Wisata
Pandemi, Floating Breakfast makin Hype Floating breakfast makin hype di masa pandemi.(123RF/marchsirawit)

KALAU kamu folllow resor mewah atau travel Influencer di Instagram, amat mungkin kamu pernah melihat setidaknya satu foto floating breakfast. Kalau belum pernah melihat, inilah yang perlu diketahui: itu merupakan sarapan layanan kamar hotel khas kelas atas, seperti roti panggang, buah, kopi, dan sejenisnya yang disajikan di kolam renang atau kolam air panas. Bukan di tempat tidur. Biasanya, menu tersebut ditempatkan di piring besar atau keranjang warna-warni, kemudian dilengkapi dengan bunga tropis cerah untuk membuatnya lebih fotogenik.

Sarapan itu sangat populer di Asia dan Pasifik, terutama di resor vila pribadi dalam cuaca tropis di tempat-tempat seperti Thailand, Fiji, dan Maladewa. Hampir semua orang setuju bahwa tren ini dimulai di Bali, meskipun tidak ada resor khusus yang tampaknya mendapat pujian karena memunculkan ide tersebut terlebih dahulu.

BACA JUGA:

Machhapuchhare, Puncak Terlarang di Pegunungan Himalaya

Sementara itu, jenis menu sarapan ini menjadi lebih umum di berbagai resor selama lima tahun terakhir. Uniknya, pandemi COVID-19 telah membuatnya lebih populer daripada sebelumnya. Alasannya, tamu hotel menghindari prasmanan dan ruang makan bersama.

"Sepanjang tahun lalu, makan di dalam suite telah menjadi sangat populer, terutama bagi mereka yang mencari hiburan dalam keamanan dan kenyamanan suite mereka. Floating breakfast adalah pilihan yang populer," kata Manajer Umum Amanjiwo Bali Jann Hess kepada CNN Travel (8/7).

Lagi pula, floating breakfast membutuhkan kolam untuk mengapung, dan kolam renang pribadi merupakan pilihan yang jauh lebih baik daripada kolam bersama yang kadang ada anak yang bermain sehingga bisa membuat semua makanan basah atau tenggelam.

Bukan cuma Instagramable

floating breakfast
Floating breakfast dengan cepat berkembang menjadi fasilitas seperti floating tea time. (123RF/jopanuwatd)

Meskipun warna-warna indah dan latar dramatis dari floating breakfast membuatnya sempurna untuk media sosial, meminta orang untuk berdiri di kolam sebelum mereka benar-benar bangun atau minum kafein tampaknya merupakan resep potensial untuk bencana.

Apakah sarapan ini hanya dibuat untuk dibagikan di media sosial dan dibuang, atau apakah orang benar-benar menikmati memakannya? James Booth, reporter DMarge.com yang berbasis di Sydney, mengaku mempertanyakan hal yang sama sebelum mencobanya di sebuah resor kelas atas di Bali pada tahun 2019.

Dia mengatakan kepada CNN Travel, baginya, menu makanan semacam itu lebih baik dalam konsep daripada dalam eksekusi. Meskipun Booth telah menjadwalkan waktu tertentu untuk sarapan tiba, dia akhirnya ketiduran sekitar 20 menit, yang berarti dia melewatkan waktu optimal untuk memakannya. "Saya menyadari bahwa karena di sana cuacanya lembab, meninggalkan sarapan mungkin tidak ideal," katanya.

Meskipun makanannya sudah mulai dingin, dia bertekad untuk mengambil foto Instagram dengan latar mewah sebelum makan. Staf hotel dengan bijak menempatkan nampan di bagian terpisah dari kolam, tapi dia memindahkannya ke area yang lebih besar untuk mengatur adegan itu.

Usaha pemotretan tersebut berakhir dengan nampan yang mengambang ke arah yang berbeda dan dia, masih dengan mata sepat, mencoba untuk menahan semuanya."Saya terlalu malu untuk meminta bantuan, jadi saya menumpahkan semuanya ke mana-mana. Kopinya mengandung sedikit air kolam, dan rotinya basah," akunya.

Namun, Booth berhati-hati untuk menyalahkan dirinya sendiri dan bukan pada karyawan resor yang mengatur makan. "Saya agak malas untuk melompat ke air pertama kali ketika baru bangun," katanya.

Jika dia akan mengulangi pengalaman itu lagi, dia akan membuat beberapa perubahan, yaitu meminum kopinya terlebih dahulu sehingga dia cukup waspada untuk tidak menjatuhkan apa pun dan menemukan tempat di kolam di mana dia bisa duduk dan makan daripada harus berdiri dengan canggung.

Fasilitas makin Berkembang

floating breakfast
Sarapan ini sangat populer di Asia dan Pasifik, terutama di resor vila pribadi. (123RF/olegbreslavtsev)

Floating breakfast dengan cepat menjadi fasilitas hotel mewah lainnya, seperti floating tea time atau untuk camilan. Di tengah pandemi, pelancong domestik yang memanfaatkan masa inap yang terjangkau juga telah menikmati floating breakfast.

Timo Kuenzli, manajer umum Cape Fahn Hotel dengan semua kolam renang di Koh Samui, Thailand, mengatakan bahwa hampir 100 persen tamu mereka selama setahun terakhir telah memesannya.

"Kami dapat melihat bahwa pasar Asia jauh lebih memiliki momen-momen Instagrammable untuk diabadikan daripada pasar lain," katanya. Selain foto-fotonya yang cantik, mereka juga berfungsi sebagai alat pemasaran gratis. Orang-orang melihat menu sarapan itu secara daring, memeriksa tag lokasi, dan kemudian ingin merasakan sendiri pengalaman itu ketika mereka menginap di Cape Fahn nantinya.

Dan karena persaingan makin tajam, resor harus terus menaikkan kualitas untuk membuat penawaran mereka menonjol. The Six Senses Uluwatu di Bali menyajikan floating breakfast dalam keranjang merah berbentuk hati. Anantara di Koh Phangan, Thailand, memiliki ekstravaganza "sunset sushi" yang terapung. Cape Fahn sedang mengerjakan pengalaman floating tea time.

Terlepas dari pendapat pribadimu tentang manfaat dari penawaran hotel yang berpusat pada Instagram, sepertinya makanan terapung ini telah berubah dari mode menjadi andalan.(aru)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Wadahi Kolaborasi Seni, Suara Disko Garap Proyek Eksperimental
ShowBiz
Wadahi Kolaborasi Seni, Suara Disko Garap Proyek Eksperimental

Suara Disko sedang menggarap sebuah proyek yang cukup berbeda dari proyek-proyek terdahulu, proyek kali ini dinamakan Studio Pop.

Bayi Bisa Cepat Bicara dengan Cara Ini
Fun
Bayi Bisa Cepat Bicara dengan Cara Ini

Tidak sulit membuat bayi cepat bicara.

Joe Taslim Terlihat Keren di Trailer ‘Mortal Kombat’
ShowBiz
Joe Taslim Terlihat Keren di Trailer ‘Mortal Kombat’

Para penggemar tidak sabar menyaksikan aksi Joe Taslim.

Saka Bahari, Wadah Anggota Pramuka Belajar Kemaritiman
Hiburan & Gaya Hidup
Tiga Hal Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Memelihara Hewan
Fun
Tiga Hal Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Memelihara Hewan

Ada tiga komitmen yang harus dimiliki oleh pemilik hewan peliharaan

Layanan Kesehatan Telemedis dari Prodia dan Good Doctor
Hiburan & Gaya Hidup
Layanan Kesehatan Telemedis dari Prodia dan Good Doctor

Kerja sama strategis tersebut telah dimulai sejak September lalu.

Payung Sekaligus Mantel, Unik dan Praktis di Hari Hujan
Fun
Payung Sekaligus Mantel, Unik dan Praktis di Hari Hujan

Solusi antibasah unik saat hujan turun.

Royal Enfield yang Sudah Berumur 120 Tahun
Fun
Royal Enfield yang Sudah Berumur 120 Tahun

ROYAL Enfield bermula secara sederhana di pabrik yang terletak di Kota Redditch, Inggris pada 1901.

Idola K-Pop ini Dulunya Cheerleader
ShowBiz
Idola K-Pop ini Dulunya Cheerleader

Debut sebagai cheerleader sebelum mereka debut sebagai idola.

Red Guardian Pernah Berantem Lawan Captain America?
Fun
Red Guardian Pernah Berantem Lawan Captain America?

Red Guardian di Black Widow mengaku pernah melawan Captain America.