Pandemi Berdampak Pada Penurunan Kualitas Kehidupan Pekerja kualitas kehidupan sejumlah pekerja menuru drastis saat pandemi (Foto: pixabay/mohamed_hassan)

MENURUT survei dari JobStreet di Oktober 2020, sebanyak 86 persen pekerja di seluruh penjuru Indonesia, terkena dampak dari pandemi COVID-19 sejak awal 2020. Hasil survei itu pun menunjukan bahwa kualitas kehidupan sejumlah pekerja menurun drastis saat pandemi. Hal tersebut ditandai dengan terdapatnya 33 persen pekerja yang merasa tidak bahagia dengan situasi pekerjaannya, kendati masih memiliki pekerjaan di masa pandemi.

Pada siaran pers dari Johnson & johnson Indonesia yang dikutip dari laman Antara, salah satu faktor yang memengaruhi ketidakpuasaan para pekerja, yakni kebijakan WFH alias bekerja dari rumah. Sejumlah perusahaan memang mencoba beradaptasi dengan segala upaya penyesuaian baru di tengah pandemi. Seperti halnya pembatasan aktivitas sosial, fluktuasi ekonomi, hingga kinerja industri dalam lingkup yang lebih besar.

Baca Juga:

Menjadi Produktif tak Sama dengan Bekerja Berlebihan

survei menunjukan, bahwa kualitas kehidupan sejumlah pekerja menuru drastis saat pandemi (Foto: pixabay/startupstockphotos)

Beberapa perusahaan melakukan penyesuaian lebih cepat dan lebih awal, agar bisa segera bertindak dalam menanggapi kondisi karyawan yang mengalami stres. Adapun upaya adaptasi yang dilakukan yakni pengaturan ulang jam kerja karyawan yang lebih fleksibel, baik untuk mereka yang harus bekerja dari rumah atau dari kantor.

Kemudian, pemberian apresiasi kepada karyawan agar mereka menyadari bahwa pekerjaannya dihargai. Lalu, menghadirkan program kesehatan mental, seperti halnya konseling dengan tenaga profesional, atau self-help content.

Berangkat dari hal itu, PT Johnson & Johnson Indonesia berkomitmen untuk mendukung keseimbangan kehidupan-bekerja (work-life balance) pada era kenormalan baru di tengah pandemi yang sudah memasuki tahun kedua ini.

Hal tersebut dimulai dengan memberlakukan Work From Home sejak pertama kali Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengumumkan COVID-19 sebagai pandemi global. Selain itu, membantu para karyawan selama masa transisi bekerja dari rumah.

Baca Juga:

Jenuh Bekerja di Rumah? Work From Hotel Solusinya

Adapun bentuk dukungan dari Johnson & Johnson Indonesia terhadap karyawannya, yakni dengan menyediakan perlengkapan untuk bekerja dari rumah. Seperti halnya peralatan home office, agar memaksimalkan kinerja para karyawan.

Sejumlah perusahaan melakukan berbagai upaya agar kualitas hidup pekerjanya meningkat. (Foto: pixabay/free-photos)

Selain itu, disediakan pula perlengkapan agar karyawan bisa berolahraga dari rumah, dan hotline untuk konsultasi dengan psikolog. "Sangat penting bagi kami di Johnson & Johnson Indonesia untuk menomorsatukan kesehatan fisik dan mental karyawan pada masa pandemi, karena Sumber daya manusia adalah aset utama perusahaan yang harus dijaga," ujar Devy Theanne, Country Leader of Communications & Public Affairs Johnson & Johnson Indonesia.

Kemudian, Johnson & Johnson Indonesia pun turut aktif membantu dalam meningkatkan standar peran bisnis di masyarakat, serta menguraikan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat di seluruh dunia, selama lebih dari 75 tahun. (ryn)

Baca Juga:

Studi: 70% Karyawan Cemas Soal Privasi Data Saat WFH

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
FLORE Angkat Isu Kesehatan Mental pada Album ‘Romaniac’
ShowBiz
FLORE Angkat Isu Kesehatan Mental pada Album ‘Romaniac’

Tajuk Romaniac sendiri berhubungan dengan dunia karakter dari FLØRE.

Pilihan Lokasi Terbaik untuk Menyelam di Thailand
Fun
Pilihan Lokasi Terbaik untuk Menyelam di Thailand

Pulau-pulau di Thailand telah menjadi salah satu yang paling ikonik di dunia, termasuk untuk urusan diving.

Toxic Masculinity, ketika Laki-Laki Dituntut Selalu Gagah
Hiburan & Gaya Hidup
Toxic Masculinity, ketika Laki-Laki Dituntut Selalu Gagah

Padahal tidak masalah sama sekali ketika pria memiliki sifat yang lembut, mudah menangis, ramah, dan sensitif.

BTS Resmi Hadir di Mobile Game Free Fire
ShowBiz
BTS Resmi Hadir di Mobile Game Free Fire

Garena telah mengungkapkan bahwa kolaborasi global ini akan ditayangkan sekitar akhir Maret 2022.

Tak Perlu Rumit untuk Memahami Blockchain
Fun
Tak Perlu Rumit untuk Memahami Blockchain

Pada dasarnya blockchain merupakan sebuah bank data yang terhubung dengan kriptografi.

Dekrit Presiden, Bubarkan Badan Konstituante
Fun
Dekrit Presiden, Bubarkan Badan Konstituante

Pukul 17.00 ditanggal 5 Juli 1959 Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit.

Quadrotors, Drone Canggih untuk Pemandu di Alam Liar
Fun
Quadrotors, Drone Canggih untuk Pemandu di Alam Liar

Drone ini mampu melintasi pegunungan hingga lokasi bencana.

Epic Games Donasi 2 Minggu Penghasilan 'Fortnite' untuk Ukraina
Fun
Epic Games Donasi 2 Minggu Penghasilan 'Fortnite' untuk Ukraina

Epic Games berkomitmen untuk mendonasikan penghasilan dari Fortnite untuk Ukraina.

Mercedes-Benz Truck Perkenalkan Mesin Generasi Ketiga OM 471
Hiburan & Gaya Hidup
Mercedes-Benz Truck Perkenalkan Mesin Generasi Ketiga OM 471

Mercedes-Benz Truck memperkenalkan mesin OM 471. Mesin tersebut dianggap mampu menghemat bahan bakar.

Bill Gates Sebut Elon Musk Bisa Membuat Twitter Lebih Buruk
Fun
Bill Gates Sebut Elon Musk Bisa Membuat Twitter Lebih Buruk

CEO Microsoft Bill Gates baru-baru ini mengejutkan publik dengan pernyataanya tentang Elon Musk.