PAN Nilai UU 7/2017 Masih Relevan Digunakan 2-3 Kali Pemilu Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Merahputih.com - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) menilai Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu masih relevan digunakan untuk 2-3 kali Pemilu ke depan. Sehingga, tidak perlu direvisi.

"Lebih baik kita tetap fokus pada penanganan pandemik dan dampaknya serta mempererat persaudaraan kebangsaan," kata Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (25/1).

Baca Juga

Ketua MPR Usul Ambang Batas Parlemen Naik Jadi 6-7 Persen

PAN menghargai usulan sebagian fraksi-fraksi di DPR yang berkeinginan mengubah UU Pemilu dengan alasan untuk memperbaiki kualitas pemilu itu sendiri.

Namun PAN menilai bahwa UU Pemilu belum saatnya untuk direvisi. Karena UU tersebut nisbi masih sangat baru dan baru diterapkan secara formal dalam kurun waktu 4-5 tahun terakhir.

Sejauh ini penyelenggaraan pemilu yang dilakukan dengan payung hukum UU tersebut berjalan cukup baik. "Meskipun tentu ada hal-hal yang perlu disempurnakan di dalam aturan turunannya," ujarnya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di gedung KPK (MP/Ponco Sulaksono)

Menurut dia, membuat UU tidak mudah karena ada banyak kepentingan yang harus diakomodasi dalam UU, termasuk kepentingan partai politik, pemerintah pusat dan daerah, penyelenggara pemilu, masyarakat dan "civil society".

Dia menilai, dengan mengubah UU yang ada, tidak ada jaminan akan lebih baik dari yang ada saat ini sehingga PAN mengajak semua pihak untuk fokus memperkuat persaudaraan kebangsaan yang sempat terbelah pada saat pelaksanaan pilpres yang lalu.

"Kita harus meyakini bahwa persaudaraan kebangsaan adalah modal utama kita dalam membangun bangsa Indonesia ke depan," ujarnya.

Baca Juga:

Jalani Program Deradikalisasi, Eks Napi Terorisme Kini Sukses Jadi Pengusaha Kuliner hingga Perkebunan

Wakil Ketua MPR tu menilai penanganan COVID-19, dari sisi pemutusan mata rantai penyebaran virus maupun pemulihan ekonomi nasional, adalah menjadi prioritas utama seluruh anak bangsa.

Karena itu, sebagaimana dikutip Antara, alangkah indahnya jika energi DPR dan Pemerintah diarahkan sepenuhnya dalam rangka menuntaskan kedua masalah tersebut. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI: Perda Penanganan COVID-19 Buat Aparat Lebih Berani Tindak Pelanggar PSBB
Indonesia
Wagub DKI: Perda Penanganan COVID-19 Buat Aparat Lebih Berani Tindak Pelanggar PSBB

Kekuatan hukum pergub berada di bawah Perda, sehingga dengan adanya perda, penanganan COVID memiliki payung hukum yang lebih kuat.

21 RS di Jakarta Jadi Rujukan Dampak Vaksinasi COVID-19
Indonesia
21 RS di Jakarta Jadi Rujukan Dampak Vaksinasi COVID-19

Pemprov DKI telah melakukan vaksinasi COVID-19. Vaksinasi dilakukan kepada tenaga kesehatan yang mendapatkan SMS blast dari Pemerintah Pusat dan telah melakukan registrasi ulang.

DKI Cari Investor Yang Mau Kembangkan Cakung Barat
Indonesia
DKI Cari Investor Yang Mau Kembangkan Cakung Barat

Di kawasan ini akan ada program jalan alternatif untuk mengurangi masalah kemacetan di wilayah Cakung. Selain itu, bakal ada penataan area agar lebih rapihn bersih, hijau dan tertib

Selama Pandemi, 638 Ribu Orang Kerja Padat Karya
Indonesia
Selama Pandemi, 638 Ribu Orang Kerja Padat Karya

Pagu belanja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 2020 sebesar Rp85,70 triliun, hingga akhir Agustus ini telah terealisasi sebesar Rp41,17 triliun atau 48.13 persen.

Penanganan COVID-19 di Indonesia Diklaim Sudah 'On The Track'
Indonesia
Penanganan COVID-19 di Indonesia Diklaim Sudah 'On The Track'

Muhadjir menilai kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia bisa terkendali

Pidato Jokowi Hari Ini Dinilai Tak Sesuai Realita di Lapangan
Indonesia
Pidato Jokowi Hari Ini Dinilai Tak Sesuai Realita di Lapangan

Aspirasi dari warga negara semestinya menjadi catatan penting bagi negara

[HOAKS atau FAKTA]: Viral Orang Mirip Anies Berendam di Sungai Sampah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Orang Mirip Anies Berendam di Sungai Sampah

Beredar postingan dari akun Facebook Agus Giro Bertho berupa sebuah foto Anies Baswedan berendam di sebuah sungai yang penuh sampah.

21 Tokoh Divaksin Corona di Balai Kota DKI Jakarta
Indonesia
21 Tokoh Divaksin Corona di Balai Kota DKI Jakarta

Total ada 21 orang yang disuntik vaksin COVID-19 Sinovac tersebut.

Kemendagri Sebut Sidik Jari di e-KTP Permudah Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Kemendagri Sebut Sidik Jari di e-KTP Permudah Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan, sebanyak 13 korban Sriwijaya Air berhasil teridentifikasi melalui sidik jari. Hal ini setelah dicocokkan dengan data biometrik dalam database kependudukan Dukcapil.

Berkas Lengkap, Irjen Napoleon Bonaparte Ditahan Bareskrim
Indonesia
Berkas Lengkap, Irjen Napoleon Bonaparte Ditahan Bareskrim

Bareskrim menangkap Kadiv Hub Inter Polri Irjen Napoleon Bonaparte dan pengusaha Tommy Sumardi.