Pangan Lokal Jadi Kunci Program MBG, BGN Ajak Daerah Ikut Hidupkan Ekonomi Rakyat

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 02 November 2025
Pangan Lokal Jadi Kunci Program MBG, BGN Ajak Daerah Ikut Hidupkan Ekonomi Rakyat

SPPG menyiapkan Makan Bergizi Gratis. (MerahPutih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Gizi Nasional (BGN) kini terus berupaya untuk memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

Hal itu diperkuat lewat kegiatan sosialisasi yang digelar di Hotel Mercure Batavia, Jakarta Barat, Sabtu (1/11). Dalam kegiatan itu, BGN menekankan pentingnya tata kelola dan standar gizi yang baik agar program MBG bisa berjalan efektif dan tepat sasaran.

Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi BGN, Dr. Ir. Sitti Aida Adha Taridala, M.Si., mengungkapkan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian sosialisasi yang dilakukan di berbagai provinsi.

“Kegiatan ini dilakukan oleh Kedeputian Sistem dan Tata Kelola. Tujuannya adalah menyosialisasikan berbagai aturan terkait program MBG supaya semua pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama,” ujar Sitti Aida.

Kegiatan tersebut mencakup mitra yayasan, Kepala Regional (Kareg), Koordinator Wilayah (Korwil), Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hingga ahli gizi dan akuntan.

Baca juga:

Ketua MPR Ajak Anak Muda Indonesia Jadi Peternak Sapi Demi Suksesnya MBG

Program MBG Diharapkan Bisa Gerakkan Ekonomi Lokal

Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi BGN, Dr. Ir. Sitti Aida Adha Taridala, M.Si. (tengah), saat sosialisasi program MBG di Jakarta Barat, Sabtu (1/11)
Direktur Tata Kelola Pemenuhan Gizi BGN, Dr. Ir. Sitti Aida Adha Taridala, M.Si. (tengah), saat sosialisasi program MBG di Jakarta Barat, Sabtu (1/11). Foto: MerahPutih.com/Soffi

Sitti Aida mengatakan, beberapa perubahan aturan perlu disosialisasikan kembali akibat adanya dinamika dan masukan dari berbagai pihak.

“Kita ingin pelaksanaan program MBG ini dilakukan dengan baik dan benar, supaya makanan yang disajikan aman, sehat, bergizi, dan bermanfaat bagi penerima manfaat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya aspek keamanan pangan. Dalam setiap sosialisasi, BGN menggandeng sejumlah instansi terkait, seperti Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) serta Dinas Kesehatan.

Selain itu, ada pula materi yang dibahas mengenai tata kelola keuangan untuk mencegah penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.

Baca juga:

Selama Ini BRI Berikan Kredit Buat Pembentukan Dapur MBG, Total Sudah Rp 104 Miliar

“Program MBG juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal. Karena itu, bahan pangan semaksimal mungkin diperoleh dari produksi lokal agar membuka lapangan kerja dan peluang usaha di daerah,” jelasnya.

Meski begitu, kata Sitti Aida, untuk daerah seperti DKI Jakarta yang memiliki keterbatasan lahan pertanian, sebagian bahan pangan harus didatangkan dari luar daerah.

“Dalam teori ekonomi, tidak masalah jika mendatangkan dari luar ketika harganya lebih efisien,” imbuhnya.

Hasil Produksi Pangan Lokal Jadi Bahan Baku SPPG di Indonesia

Dapur
Dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG. (Foto: MerahPutih.com/Didik)

Ketika ditanya soal urban farming, Sitti menyebutkan, BGN ikut mendukung praktik pertanian perkotaan sebagai alternatif.

“Dengan lahan minimalis kita bisa vertical farming, memanfaatkan ruang yang ada,” katanya.

Namun, ia menegaskan, pelaksanaan urban farming tidak dilakukan langsung oleh SPPG, melainkan oleh kelompok masyarakat di sekitar lokasi.

Baca juga:

DPR Dorong Implementasi Perpres MBG, Penting untuk Pastikan Keamanan Pangan Anak Sekolah

Selain itu, BGN juga berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk menodorong terbentuknya kelompok tani lokal. Nantinya, hasil produksi pangan lokal akan menjadi bahan baku bagi SPPG di seluruh Indonesia.

Terkait adanya beberapa sekolah elite yang menolak program MBG, Sitti menegaskan, hal itu tidak menjadi masalah.

“Program makan gratis ditujukan untuk semua anak. Tapi jika ada sekolah yang menolak karena sudah memiliki mekanisme sendiri dalam penyediaan makanan bergizi, itu sah-sah saja. Tidak ada paksaan,” tandasnya. (*)

#Makan Bergizi Gratis #Badan Gizi Nasional #Pertumbuhan Ekonomi Desa #SPPG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Dana operasional sebesar Rp 3.000 menggunakan mekanisme at cost, yakni berdasarkan biaya yang dikeluarkan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Biaya Operasional MBG Dibatasi Rp 3.000 per Porsi, BGN Ungkap Jaminan Kualitasnya
Indonesia
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
BGN membuka ruang pengawasan bagi seluruh pihak, termasuk orangtua siswa, petugas posyandu, dan guru.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Masyarakat Bisa Lihat Langsung Proses Masak MBG
Indonesia
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Efisiensi tersebut dilakukan melalui penataan penggunaan anggaran, evaluasi biaya operasional dapur, serta penguatan pengawasan keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp 44 Triliun dalam 100 Hari
Indonesia
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Salah satu bentuk pelibatan pemerintah daerah yakni inspeksi terhadap operasional SPPG.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Mendagri Keluarkan SE, Kepala Daerah Bantu Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
BGN menghentikan operasional 6.100 dapur MBG karena laporan penggunaan dana harian belum dipenuhi. Sudaryono menegaskan persoalannya bukan kekurangan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
BGN Hentikan Operasional 6.100 Dapur MBG, Pengelola Belum Laporkan Dana Harian
Indonesia
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
BGN mulai menerapkan MBG prasmanan. Sebanyak 10 ribu SPPG ditargetkan rampung hingga akhir 2026.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
MBG Bakal Pakai Sistem Prasmanan, BGN Targetkan 10 Ribu SPPG hingga Akhir 2026
Indonesia
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Sudaryono mengungkapkan kasus keracunan di Bogor disebabkan pembelian bahan makanan jadi.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kepala SPPG di Cirebon dan Bogor Dipecat Imbas Keracunan Siswa
Indonesia
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
BGN mengungkap tiga penyebab dana operasional SPPG untuk Program Makan Bergizi Gratis tidak cair, mulai dari pelaporan hingga penggunaan anggaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
BGN Ungkap 3 Penyebab Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tidak Cair
Indonesia
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Kepala BGN Sudaryono resmi memberi akses kader Posyandu untuk mengawasi dapur SPPG dan mendata penerima Program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Oktober 2026
Kader Posyandu Kini Jadi Mata dan Telinga BGN Awasi SOP MBG di SPPG
Indonesia
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
BGN mengembalikan Rp 160,37 miliar ke kas negara atas temuan BPK RI. Hal itu terkait penemuan rekening ganda di 75 SPPG.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
BPK Temukan Rekening Ganda di 75 SPPG, BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara
Bagikan