Pandemi, Resesi dan UU Cipta Kerja di Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin. (Foto: setkab.go.id)

Hari ini, genap satu tahun Presiden Joko Widodo yang berduet dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin rakyat Indonesia. Enam tahun memerintah, setelah 5 tahun sebelumnya dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jokowi-Ma'ruf dihadapkan dengan berbagai persoalan.

Sudah hampir 8 bulan di satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, rakyat Indonesia dihadapkan pada pandemi COVID-19. Bukan hanya masalah kesehatan yang menjangkiti warga, tetapi masalah ekonomi dan sosial masyarakat juga sangat terpengaruh akibat pandemi ini.

Resesi ekonomi di depan mata, daya beli masyarakat yang menurun, pemutusan hubungan kerja yang terus berlangsung, penganguran, dan kemiskinan yang meningkat karena pandemi ini terus menghatui rakyat.

Baca Juga:

Catatan Hukum dan HAM Setahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, masyarakat berkemampuan ekonomi menengah ke bawah termasuk masyarakat rentan miskin, menjadi kelompok masyarakat atau lapisan sosial yang akan paling terdampak oleh resesi ekonomi. Masyarakat yang termasuk dalam kelompok 40 persen terbawah akan sangat terdampak resesi.

Di bidang hukum, pelemahan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) tetap menjadi sorotan publik. UU KPK ini sudah hampir satu tahun tengah digugat di Mahkamah Konstitusi (MK), yang diajukan masyarakat sipil dan mantan pimpinan KPK.

Ditambah, dengan UU Cipta Kerja yang merupakan usulan pemerintah dan sudah disahkan DPR menuai pro dan kontrak yang mengakibatkan unjuk rasa diberbagai wilayah di saat pandemi. UU ini dinilai berbagai ormas Islam, seperti MUI, Muhammadiyah dan NU bakal merugikan masa depan warga Indonesia.

"Sumber kegaduhan antara lain tak adanya naskah asli UU OBL yang telah ditandatangani DPR dan Pemerintah, aneka versi yang beredar semakin memperburuk suasana," ujar Waketum MUI Muhyiddin Junaidi.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi menyebut tren kepuasan kinerja Jokowi cenderung stagnan. Tercatat persentase kepuasan kinerja Presiden Jokowi selama September tahun ini sebesar 68,3 persen.

Sejak Jokowi menjabat pada periode pertama, Indikator mencatat kepuasan terendah terhadap kinerja Jokowi terjadi pada Juni 2015, yakni sebesar 40,7 persen. Sementara, untuk persentase kepuasan tertinggi kinerja Jokowi sejak periode pertama, menurut data Indikator, yaitu pada September 2018 dengan angka 72,4 persen.

Jokowi
Presiden Jokowi dan para menteri. (Foto: setkab.go.id).

Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan, Indonesia sedang mengalami masa-masa sulit yaitu pandemi COVID-19 dan diharapkan dapat melaluinya dengan baik.

"Kalau kita semua paham apa yang kita hadapi maka saya yakin dan percaya kita bisa menyelesaikan dan menuntaskan masa-masa itu dengan baik," ujarnya.

Ia menilai, agar visi-misi Presiden bisa dijalankan dengan baik terutama saat menghadapi pandemi ini agar program pembangunan sudah berjalan cukup baik terus disinkronkan dan diselaraskan saja agar lebih harmonis.

"Hubungan kerja antar-menteri agar lebih bersinergi untuk melaksanakan visi-misi Presiden," kata Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Baca Juga:

Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf, Massa Bakal Diarahkan ke Patung Kuda

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ancol Kembali Dibuka untuk Kegiatan Olahraga, Begini Aturannya
Indonesia
Ancol Kembali Dibuka untuk Kegiatan Olahraga, Begini Aturannya

"Ancol kembali dibuka tapi hanya khusus untuk olahraga. Olahraganya juga dibatasi hanya untuk berlari, bersepeda, hingga jalan santai," ujar Corporate Communication Taman Impian Jaya Ancol, Rika Lestari

Teknologi Ini Sulap Limbah Jadi Air Bersih
Indonesia
Teknologi Ini Sulap Limbah Jadi Air Bersih

Berbagai teknologi yang digunakan pihaknya dalam menyaring dan menciptakan air bersih. Salah satunya menggunakan embrio zebrafish untuk memonitoring kualitas air, dan mendeteksi apakah ada racun dalam air.

[Hoaks atau Fakta]: IDI Nyatakan Tidak Ada Pandemi COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: IDI Nyatakan Tidak Ada Pandemi COVID-19

Worldometers, hingga 23 Maret 2021, Swedia telah mencatatkan jumlah kasus Covid-19 sebanyak 744.272 orang dengan kematian 13.262 orang.

Pemerintah Siapkan Logistik Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Pemerintah Siapkan Logistik Vaksinasi COVID-19

Rencananya, akan ada 9,1 juta vaksin impor asal China; Sinovac, Sinopharm, dan CanSino, dikirim ke Indonesia secara bertahap hingga akhir 2020 setelah lolos uji klinis.

Komjen Listyo Dikritik karena Temui AHY Jelang Fit and Proper Test
Indonesia
Komjen Listyo Dikritik karena Temui AHY Jelang Fit and Proper Test

Pertemuan calon tunggal Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo dengan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuai kontroversi.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Bikin Otak Jadi Lelet
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Bikin Otak Jadi Lelet

Akun Anto Emha (fb.com/anto.barat.3705) pada 5 Februari 2021 mengunggah sebuah gambar tangkapan layar dengan menyebut vaksin COVID-19 bikin otak lelet.

Pemkot Bandung Pantau Perusahaan Yang Lakukan PHK Saat Pandemi
Indonesia
Pemkot Bandung Pantau Perusahaan Yang Lakukan PHK Saat Pandemi

"Ada beberapa catatan yang bukan ranah Pemerintah Kota Bandung. Beberapa catatan yang diharapkan bisa disampaikan ke pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Kita akan memfasilitasi itu," jelasnya.

Seorang Pria Tewas Ditembak di Tangerang
Indonesia
Seorang Pria Tewas Ditembak di Tangerang

Polres Tangerang Kota dibantu oleh Polda Metro Jaya sedang menyelidiki. Penyidik sudah mendatangi TKP dan olah TKP bersama Labfor. Termasuk meminta keterangan saksi-saksi.

7 Persen Warga Tetap Ingin Mudik, Zona Merah COVID-19 Harus Diantisipasi
Indonesia
7 Persen Warga Tetap Ingin Mudik, Zona Merah COVID-19 Harus Diantisipasi

Seluruh gubernur, maupun bupati/walikota segera melakukan pembentukan dan mengoptimalkan posko COVID-19 dalam mengantisipasi tradisi mudik.

Guru Besar Ilmu Hukum Bandingkan Kerumunan Jokowi dengan Rizieq
Indonesia
Guru Besar Ilmu Hukum Bandingkan Kerumunan Jokowi dengan Rizieq

Polemik soal kerumunan Presiden Joko Widodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bergulir.