Pangdam Jaya Kerahkan Anak Buahnya Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19 Setelah Lebaran Foto udara sejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat akan melintasi check point penyekatan di Tol Cikarang Barat KM 31, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (7/5). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

MerahPutih.com - TNI-Polri mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran. Mencegah hal itu, jajaran Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya akan memperketat tracing terhadap pendatang.

"Jangan sampai nanti justru yang positif mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang nantinya terjadi klaster," ujar Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurrachman di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/5).

Baca Juga

Antisipasi Arus Balik dan Pendatang di Jabodetabek, Pangdam Jaya Siapkan Wisma Atlet

Berkaca dari tahun 2020 dengan kasus COVID-19 yang cukup tinggi, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya akan melakukan swab antigen di titik-titik penyekatan.

"Oleh karenanya tadi disampaikan Kapolda ada check point dari Koramil maupun Polsek yang nantinya akan melakukan prokes salah satunya bagaimana cek antigen," ucap Dudung.

Kemudian dari TNI-Polri nantinya akan bekerjasama untuk melakukan tracing di lapangan. Petugas akan melakukan tracing hingga ke rumah warga pendatang tersebut positif COVID-19.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman saat meninjau penerapan protokol kesehatan di Summarecon Mal Bekasi, Kamis (6/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman saat meninjau penerapan protokol kesehatan di Summarecon Mal Bekasi, Kamis (6/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Dudung menyebut, ke depan TNI-Polri seawal mungkin sudah merencanakan jika nantinya para pemudik ini kembali ke Jakarta. Mereka sudah mempersiapkan fasilitas untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.

"Nanti kita akan meminta dukungan Pemda dan Pemerintah Pusat khususnya sarana dan prasarana pendukung karena apa yang kita punya terbatas dan perlu dukungan pemda dan Pemerintah Pusat," tutur Dudung.

Dia menambahkan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas pada periode arus balik mudik diminta melakukan swab test antigen kepada para pemudik yang kembali.

"Jangan sampai nanti justru yang positif mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang nantinya terjadi klaster," katanya.

Untuk itu, dirinya berharap kegiatan tersebut dapat dukungan dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar bisa maksimal dalam menangani kasus corona.

"Khususnya sarana dan prasarana pendukung karena apa yang kita punya terbatas dan perlu dukungan pemda dan pemerintah pusat," kata Dudung. (Knu)

Baca Juga

Kapolda Metro Sebut 1,2 Juta Warga Jakarta Keluar Selama Larangan Mudik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update Corona DKI Jumat (7/8): Bertambah 658 Kasus
Indonesia
Update Corona DKI Jumat (7/8): Bertambah 658 Kasus

Kasus corona di Jakarta terus mengalami lonjakan tajam.

Dua LSM Buat Gerakan Indonesia Bebas Stunting
Indonesia
Dua LSM Buat Gerakan Indonesia Bebas Stunting

Stunting adalah kondisi yang timbul akibat kekurangan gizi berkepanjangan

ITS Kembangkan Alat Penjernih Air Langsung Minum
Indonesia
ITS Kembangkan Alat Penjernih Air Langsung Minum

metode yang telah diuji dan menghasilkan produk berupa air minum sesuai standar baku mutu air minum sesuai PP Nomor 82 Tahun 2001.

Jokowi Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga setelah Ziarah ke Makam Orang Tuanya
Indonesia
Jokowi Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga setelah Ziarah ke Makam Orang Tuanya

Terpisah, usai Jokowi pulang berziarah petugas pengawal rombongan Presiden Jokowi membagikan puluhan paket sembako di pinggir Jalan Raya Solo-Purwodadi. Warga pun langsung berebut sembako, meskipun dalam kondisi hujan rintik

Motif Sejoli Pelaku Mutilasi Rinaldi, Kelaparan hingga Dipecat Akibat COVID-19
Indonesia
Motif Sejoli Pelaku Mutilasi Rinaldi, Kelaparan hingga Dipecat Akibat COVID-19

Keduanya mengklaim belum makan beberapa hari sebelum menghabisi korban

Dewas KPK Minta Firli Cs Usut Pembocor Penggeledahan PT Jhonlin Haji Isam
Indonesia
Dewas KPK Minta Firli Cs Usut Pembocor Penggeledahan PT Jhonlin Haji Isam

PT Jhonlin Baratama merupakan anak usaha Jhonlin Group milik Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam.

Penumpang Pesawat Daerah PPKM Level 1 dan 2, Cuma Tunjukan Hasil Negatif COVID-19
Indonesia
Penumpang Pesawat Daerah PPKM Level 1 dan 2, Cuma Tunjukan Hasil Negatif COVID-19

Bandara-bandara AP II didukung oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan yang akan melakukan validasi dokumen kesehatan.

Jenguk Demonstran, Anggota DPR Adian Napitupulu Sambangi Polda Metro Jaya
Indonesia
Jenguk Demonstran, Anggota DPR Adian Napitupulu Sambangi Polda Metro Jaya

Ratusan orang terkait demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10) kemarin.

Kantor KAMI Diteror Petasan
Indonesia
Kantor KAMI Diteror Petasan

Namun, ia belum bisa merinci soal peristiwa tersebut. Tetapi dipastikan ledakan itu akibat petasan.

DPR Peringatkan Indonesia Jangan Sampai jadi Korban Embargo Vaksin COVID-19
Indonesia
DPR Peringatkan Indonesia Jangan Sampai jadi Korban Embargo Vaksin COVID-19

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad meminta kepada pemerintah untuk segera mempercepat pengembangan dan produksi vaksin dalam negeri.