Pandemi Wabah COVID-19, 27 Napi Rutan Surakarta Terima Asimilasi di Rumah Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1A Surakarta, Jawa Tengah menjalankan program asimilasi kebijakan dari Kemenkumham, Rabu (1/4). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Sebanyak 27 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1A Surakarta, Jawa Tengah menjalani pembebasan murni melalui proses asimilasi di kediaman masing-masing.

Hal tesebut sesuai kebijakan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly telah menandatangani Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

Baca Juga:

Kebijakan PSBB Pilihan Paling Rasional di Tengah COVID-19

"Meskipun proses asimilasi di luar rutan, para WBP ini kami wajib mengikuti program yang diberikan Bapas (Balai Pemasyarakatan) Solo, Jawa Tengah," ujar Kepala Bapas Solo, Kristina Hambawani, Rabu (1/4).

Sejumlah napi di Rutan Surakarta jalani asimilasi di rumah
Sejumlah napi di Rutan Klas I Surakarta jalani asimilasi di rumah masing-masing sebagai dampak corona (Foto: MP/Ismail)

Kristina mengunkapkan tidak mudah bagi WBP untuk dapat program asimilasi dari Kemenkumham. Syarat yang harus dipenuhi bagi seorang WBP diantaranya telah menjalani setengah masa pidana serta berkelakuan baik saat menjalani proses pembinaan.

"Setelah WBP keluar rutan, kami berikan pembinaan di rumah bersama aparat penegak hukum lain. Masyarakat juga ikut mengawasinya di rumah nanti," kata dia.

Selama proses asimilasi di rumah, lanjut dia, seorang WBP tetap harus wajib lapor setiap bulan sekali. Ia menambahkan petugas Bapas Solo juga akan mengontrol ke rumah para WBP untuk membuat laporan perkembangan.

"Selama proses asimilasi para WBP belum diperbolehkan bekerja di luar kota domisili. Kami juga menggandeng rumah-rumah kreatif berbasis masyarakat sehingga apabila para WBP menginginkan pelatihan memasak, Bapas Solo langsung mengarahkan," tutup dia.

Kepala Rutan Kelas I A Surakarta, Soleh Joko Sutopo, mengatakan Peraturan Menteri Hukum dan Ham (Permenkumham) No. 10/2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui asimilasi dan integrasi ini sudah diterima Rutan Surakarta. Pada Rabu ini ada 27 WBP yang telah dikeluarkan dari Rutan Surakarta setelah ada program asimilasi.

Baca Juga:

Yurianto: Jaga Kampung Halaman Tetap Sehat dengan Tidak Mudik

"Sampai akhir pekan ini nanti total ada 88 WBP yang dapat program asimilasi. Sampai bulan Desember nanti total ada 145 WBP yang dapat program asimilasi. Masa asimilasi berlaku sampai masa tahanan habis," pungkas Joko.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Antisipasi COVID-19, Menteri Yasonna Teken Kepmen Pembebasan Narapidana

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gereja Katedral Jakarta Direncanakan Buka Kembali 5 Juli
Indonesia
Gereja Katedral Jakarta Direncanakan Buka Kembali 5 Juli

Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf mengatakan pengurus gereja Katedral sudah memasang dan menerapkam protokol kesehatan yang baik.

PSBB Transisi Diperpanjang, Berikut Perkembangan Terkini COVID-19 di Jakarta
Indonesia
PSBB Transisi Diperpanjang, Berikut Perkembangan Terkini COVID-19 di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar masa transisi hingga 17 Januari 2021.

[HOAKS atau FAKTA]: Abu Janda Dalam Keadaan Koma
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Abu Janda Dalam Keadaan Koma

Foto yang diposting Khalid Bin Wahid tersebut menggambarkan seseorang yang tengah dirawat di Rumah Sakit (RS) dengan bantuan selang di mulutnya.

COVID-19 Bermutasi di Malaysia, Ahli Patogen Tiongkok Redam Ketakutan Massal
Dunia
COVID-19 Bermutasi di Malaysia, Ahli Patogen Tiongkok Redam Ketakutan Massal

Virus COVID-19 beradaptasi dengan DNA warga dan lingkungan setempat

Penerbitan Surat Utang Bikin Cadangan Devisa Melonjak
Indonesia
Penerbitan Surat Utang Bikin Cadangan Devisa Melonjak

Peningkatan posisi cadangan devisa tersebut dipengaruhi oleh penerbitan Global Bonds pemerintah dan penerimaan pajak pada awal 2021.

Bertemu PP Persis, Kapolri Listyo Bicara Soal Keberagaman
Indonesia
Bertemu PP Persis, Kapolri Listyo Bicara Soal Keberagaman

Kapolri Sigit mengatakan, dirinya menyampaikan beragam hal terkait program kepolisian dan juga membahas soal moderasi keberagaman.

LPS Diminta Lindungi Simpanan di Uang Elektronik
Indonesia
LPS Diminta Lindungi Simpanan di Uang Elektronik

"Pandemi telah mendorong masyarakat untuk lebih sering melakukan transaksi keuangan secara digital. Namun sayangnya, infrastruktur perlindungan atas transaksi keuangan elektronik belum maksimal," kata Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin.

Kematian Laskar FPI Gelap, Jokowi Minta Komnas HAM Kerja Independen
Indonesia
Kematian Laskar FPI Gelap, Jokowi Minta Komnas HAM Kerja Independen

Mahfud menegaskan bahwa Presiden Jokowi dan pemerintah sama sekali tidak ikut campur dalam penyelidikan yang dilakukan oleh Komnas HAM terkait peristiwa tersebut.

Vaksin Tak Kunjung Diluncurkan, Kasus COVID-19 Capai 421 Ribu
Indonesia
Vaksin Tak Kunjung Diluncurkan, Kasus COVID-19 Capai 421 Ribu

Satgas Penangan COVId-19, Rabu (4/11), mencatat kasus positif infeksi virus corona di Indonesia sebanyak 3.356 orang.

Pool Bus PPD Ciputat Tangsel Bakal Jadi Apartemen TOD
City Property
Pool Bus PPD Ciputat Tangsel Bakal Jadi Apartemen TOD

Perum PPD mengembangkan properti yang juga berbasis transportasi massal, yakni di titik pool PPD Transjakarta Ciputat.