Pandemi COVID-19 Dorong Industri Inovatif Melatih SDM SDM Indonesia.(Foto: Trakindo)

MerahPutih.com - Pandemi COVID-19 yang dialami dunia sejak awal 2020, memiliki implikasi pada bidang kesehatan, ekonomi, keuangan, sosial, budaya, lingkungan, politik, dan juga pendidikan secara signifikan. Di tengah keterbatasan proses belajar mengajar, dunia industri harus menjawab tantangan keberadaan SDM berkualitas, terlebih di bidang teknologi.

"Strategi dan perubahan di bidang pendidikan tinggi yang kemudian berdampak pada pendidikan menengah akan menentukan kemampuan SDM di Indonesia. Kami dari dunia industri harus dapat memanfaatkan momentum ini untuk menjadi lebih inovatif, proaktif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman yang terjadi saat ini dan di masa depan nantinya," ujar Chief Administration Officer PT Trakindo Utama Yulia Yasmina di Jakarta, Kamis (10/6).

Baca Juga:

Punya SDM dan SDA Melimpah, Indonesia Masih Tertinggal dari Singapura dan Korsel

Ia memaparkan, saat ini, teknologi menjadi backbone atau tulang punggung dalam pembangunan Indonesia, terlebih di masa intensifikasi pembangunan infrastruktur yang saat ini tengah digencarkan di berbagai daerah di Indonesia.

Selain itu, teknologi juga menjadi kebutuhan utama di tengah Revolusi Industri 4.0 yang baru dimulai ini dan akan menghadirkan tantangan-tantangan baru berupa perubahan cara masyarakat bekerja dan mencapai tujuannya.

"Seiring perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0, kemajuan di industri alat berat saat ini membutuhkan SDM yang tidak hanya terampil di bidang mekanikal, tapi juga di bidang elektrikal," ujarnya,

Ia menegaskan, Trakindo telah berusaha untuk melangkah lebih jauhdengan mendukung pengembangan di jurusan-jurusan terkait teknologi, serta menambah dukungan dan kerja sama di bidang elektrikal.

"Selain memenuhi kebutuhan bisnis, hal ini diperlukan untuk menyiapkan tenaga terlatih yang siap kerja dan mampu menghadapi tuntutan teknologi masa depan,” ungkap Yulia Yasmina.

SDM Indonesia. (Foto: Trakindo)
SDM Indonesia. (Foto: Trakindo)

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menegaskan, samping keterbatasan yang dimiliki, pandemi ternyata berhasil mengilhami percakapan dan gagasan baru tentang cara terbaik dalam sistem pembelajaran siswa.

"Banyak pendidik mengubah metode pengajaran mereka untuk mendorong lebih aktif berinteraksi dan berkomunikasi melalui pengaturan virtual. Pada pembelajaran virtual, ada penekanan lebih pada kemampuan siswa menjadi guru bagi diri mereka sendiri dan hal ini mungkin memiliki efek jangka panjang," ujarnya.

Ia mengatakna, tugas pendidik di masa depan tidak hanya mengajar pengetahuan, tidak hanya mendidik, tapi juga memberikan siswa kemampuan dasar mandiri dan komunikasi sebagai alat yang pada akhirnya akan dibutuhkan untuk sukses di tempat kerja dan sukses dalam hidup.

"Hal ini menjadi bagian dari perubahan yang bisa kita lihat dalam pendidikan teknologi,” ungkap Prof. Ashari.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikbudristek Yaswardi mengakui, COVID-19 memang mendorong pada para dosen universitas dan guru di sekolah dan madrasah lebih banyak fleksibilitas dan kreativitas dengan alat interaktif digital daring yang mendukung kolaborasi antara mahasiswa/siswa dosen dan guru.

"Bagian paling menarik tahun lalu adalah melihat bagaimana para guru inovatif dalam hal membuat pengalaman belajar lebih baik bagi siswa mereka.Diskursus yang kini berkembang di kalangan para pendidik adalah bagaimana kita menerapkan beberapa komponen pembelajaran daring secara permanen pascapandemi ke dalam proses belajar mengajar," ungkapnya.

Ia menegaskan, pembelajaran virtual memiliki beberapa hambatan. Pandemi telah mempengaruhi pendidik lebih memahami kebutuhan individu siswa, menambahkan bahwa sementara beberapa siswa mungkin berkembang dengan pembelajaran jarak jauh atau diskusi asinkron, tetapi ada juga yang sebaliknya.

Pandemi,lanjut ia, memberikan pembelajaran begitu besar kepada kita dalam merumuskan Peta Jalan Pendidikan Nasional 2020-2035. Peta jalan ini bakal menitikberatkan pada tiga aspek utama pendidikan; kurikulum sebagai planning, pembelajaran sebagai do, dan yang ketiga assesment.

"Dibutuhkan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi masa pandemi ini, yang dilakukan berdasar pada kemampuan riil anak untuk dikembangkan sesuai kontinum perkembangannya," ungkapnya.

Baca Juga:

Buka Politeknik Pertahanan di NTT, Unhan: Tingkatkan SDM di Wilayah Terisolasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
666 Rumah Mati Lampu Akibat Banjir DKI Jumat Pagi
Indonesia
666 Rumah Mati Lampu Akibat Banjir DKI Jumat Pagi

pasokan listrik menuju 666 rumah pelanggan hingga pukul 09.00 WIB masih dilaporkan padam.

TNI Hanya Dukung Produksi Vaksin yang Disahkan BPOM
Indonesia
TNI Hanya Dukung Produksi Vaksin yang Disahkan BPOM

TNI mendukung pemerintah untuk melakukan inovasi vaksin buatan dalam negeri dalam rangka penanganan pandemi COVOD-19.

Anies Ajak Masyarakat DKI dan Anak Buah-nya Nonton Film Pulau Plastik
Indonesia
Anies Ajak Masyarakat DKI dan Anak Buah-nya Nonton Film Pulau Plastik

Yang menggugah kesadaran kita terkait residu dari gaya hidup kita semua

Pemkot Tangerang Minta Polisi Turun Tangan Tindak Pungli Bansos COVID-19
Indonesia
Pemkot Tangerang Minta Polisi Turun Tangan Tindak Pungli Bansos COVID-19

Pemkot Tangerang meminta kepada aparat kepolisian untuk turun tangan menindak pelaku pungutan liar (pungli) yang merugikan masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) COVID-19.

Viral Video Pungli Polantas di Tol, Dirlantas Polda Metro: Sudah Diperiksa Propam
Indonesia
Viral Video Pungli Polantas di Tol, Dirlantas Polda Metro: Sudah Diperiksa Propam

Aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan dua oknum anggota Patroli Jalan Raya (PJR) terhadap pengemudi terekam kamera dan viral di media sosial.

Kemenkes Pastikan Tidak Buru-buru Beri Sanksi Pada Penolak Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Kemenkes Pastikan Tidak Buru-buru Beri Sanksi Pada Penolak Vaksinasi COVID-19

Apabila dikaitkan dengan Undang-Undang Wabah, ada beberapa sanksi seperti kurungan satu tahun atau pun enam bulan, serta denda Rp500 ribu hingga Rp1 juta.

Satgas Nemangkawi Buru KKB yang Bakar Fasilitas Umum di Kiwirok dan Okhika
Indonesia
Satgas Nemangkawi Buru KKB yang Bakar Fasilitas Umum di Kiwirok dan Okhika

Seorang mantri kesehatan dilaporkan belum ditemukan sampai saat ini

Pemprov DKI Tambah Laboratorium Pemeriksaan COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Tambah Laboratorium Pemeriksaan COVID-19

80 laboratorium itu sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk dapat mendeteksi virus corona sejak 16 Desember lalu.

Jemput Lansia Bisa Percepat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Jemput Lansia Bisa Percepat Vaksinasi COVID-19

Pemerintah mencatat, jumlah penerima vaksin COVID-19 bertambah sebanyak 216.216 orang sehingga total menjadi 10.261.791 orang penduduk Indonesia.

BMKG Perkirakan Kecepatan Angin di Kepulauan Seribu Tak Lebih dari 15 Knot
Indonesia
BMKG Perkirakan Kecepatan Angin di Kepulauan Seribu Tak Lebih dari 15 Knot

Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta diperkirakan cerah berawan