Pancasila Jadi Kunci Kerukunan Antarumat Beragama Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. (Humas Bandung)

MerahPutih.com - Pancasila menjadi perekat kerukunan antarumat beragama. Termasuk dalam hal pendirian rumah ibadah. Pemahaman terhadap Pancasila akan membuat Indonesia semakin bersatu dan saling menghargai perbedaan

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan, Pancasila tidak bertentangan dengan agama mana pun. Justru, para pendiri bangsa (founding father) Indonesia telah memberikan petunjuk arah berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila dan UUD.

Baca Juga

Ingat, Ganjil Genap Kota Bandung Hanya Berlaku untuk Kendaraan Nonpelat D

Dengan mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Oded meyakini kerukunan antar umat beragama di Indonesia akan senantiasa terjaga.

"Patuhi aturan yang ada. Jangan sampai kita melanggar Pancasila dan UUD. Mari belajar bersama, dan taat aturan," tutur Oded di Bandung, Minggu (5/9).

Ia menegaskan, Pancasila merupakan bagian dari kunci dalam menjaga kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara. "Salah satu kunci untuk menjaga kerukunan antar umat beragama yaitu dengan membumikan dan mengimplementasikan Pancasila," tegasnya.

Oded juga merinci sejumlah filosofi dari sila-sila yang terkandung pada Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia. "Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagai manusia kita pasti diciptakan oleh Tuhan. Saya melihat filosofis dari Pancasila itu luar biasa," tuturnya.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. Foto: Pemkot Bandung

Kemudian untuk sila kedua, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Oded menyebut Indonesia akan hancur jika keadilan telah hilang dari kehidupan bernegara. "Itulah roh dari sila kedua. manusia tidak bisa lepas dari nilai-nilai kemanusiaan, siap-siap akan hancur," tegas Oded.

Sedangkan sila persatuan Indonesia mengandung makna bahwa negeri ini terdiri dari banyak pulau, suku bangsa, etnis, dan agama. “Pancasila sudah final bukan untuk diperdebatkan lagi," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana, dr. H. Ahmad Suherman mengatakan, pihaknya rutin menggelar kegiatan berkaitan dengan Pancasila rutin setiap tahun. Pesertanya menyasar para ketua RW, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Kota Bandung.

"Setiap tahun target kami ada 300 orang, salah satunya dihadiri ketua RW. Sebab mereka merupakan ujung tombak di masyarakat tentang pendirian rumah ibadah. Sehingga para RW nanti mereka tahu terkait teknis pendirian rumah ibadah," terangnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga

Revolusi Mental, Mang Oded Minta Lomba Anak-anak di Bandung Diperbanyak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Relawan Ganjar Sebut Puan Sedang Galau saat Curhat Tak Dijemput Gubernur
Indonesia
Relawan Ganjar Sebut Puan Sedang Galau saat Curhat Tak Dijemput Gubernur

Ketua DPR Puan Maharani disebut sedang galau saat menyampaikan keluhan tidak dijemput oleh gubernur dalam kunjungan kerjanya.

Jokowi Hadiri Santap Malam Bersama Joe Biden di Gedung Putih
Dunia
Jokowi Hadiri Santap Malam Bersama Joe Biden di Gedung Putih

Dalam jamuan santap malam tersebut, Presiden Jokowi mendapatkan kehormatan untuk membalas toast Presiden Biden.

Penyekatan Kawasan Jakarta Barat, Polisi Tetap Periksa STRP Pengendara
Indonesia
Penyekatan Kawasan Jakarta Barat, Polisi Tetap Periksa STRP Pengendara

Polisi memastikan pemeriksaan di pos penyekatan tetap diberlakukan bagi pekerja non-esensial dan non-kritikal saat penerapan PPKM Darurat.

Mulai Besok, Kota Bogor Kembali Berlakukan Ganjil Genap
Indonesia
Mulai Besok, Kota Bogor Kembali Berlakukan Ganjil Genap

Satgas Penanganan COVID-19 Bogor memberlakukan kembali kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor di Bogor, Jawa Barat, pada akhir pekan. Kebijakan ini berlangsung mulai Jumat besok hingga Minggu

Survei LSI: Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi, Belum Tergoyahkan Sejak 1,5 Tahun Lalu
Indonesia
Survei LSI: Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi, Belum Tergoyahkan Sejak 1,5 Tahun Lalu

Fetra mengatakan hasil elektabilitas ini juga menandakan elektabilitas Prabowo belum tergoyahkan sejak 1,5 tahun lalu.

Anak Sulung Ridwan Kamil Dikabarkan Hilang di Swiss
Indonesia
Anak Sulung Ridwan Kamil Dikabarkan Hilang di Swiss

Putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz dikabarkan hilang di Swiss, Kamis (26/5) siang waktu Swiss.

Anak dan Perempuan Tidak Dididik, G7 Siap Tahan Dana Milik Afghanistan
Dunia
Anak dan Perempuan Tidak Dididik, G7 Siap Tahan Dana Milik Afghanistan

Presiden Joe Biden berencana tetap mempertahankan tenggat waktu 31 Agustus bagi pasukan AS untuk meninggalkan Afghanistan, kata seorang pejabat pemerintah Selasa (24/8).

Jokowi Minta Politisasi dan Nasionalisme Vaksin COVID-19 Diakhiri
Indonesia
Jokowi Minta Politisasi dan Nasionalisme Vaksin COVID-19 Diakhiri

Menurut Presiden Jokowi, standar protokol kesehatan global harus segera disusun agar standar di semua negara bisa sama. Standar tersebut antara lain mengatur tentang perjalanan lintas batas negara.

Vaksinasi Tembus 400 Juta, 1.171 Orang Sembuh dari COVID-19 dalam Sehari
Indonesia
Vaksinasi Tembus 400 Juta, 1.171 Orang Sembuh dari COVID-19 dalam Sehari

Jumlah yang sembuh dari kasus corona bertambah 1.171 orang sehingga menjadi sebanyak 5.881.490 orang.

Penolak Menang Telak dari Pendukung, Wacana Tunda Pemilu Game Over
Indonesia
Penolak Menang Telak dari Pendukung, Wacana Tunda Pemilu Game Over

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yakin usulan penundaan pemilu sudah tamat alias game over.