Panglima TNI Duga Ada Tersangka Baru dari Kasus Kerangkeng Manusia Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dalam kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Jakarta, Minggu (27/2/2022). ANTARA/Putu Indah Savitri

MerahPutih.com - Kasus kerangkeng manusia yang dilakukan oleh Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-Angin, terus dilakukan pendalaman. Terutama yang melibatkan unsur TNI di dalamnya.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebutkan, tersangka kasus kerangkeng manusia dari unsur TNI dimungkinkan masih bisa bertambah.

Baca Juga:

Bupati Langkat Pasrah Ditetapkan Tersangka Kerangkeng Manusia

"Mungkin ada tambahan (tersangka) lagi karena cukup lama kan dari 2011, kira-kira 11 tahun," kata Andika di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rabu, (25/5), dikutip dari Antara.

Andika mengatakan, sebanyak lima dari 10 orang oknum prajurit TNI yang diduga terlibat dalam kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat tersebut telah dinaikkan statusnya menjadi tersangka.

Terhadap lima oknum TNI lainnya, kata dia, hingga kini perkaranya masih dilakukan pendalaman. Ia mengatakan akan terus menggali siapa lagi oknum dari satuannya yang bertanggung jawab dalam kasus itu.

"Karena belum tentu hanya 10 (yang diduga terlibat) karena kejadian dari 2011 atau 2012. Jadi kami juga ingin secara teliti menggali terus siapa saja sebetulnya yang ikut bertanggung jawab, ikut membiarkan tindakan yang melanggar peraturan perundang-undangan di Indonesia ini bisa terjadi," kata dia.

Baca Juga:

Komnas HAM Apresiasi Langkah Polisi Tahan 8 Orang Kasus Kerangkeng Manusia

Oknum TNI yang telah ditetapkan sebagai tersangka, sambung Andika, di antaranya ada yang berperan sebagai penjaga dan ikut dalam tindakan-tindakan secara fisik.

"Semuanya (berpangkat) tamtama, bintara. Kalau pun ada perwira waktu kasus terjadi masih menempuh pendidikan," ujar dia.

Meski demikian, Andika menyebut masih akan melakukan pencermatan terkait dengan kemungkinan pemecatan oknum TNI itu.

Para oknum TNI itu, menurut dia, disangkakan melakukan tindak pidana penganiayaan serta melanggar Pasal 103 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM). (*)

Baca Juga:

Menpora Cari Program Buat Pemulihan Korban Kerangkeng Manusia di Sumut

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sanksi Tilang Diterapkan Setelah 50 Persen Kendaraan Lakukan Uji Emisi
Indonesia
Sanksi Tilang Diterapkan Setelah 50 Persen Kendaraan Lakukan Uji Emisi

Tapi masyarakat diminta untuk laksanakan uji emisi

Kremlin Ungkap Pembicaraan Vladimir Putin dengan Jokowi
Indonesia
Kremlin Ungkap Pembicaraan Vladimir Putin dengan Jokowi

Berita komunikasi Jokowi dengan Putin langsung dimuat di situs resmi Kremlin. Pembicaraan juga membahas kegiatan G20 yang akan berlangsung di Jakarta.

ASN Nekat Pakai Mobdin untuk Mudik Nataru, Gibran: Difoto dan Kirimkan ke Saya
Indonesia
ASN Nekat Pakai Mobdin untuk Mudik Nataru, Gibran: Difoto dan Kirimkan ke Saya

"Ada ASN nekat gunakan mobdin untuk piknik laporkan. Difoto untuk dikirim ke nomor aduan pribadi saya," katanya.

Cegah Penyebaran Omicron, Mendagri Tekankan Tiga Prinsip
Indonesia
Cegah Penyebaran Omicron, Mendagri Tekankan Tiga Prinsip

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menekankan tiga prinsip untuk menghadapi varian omicron.

Eks Bupati Lamteng dan Walkot Tanjungbalai Jadi Saksi Sidang Azis Syamsuddin
Indonesia
Eks Bupati Lamteng dan Walkot Tanjungbalai Jadi Saksi Sidang Azis Syamsuddin

Mantan Ketua Banggar DPR ini diduga menyuap Robin dan Advokat Maskur Husain

DPR Minta Pemerintah Jawab Kebingungan Masyarakat soal PCR Syarat Naik Pesawat
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Jawab Kebingungan Masyarakat soal PCR Syarat Naik Pesawat

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjawab kebingungan masyarakat terkait Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021. Inmendagri yang mengatur soal PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa dan Bali itu mewajibkan agar semua penerbangan mewajibkan tes PCR 2x24 jam.

Lepas dari Sanksi WADA, NOC Indonesia Gerak Cepat Wujudkan ANOC World Beach Games 2023
Indonesia
Lepas dari Sanksi WADA, NOC Indonesia Gerak Cepat Wujudkan ANOC World Beach Games 2023

Director ANOC Haider Farman meninjau kawasan Pantai Pulisan, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (06/02) dan terkesan dengan hamparan pasir putih dan birunya air laut.

Penghujung Februari, Angka Paparan COVID-19 Hanya 25.054 Orang
Indonesia
Penghujung Februari, Angka Paparan COVID-19 Hanya 25.054 Orang

Provinsi dengan kasus sembuh terbanyak hari ini dimiliki DKI Jakarta dengan pertambahan 11.384 kasus.

Jalanan Jakarta Bakal Dibuat Sepi saat Malam Tahun Baru
Indonesia
Jalanan Jakarta Bakal Dibuat Sepi saat Malam Tahun Baru

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berencana untuk memberlakukan crowd free night (CFN) atau aturan pembatasan kendaraan dan pejalan kaki di malam tahun baru.

Keuangan Garuda Kian Terpuruk, NasDem Gaungkan Bentuk Pansus
Indonesia
Keuangan Garuda Kian Terpuruk, NasDem Gaungkan Bentuk Pansus

NasDem mengklaim sudah ada tiga fraksi di DPR yang setuju membentuk Pansus Garuda Indonesia.