Pandemi COVID-19, Pasangan Muda Diminta Tunda Kehamilan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo. (Foto: BKKKB).

MerahPutih.com - Pasangan muda dan pasangan berusia subur yang baru menikah diharapkan menunda kehamilan hingga enam bulan ke depan. Kondisi ini karena masih dalam masa kritis penularan COVID-19.

"BKKBN tidak melarang orang untuk hamil, hanya kita memberikan saran dan masukan agar ditunda dulu jika tidak terlalu mendesak mendapatkan momongan," kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo di Jakarta, Jumat, 7 Juli 2020.

Ia mengatakan, penundaan kehamilan disarankan pada perempuan berusia muda, sekitar 21 tahun. Namun BKKBN tidak menyarankan penundaan kehamilan pada perempuan yang usianya sudah 34 tahun. karena kehamilan di atas usia tersebut lebih berisiko bagi kesehatan bagi ibu dan janin.

"Sebab kalau sudah masuk usia 34 tahun, sudah masuk usia yang terlalu tua," kata Hasto.

Baca Juga:

Petugas Temukan Uang Rp500 Juta di KRL, KCI: Ini yang Terbesar

Hasto meminta, perempuan yang saat ini sedang hamil, untuk membentengi diri dari risiko penularan COVID-19 dengan menjaga daya tahan tubuh dan harus ekstra berhati-hati pada pekan pertama hingga ketiga kehamilan karena pada masa itu proses pembentukan organ sedang berlangsung.

BKKN menegaskan, akibat dampak pandemi COVID-19 yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir di Tanah Air, kehamilan yang tidak atau belum dikehendaki oleh pasangan subur dipastikan naik.

Layanan Kesehatan
Ilustrasi Layanan Kesehatan. (Foto: BKKBN)

Sebelum pandemi COVID-19, angka kehamilan yang belum atau tidak dikehendaki tersebut 17,5 persen. Bahkan di beberapa kota besar di antaranya DKI Jakarta justru lebih tinggi lagi yakni 26 persen dan Yogyakarta 24 persen.

Kondisi ini pula, berdampak pada kekerasan dalam rumah tangga, perceraian dan stunting (kekerdilan anak) yang sama sekali tidak diharapkan dan imbas berikutnya adalah kematian ibu dan bayi.

Baca Juga:

KPK Garap Eks Bos Keuangan PT Dirgantara Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Es Sebesar Telur Puyuh Hujani Yogyakarta, Warung Siomai Pakualam Rusak
Indonesia
Es Sebesar Telur Puyuh Hujani Yogyakarta, Warung Siomai Pakualam Rusak

Akibat hujan es, belasan pohon tumbang di daerah Pakualaman

Basarnas Nyatakan Cuaca Hari Ini Tak Mendukung Penyelaman
Indonesia
Basarnas Nyatakan Cuaca Hari Ini Tak Mendukung Penyelaman

Mengingat kondisi dan keamanan bagi faktor keselamatan para penyelam

[HOAKS atau FAKTA): Jokowi Curhat sama Orang-orangan Sawah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA): Jokowi Curhat sama Orang-orangan Sawah

Akun Facebook Vian Riadi mengunggah foto Presiden Joko Widodo di persawahan tengah berhadapan dengan orang-orangan sawah.

Banten Diguncang Gempa 5,4 Magnitudo, Terasa hingga Jakarta
Indonesia
Banten Diguncang Gempa 5,4 Magnitudo, Terasa hingga Jakarta

Kedalaman gempa 82 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Tetap Waras sebagai Pimpinan DPRD DKI, Berprasangka Baik pada Allah
Hiburan & Gaya Hidup
Tetap Waras sebagai Pimpinan DPRD DKI, Berprasangka Baik pada Allah

Jika manusia berperilaku baik pada Allah dan mahluk hidup lainnya, niscaya akan dilindungi dari segala penyakit.

Warga Sekitar Gunung Lewotolok Diminta Waspada
Indonesia
Warga Sekitar Gunung Lewotolok Diminta Waspada

Petugas mengimbau masyarakat di kawasan sekitar gunung berapi itu untuk tetap waspada dengan lontaran material pijar dari gunung tersebut.

Mendagri Minta Kepala Daerah Hati-hati Ambil Kebijakan di Tengah Pandemi
Indonesia
Mendagri Minta Kepala Daerah Hati-hati Ambil Kebijakan di Tengah Pandemi

Tito Karnavian meminta kepada kepala daerah untuk terus mengeluarkan inovasi dan kreativitas di tengah pandemi COVID-19.

Gubernur Jatim Positif COVID, LaNyalla: Pejabat Publik Sulit Hindari Kerumunan
Indonesia
Gubernur Jatim Positif COVID, LaNyalla: Pejabat Publik Sulit Hindari Kerumunan

"Mencegah penyebaran COVID-19 adalah tugas kita bersama. Patuhi protokol kesehatan, karena virus ini bisa menyerang siapa saja," tuturnya.

Anggota DPRD F-PKS Kena Sanksi Partai Gegara Beda Pilihan, Gibran: Terima Kasih Atas Dukungannya
Indonesia
Anggota DPRD F-PKS Kena Sanksi Partai Gegara Beda Pilihan, Gibran: Terima Kasih Atas Dukungannya

Gibran mengucapkan terima kasih atas dukungnnya dari semua pihak di Pilwakot.

MPR Sebut Rencana Penghapusan Pendidikan Pancasila Coreng Wajah Jokowi
Indonesia
MPR Sebut Rencana Penghapusan Pendidikan Pancasila Coreng Wajah Jokowi

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Basarah Mendesak Pemerintah terutama Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan.