Panggil UMKM Makanan dan Minuman ke Kantor, Polisi Bantah Lakukan Pemeriksaan Ilustrasi UMKM. (Foto: Antara)

MerahPutih.com- Media sosial diramaikan dengan adanya panggilan Kepolisian terhadap penggiat Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) di wilayah Jakarta Barat. Dalam surat panggilan tersebut, mereka diminta datang untuk dimintai keterangan oleh Polres Metro Jakarta Barat.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo memberikan, klarifikasi ditengah kontroversi soal pemanggilan itu dalam rangka memberikan edukasi.

"Salah satunya adalah membahas mengenai peraturan dan perijinan UMKM " kata Ady kepada wartawan, Minggu (17/10).

Baca Juga:

Pelaku UMKM Kini Bisa Konsultasi Bisnis dengan Mentor

Ady menjelaskan, kegiatan edukasi tersebut dalam upaya mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Terlebih saat pandemi COVID-19 telah memberikan dampak buruk terhadap UMKM.

Ady mencontohkan rilis Katadata Insight Center (KIC), mayoritas UMKM (82,9%) merasakan dampak negatif dari pandemi ini dan hanya sebagian kecil (5,9%) yang mengalami pertumbuhan positif.

"Kita edukasi kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) guna mendorong Program Pemulihan Ekonomi Nasional, " kata Ady.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono memastikan tak ada pemeriksaan. Pihaknya memberikan edukasi secara bertahap kepada pelaku usaha.

Ia memaparkan, hingga saat ini sebanyak 25 pelaku usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) telah memenuhi undangan untuk datang ke Polres Metro Jakarta Barat. langkah ini diambil guna melindungi hak masyarakat sebagai konsumen tidak terjadi akibat buruk terkait dengan kelayakan produk yang beredar dan di konsumsi oleh masyarakat (konsumen).

Dalam kegiatan edukasi yang diberikan berupa pemahaman tentang aturan dimana aturan tersebut juga untuk melindungi para konsumen.

"Khususnya terkait bahan makanan dan minuman yang diperjualbelikan dan layak untuk dikonsumsi," kata Joko

Selain itu, yang lebih penting para pelaku usaha UMKM tersebut dipandu bagaimana memperoleh izin yang diperlukan. Untuk UMKM sendiri pemerintah telah mempermudah dengan mengurus ijin PIRT (Perijinan Industri Rumah Tangga) melalui Dinas Kesehatan setempat.

Tangkapan layar UMKM dipanggi Polisi.
Tangkapan layar UMKM dipanggi Polisi.

"Jadi pemerintah sudah mengakomodir dan mempermudah dalam hal perijinan tersebut dalam rangka menggiatkan kembali usaha mikro yang sempat terpuruk selama pandemi ini. Ini juga bagian tugas Polri untuk mendukung kebijakan pemerintah dibidang ekonomi sekaligus melindungi masyarakat sebagai konsumen, " jelas Joko.

Joko memastikan, pihaknya akan menjemput bola sebagai bentuk pelayanan Polri yaitu memberikan edukasi dengan mendatangi para pelaku usaha UMKM. Sehingga para pelaku usaha tetap bisa melakukan kegiatan ekonominya tanpa harus datang ke polres.

"Tidak ada penindakan disini, tapi lebih kepada edukasi dan memudahkan para pelaku UMKM bisa berkembang dengan baik," tambahnya.

Salah satu pelaku UMKM, Justice Taiwan Hoco mengapresiasi undangan Polri ini dan mengaku mendapat banyak informasi soal pengurusan izin terutama mengenai barang dagangan yang diperdagangkan berupa makanan dan minuman. (Knu)

Baca Juga:

Mayoritas Pelaku UMKM Ingin Memilih Bikin Produk Ramah Lingkungan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rawan Data Bocor, Pemerintah Diminta Perketat Keamanan Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Rawan Data Bocor, Pemerintah Diminta Perketat Keamanan Aplikasi PeduliLindungi

Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati mengingatkan penjagaan data pengguna dan data kesehatan di Peduli Lindungi perlu dilakukan secara maksimal. Kurniasih mengungkapkan, data kesehatan bersifat rahasia.

[HOAKS atau FAKTA]: Kasus Cacar Monyet Hanya Terjadi di Negara Pengguna Vaksin Pfizer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kasus Cacar Monyet Hanya Terjadi di Negara Pengguna Vaksin Pfizer

Beberapa negara termasuk India, Rusia, dan Venezuela telah melaporkan kasus cacar monyet di mana Vaksin Pfizer-BioNTech belum didistribusikan.

Masyarakat Diminta Waspadai Hujan Disertai Petir di Jakarta
Indonesia
Masyarakat Diminta Waspadai Hujan Disertai Petir di Jakarta

Wilayah DKI Jakarta berpotensi diguyur disertai kilat/petir dan angin kencang pada Selasa (1/2). Masyarakat pun diminta waspada.

ART dan Ajudan Ferdy Sambo Datangi Komnas HAM
Indonesia
ART dan Ajudan Ferdy Sambo Datangi Komnas HAM

Asisten rumah tangga dan ajudan Kadiv Propam Polri nonaktif, Irjen Pol Ferdy Sambo memenuhi panggilan Komnas HAM, Senin (1/8).

Tiga Persoalan Mendasar Picu Islamofobia Versi La Nyalla
Indonesia
Tiga Persoalan Mendasar Picu Islamofobia Versi La Nyalla

Menurut Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, ada tiga hal mendasar yang menyebabkan hal itu terjadi.

25 Maskapai Sudah Layanai Penerbangan ke Bali
Indonesia
25 Maskapai Sudah Layanai Penerbangan ke Bali

Kehadiran 25 maskapai tersebut diiringi pembukaan 22 rute, yaitu Perth, Sydney, Melbourne, Brisbane, Darwi, Adelaide, dan Cairns dari Australia.

Vaksinasi Tembus 400 Juta, 1.171 Orang Sembuh dari COVID-19 dalam Sehari
Indonesia
Vaksinasi Tembus 400 Juta, 1.171 Orang Sembuh dari COVID-19 dalam Sehari

Jumlah yang sembuh dari kasus corona bertambah 1.171 orang sehingga menjadi sebanyak 5.881.490 orang.

Buruan Serbu, KAI Lepas Ribuan Tiket Kereta Lebaran Murah Hanya Rp 75 Ribu
Indonesia
Buruan Serbu, KAI Lepas Ribuan Tiket Kereta Lebaran Murah Hanya Rp 75 Ribu

Tiket dijual dari 19 - 21 April 2022, khusus pembelian melalui aplikasi KAI Access

Paviliun Indonesia Hadir Dalam Pameran Produk Kerajinan Rumah Terbesar di Jepang
Indonesia
Paviliun Indonesia Hadir Dalam Pameran Produk Kerajinan Rumah Terbesar di Jepang

Paviliun Indonesia berfungsi memfasilitasi para pelaku usaha skala UKM maupun skala besar Indonesia yang akan memasuki pasar Jepang.

KPK Sita Duit Rp 200 Juta dari Ketua DPRD Bekasi
Indonesia
KPK Sita Duit Rp 200 Juta dari Ketua DPRD Bekasi

Tim penyidik mengkonfirmasi kembali dan memperdalam pengetahuan saksi