Pandemi COVID-19, OJK Optimistis Kredit Bank Tumbuh 4 Persen Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Kredit perbankan baru tumbuh 1,49 persen (year on year/yoy) di Juni 2020 atau lebih rendah dibandingkan Mei yaitu 3,04 persen (yoy). Tetapi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih meyakini pertumbuhan kredit perbankan pada tahun ini dapat mencapai 3-4 persen di tengah tekanan pandemi COVID-19.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso meyakini, fungsi intermediasi perbankan akan terdorong oleh stimulus penjaminan dari pemerintah untuk korporasi dan juga penyimpanan dana pemerintah di perbankan yang dapat melancarkan likuiditas.

Ia menegaskan, berbagai kebijakan akan mendorong pertumbuhan kredit perbankan di tengah pandemi COVID-19. Misalnya, penempatan dana pemerintah pada bank BUMN dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan bunga rendah serta penjaminan kredit kepada korporasi juga akan mengerek permintaan kredit.

Baca Juga:

Satpol PP DKI Raup Rp 2,47 Miliar dari Pelanggar PSBB Transisi

Paling tidak, pemerintah telah menempatkan dana di empat bank BUMN sebesar Rp30 triliun. Wimboh meyakini dana pemerintah tersebut dapat digulirkan sebagai kredit hingga tiga kali lipat atau Rp90 triliun.

Iustrasi layanan bank. (Foto: BCA).
Iustrasi layanan bank. (Foto: BCA).

Wimboh berharap, kemampuan bank BUMN untuk mengungkit tiga kali lipat akan memberikan efek yang lebih tinggi, dan perbankan akan merevisi business plan-nya. Bahkan pemulihan kinerja perbankan akan berlanjut di 2021.

OJK, lanjut ia, yakin tahun depan pertumbuhan kredit perbankan diperkirakan pulih ke tren normal dan melampaui realisasi pertumbuhan kredit di 2019 yang sebesar 6,08 persen.

"Kami yakin di 2021 pertumbuhannya akan lebih tinggi lagi,” ujar Wimboh seperti dilansir kantor berita Antara.

Baca Juga:

620 Relawan Daftar Uji Klinis Vaksin COVID-19



Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH