Pandemi COVID-19 Jadi Jalan Erick Thohir Rapihkan BUMN Kementerian BUM.(Foto: Kementerian BUMN)

MerahPutih.com - Masa pandemi COVID-19 digunakan Kementerian Badan Usaha Milik Negaa, sebagai momentum merapihkan kondisi BUMN. Saat ini, nasib BUMN itu sama halnya juga dengan perusahaan swasta, di mana 90 persennya, terdampak oleh COVID-19.

"Kalau kita melihat labanya menurun tetapi justru saya rasa itu menjadi bagian yang tepat pada saat ini, bahwa BUMN ini sudah saatnya kita rapihkan," ujar Menteri BUMN sekaligus Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir di Jakarta, Senin (14/6).

Baca Juga:

Pimpinan DPR Minta BUMN Merugi di Masa Pandemi Tetap Dievaluasi

Ia menegaskan, pemerintah memiliki 143 BUMN namun deviden hanya disetor oleh 10 BUMN. Selain itu, banyaknya BUMN ini, isu adalah mematikan pengusaha daerah ataupun pengusaha swasta. Namun, harus diketahui, ketika BUMN dilahirkan sebagai lokomotif penyeimbang perekonomian, dan juga bagian lokomotif bagian dari kesejahteraan atau csr yang menjadi penyeimbang dari peran korporasinya.

"Karena itu sejak awal kami memberanikan diri bahwa BUMN tidak perlu banyak. Kita Alhamdulillah berhasil menciutkan jumlah dari 143 BUMN menjadi 41 BUMN. Dari 27 klaster menjadi 12 klaster," kata Erick Thohir.

Erick berharap, 12 klaster ini seperti klaster Himbara dan BUMN telekomunikasi di mana pasarnya bebas dan terbuka, bersaing dengan swasta dan asing namun klaster BUMN-BUMN tersebut masih dapat memenangkan persaingan tersebut.

"Kita berharap klaster-klaster BUMN lainnya seperti itu, bahwa BUMN ini bersaing namun tetap menjadi lokomotif pembangunan dan kesejahteraan. Memang tidak mudah, tapi ini harus kita lakukan dalam waktu cepat," katanya.

Erick mengatakan, pandemi COVID-19 ini membangunkan juga BUMN dan negara Indonesia dari tidurnya, karena yang namanya era digitalisasi dan pasar terbuka tidak terelakkan.

"Karena itu kita sekarang saat yang tepat untuk merapihkan BUMN dengan segala kekurangan dan kelebihan," kata Menteri BUMN tersebut.

Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara)
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara)

Erick mendorong, perusahaan-perusahaan BUMN menjadikan digitalisasi dan inovasi sebagai fondasi dalam menghadapi persaingan sangat keras akibat hilirasi ekonomi digital.

"Digitalisasi dan perubahan ekonomi digital, percepatan teknologi dan inovasi harus menjadi fondasi yang tidak kalah pentingnya," ujarnya.

Menurut Erick, kondisi saat ini sudah berubah di mana hilirisasi pertambangan dapat mengubah nikel menjadi baterai listrik. Namun hilirisasi ekonomi digital sebagai akibat dari dampak digitalisasi dan percepatan teknologi menjadi salah satu sektor yang sangat berat dan menyeramkan, di mana pasar daring atau e-commerce kewalahan akibat persaingan super keras antara pelaku usaha online di dalamnya.

"Ketika UMKM kita menciptakan produk seharga Rp200.000, tiba-tiba masuk barang asing dengan harga Rp25.000 dengan kualitasnya sama tetapi unggul karena faktor dumping pricing," ujar Erick. (*)

Baca Juga:

Bank BUMN Paling Kaku Turunkan Bunga Kredit

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemkot Minta Warga Luar Kota Tak Datang ke Bandung
Indonesia
Pemkot Minta Warga Luar Kota Tak Datang ke Bandung

Saat ini Kota Bandung lebih fokus kepada penanganan di internal atau wilayah Kota Bandung.

Penanganan di 6 Negara Kasus Tertinggi Omicron Jadi Pembelajaran Indonesia
Indonesia
Penanganan di 6 Negara Kasus Tertinggi Omicron Jadi Pembelajaran Indonesia

Saat ini setidaknya sudah 150 negara yang memiliki kasus Omicron dengan lebih dari 500.000 kasus Omicron terdeteksi.

Jokpro Beberkan Alasan Dukung Duet Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024
Indonesia
Jokpro Beberkan Alasan Dukung Duet Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024

Pilpres 2014 dan 2019 menjadi pelajaran penting

Wali Kota Tanjungbalai Segera Diadili
Indonesia
Wali Kota Tanjungbalai Segera Diadili

Tim penyidik KPK menyerahkan tersangka Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial dan barang bukti kepada tim jaksa penuntut umum (JPU).

Pembelaan Pemprov DKI Terkait Anies Kerap Absen saat Rapat Paripurna
Indonesia
Pembelaan Pemprov DKI Terkait Anies Kerap Absen saat Rapat Paripurna

Pemprov DKI Jakarta menjawab keluhan segelintir anggota DPRD DKI soal kehadiran Gubernur Anies Baswedan dalam rapat paripurna.

Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK Akan Dihadiri 800 Undangan
Indonesia
Pernikahan Adik Jokowi dan Ketua MK Akan Dihadiri 800 Undangan

Gibran mengatakan, dirinya tidak menjadi ketua panitia karena menganggap kurang etis sebagai Wali Kota terlibat langsung diacara.

Datangi Mabes TNI AL, Panglima TNI Minta Penjelasan Soal Tugas-Tugas KSAL
Indonesia
Datangi Mabes TNI AL, Panglima TNI Minta Penjelasan Soal Tugas-Tugas KSAL

Panglima TNI menyambangi Mabes TNI AL dan disambut hangat oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksinasi Booster Membunuh Anak - Anak
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksinasi Booster Membunuh Anak - Anak

Tedros sempat tergagap dalam konferensi pers tersebut dan pernyataannya kemudian disalahartikan secara online.

Tak Ada Penambahan Pasien Rawat Inap di RSDC Wisma Atlet
Indonesia
Tak Ada Penambahan Pasien Rawat Inap di RSDC Wisma Atlet

Sejak Selasa, 3 Mei 2022, jumlah pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet tidak mengalami penambahan. Atau masih tetap 10 orang hingga Jumat (6/5).

Kejagung Pastikan Terpidana Korupsi Pinangki Tak Terima Gaji Sejak September 2020
Indonesia
Kejagung Pastikan Terpidana Korupsi Pinangki Tak Terima Gaji Sejak September 2020

Kejaksaan Agung memastikan, mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejagung Pinangki Sirna Malasari sudah tidak menerima gaji sejak September 2020.