Pandemi COVID-19, KPU dan Bawaslu Nonaktifkan Ratusan Petugas Pilwakot Solo 2020 Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jawa Tengah menonaktifkan ratusan petugas Pilwakot Solo. Langkah tersebut diambil setelah empat tahapan Pilkada serentak tanggal 23 September 2020 ditunda oleh KPU RI akibat wabah virus corona atau Covid-19.

"Kami menonaktifkan sementara petugas Pilwakot Solo di KPU akibat pandemi wabah Covid-19," ujar Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti kepada awak media di Solo, Selasa (31/3).

Baca Juga:

Hadapi Karantina Wilayah Pandemi COVID-19, Solo Siapkan Anggaran Rp49 Miliar

Sesuai SK KPU RI, kata Nurul KPU Solo menindaklanjuti dengan membuat SK No.19/PL.02-Kpt/3372/KPU-Kot/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo Tahun 2020 Dalam Upaya Pencegahan Pencegahan Virus Corona tertanggal tanggal 22 Maret lalu.

KPU Solo nonaktifkan ratusan petugas untuk Pilwalkot Solo 2020
Ketua Bawaslu Solo Budi Wahyono, melantik anggota pengawas kecamatan (Panwascam) Pilwakot Solo 2020. (MP/Ismail)

Ada empat tahapan Pilkada serentak yang ditunda, yakni pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS), verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, pembentukan petugas pemuktahiran data pemilih dan masa kerja petugas pemuktahiran data pemilih, dan terakhir pemuktahiran dan penyusunan daftar pemilih.

"Ya dengan adanya SK tersebut memutuskan untuk menonaktifkan 25 anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan 162 anggota PPS (Panitia Pemungutan Suara) tanpa batas waktu yang ditentukan," kata dia.

Nurul menambahkan pelantikan 162 anggota PPS terpilih yang sedianya akan dilakukan Selasa (31/3) terpaksa dibatalkan. Meskipun belum dilantik, SK anggota PPS telah diberikan tanggal 22 Maret lalu.

Ketua Bawaslu Solo Budi Wahyono, mengungkapkan Bawaslu telah memutuskan mengnonaktifkan sebanyak 15 anggota pengawas kecamatan (Panwascam) dan 54 anggota Pengawas kelurahan (Penwaskel) terhitung sejak tanggal 31 Maret. Mereka dihentikan sementara akibat ditundanya tahapan Pilkada serentak 2020.

"Langkah ini sudah sesuai dengan SE (Surat Edaran) Ketua Bawaslu RI No. 0252/2020 tentang Pengawasan Penundaan Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali kota dan Wakil Wali kota Tahun 2020," jelasnya.

Baca Juga:

Pernah Kontak dengan Pasien Positif COVID-19, Achmad Purnomo Jalani Isolasi Mandiri

Ia menambahkan anggota Panwaacam dan Panwaskel yang diberhentikan akan tetap menerima uang kehormatan bulan Maret yang akan diterimakan Bulan April ini. Bawaslu Solo belum bisa memastikan mengenai kapan pemberhentian sementara ini akan berlangsung.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Pemkot Solo Klaim Zero Positif COVID-19, 2 Pasien Dinyatakan Sembuh



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH