalis Inggris Hilang di Hutan Amazon

Jurnalis Inggris Dom Phillips dan pakar masyarakat adat Bruno Pereira dinyatakan hilang di hutan Amazon, Brazil.

Kondisi Pasien Pertama Cacar Monyet Terus Membaik
Indonesia
Kondisi Pasien Pertama Cacar Monyet Terus Membaik

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria menyatakan, kondisi pasien pertama Cacar Monyet semakin membaik.

PPP Soal Sandiaga: Tak Mengajak, tapi Terbuka
Indonesia
PPP Soal Sandiaga: Tak Mengajak, tapi Terbuka

PPP tidak dalam posisi aktif mengajak Sandiaga bergabung ke partai besutan Muhammad Mardiono tersebut.

Timsus Sebut Arif Rachman Berperan Rekayasa BAP Kematian Brigadir J
Indonesia
Timsus Sebut Arif Rachman Berperan Rekayasa BAP Kematian Brigadir J

Saksi dari tim khusus (timsus) Polri, Agus Saripul Hidayat hadir dalam persidangan di PN Jakarta Selatan, Jumat (2/12).

SBY Bernostalgia Nikmati Nasi Pecel di Madiun
Indonesia
SBY Bernostalgia Nikmati Nasi Pecel di Madiun

SBY mengaku memiliki kenangan manis di depot makan tersebut hingga memilih untuk menyantap makanan di tempat.