Panduan Sederhana Mengecat Dinding Interior Lama

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 02 Agustus 2022
Panduan Sederhana Mengecat Dinding Interior Lama
Pengecatan seringkali memakan waktu berhari-hari. (Freepik/G Point Studio)

BOSAN dengan warna dinding rumahmu yang begitu-begitu saja? Kenapa tak mencoba mengecatnya saja dengan warna baru? Mengecat dinding dapat kamu lakukan sendiri. Memang sedikit merepotkan, sih.

Namun dengan mengetahui cara dan teknik pengecatan dinding yang baik, pengecatan do it yourself ini punya kemungkinan berhasil baik, memuaskan diri sendiri, sekaligus jadi kegiatan yang menyenangkan.

"Persiapan adalah kunci untuk pengecatan yang indah dan tahan lama. Cat dirancang untuk diaplikasikan pada permukaan yang bersih dan halus. Dalam kebanyakan kasus, pengecatan hanya membutuhkan persiapan sederhana," catat truevalue.com.

Karena dinding yang dicat adalah dinding lama, persiapan pengecatannya akan sedikit berbeda dengan pengecatan dinding baru. Nah, inilah beberapa panduan sederhana pengecatan dinding lama.

Baca juga:

Tips Merawat Dinding Interior Rumah

mengecat dinding lama
Persiapan adalah kunci untuk pengecatan yang indah dan tahan lama. (Unsplash/Kenny Eliason)

Singkirkan Semua Perabotan

Jika ingin mengecat ulang dinding interior rumah, kamu pertama-tama harus menyingkirkan semua perabotan dalam ruangan. Misalnya sofa, meja, lukisan, hiasan dinding, peralatan elektronik, dan sebagainya. Ini bertujuan menghindari percikan cat ke barang-barang tersebut.

Untuk barang-barang yang tak bisa dipindahkan seperti kusen, stop kontak, atau sudut antara tembok dan lantai, kamu bisa menutupnya dengan kertas koran atau plastik yang direkatkan dengan selotip.

Ukur Ruangan dan Catat Kebutuhan Bahan

Mengecat dinding lama bukanlah pekerjaan sehari jadi. Kamu harus bersabar dan melakukannya langkah demi langkah. Pengecatan seringkali memakan waktu berhari-hari. Karena itu, setelah semua perabotan disingkirkan, bukan berarti kamu bisa langsung mengecat.

Kamu harus mengukur ruangannya lebih dulu. Ini bertujuan untuk menghitung berapa banyak cat yang diperlukan.

Tak kalah penting, kebutuhan bahan pengecatan pun perlu didata. Daftar ini membantu kamu menentukan mana bahan yang bisa dibeli, mana yang bisa dimanfaatkan dari gudang. Biasanya peralatan yang kamu butuhkan untuk mengecat dinding lama adalah kuas, roller, spons, kape, gayung, ember, tangga, cat tembok, paint remover, plamir, air, dan deterjen.

Bersihkan Cat Lama

Usia cat interior lazimnya bertahan lima tahun. Setelah lima tahun, beberapa bagian dinding yang dicat mungkin mengalami perubahan seperti mengelupas, kusam, lumutan, atau timbul jamur.

Bagian-bagian seperti itu harus dibersihkan. Caranya bisa dengan mengampelasnya atau menggunakan kape. Hati-hati jangan sampai permukaan dinding tercungkil. Pastikan semua lapisan cat lama terkelupas tuntas.

Baca juga:

Tips Naik Kelas Mengolah Dinding Tanpa Pusing

mengecat dinding
Mengecat dinding lama bukanlah pekerjaan sehari jadi. (Unsplash/Rhondak Native Florida Folk Artist)

Memilih dan Menentukan Cat

Ini langkah yang susah-susah gampang. Karena banyak iklan tentang cat nomor satu, banyak orang tergiur mengecat rumahnya. Padahal yang terpenting adalah mematangkan pengetahuan tentang produk cat. "Jangan mudah terbujuk rayuan iklan yang menawarkan beraneka produk cat," sebut Imelda Akmal dalam Cat.

Beberapa hal yang kamu harus perhatikan antara lain mutu cat, bahan baku, harga, kandungan cat yang ramah lingkungan, quality control, dan jaminan atau garansi produknya.

Untuk pemilihan warna, itu bergantung dari tema apa yang kamu pikirkan atau ingin terapkan pada ruang di dinding rumahmu. Kebanyakan interior akan menampilkan tema ceria. Karena itu, pilihlah warna terang. Jangan lupa untuk siapkan pula cat dasarnya yang berbahan minyak.

Mulai Mengecat

Sebelum mengecat, ada baiknya kamu mengaplikasikan plamir ke dinding rumah. Plamir adalah cairan putih, yang terdiri dari kalsium, air, dan lem. Plamiran ini memang sedikit ribet, sehingga tak sedikit orang yang melewatkan tahap ini.

Padahal plamir bertujuan membuat dinding lebih rata sehingga ikatan antara lapisan dan dinding lebih kuat. Setelah memplamir dinding, biarkan plamir mengering dalam waktu 2-3 hari.

Setelah itu, siapkan catnya. Ikuti petunjuk pengadukan atau pencampuran yang ada di kemasan cat. Mula-mula olah dindingmu dengan cat dasar. Lalu tunggu sampai kurang-lebih 6 jam. Setelah itu, aplikasikan cat utama. Mulailah mengecat dengan rol secara perlahan-lahan demi hasil terbaik. (dru)

Baca juga:

Memilih Material Finishing Dinding

#Desain Interior
Bagikan
Bagikan