PAN Gabung Koalisi, Gerindra Harap Pasokan Tenaga Pemerintah Bertambah Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Foto : Andri

MerahPutih.com - Partai Gerindra menyambut baik bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam koalisi partai politik pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Gerindra berharap dengan bergabungnya partai yang dikomandoi Zulkifli Hasan itu dapat memberikan tenaga baru kepada pemerintahan Jokowi.

Baca Juga:

Sahabat Baru Koalisi Pendukung Jokowi

"Mudah-mudahan bertambahnya pasokan tenaga bagi pemerintahan ini juga bisa menunjang pemerintah untuk lebih keras dalam menghadapi pandemi dan meningkatkan ekonomi nasional," kata Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dacso Ahmad kepada awak media, Kamis, (26/8).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Foto: Jaka/nvl
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Foto: Jaka/nvl

Wakil Ketua DPR ini menegaskan, diterimanya PAN dalam parpol koalisi pemerintahan saat ini merupakan hak dari Presiden Jokowi.

"Terkait pernyataan rekan dua sekjen dari partai politik koalisi pemerintah yang menyatakan PAN sudah diterima atau masuk ke koalisi, ya menurut saya dan menurut kami hak dari presiden maupun partai politik itu sendiri," ujarnya.

Baca Juga:

PDIP: Pertemuan Presiden dengan Ketum Parpol Perkuat Tradisi Demokrasi Pancasila

Hal ini termasuk soal potensi reshuffle kabinet pasca masuknya partai berlambang matahari terbit tersebut dalam koalisi parpol pro Jokowi.

"Kalau bicara reshuffle itu saya sudah berulang-ulang menyatakan itu hak prerogatif presiden dan kami enggak mau berandai-andai semua kami serahkan ke Presiden," pungkas Dasco. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menkominfo: MotoGP Mandalika Etalase Industri Olahraga Indonesia
Indonesia
Menkominfo: MotoGP Mandalika Etalase Industri Olahraga Indonesia

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyatakan gelaran olahraga itu menjadi etalase industri olahraga Indonesia.

[HOAKS atau FAKTA]: MK Bahas Jokowi 3 Periode
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: MK Bahas Jokowi 3 Periode

Pada video tersebut, wacana tersebut dinarasikan sudah masuk ke sidang Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai tahap uji materi.

Luhut Beberkan Lansia Rentan Jadi Korban Penyebaran Omicron
Indonesia
Luhut Beberkan Lansia Rentan Jadi Korban Penyebaran Omicron

Sejak varian Omicron terdeteksi, tercatat sudah 365 pasien meninggal dunia karena COVID-19.

Pemprov DKI Tetap Bahas Revisi Perda Pidana Pelanggar Prokes
Indonesia
Pemprov DKI Tetap Bahas Revisi Perda Pidana Pelanggar Prokes

Pemprov DKI Jakarta kukuh tetap ingin mengubah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanganan COVID-19.

Banten Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Terasa hingga Sukabumi
Indonesia
Banten Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Terasa hingga Sukabumi

Gempa bumi bermagnitudo 5,4 yang kembali mengguncang wilayah Banten, Senin (17/1). Getaran gempa terjadi pada pukul 07.25 WIB.

[HOAKS atau FAKTA]: Menara Moshe Israel Meledak Dihantam Rudal Hamas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menara Moshe Israel Meledak Dihantam Rudal Hamas

Beredar di media sosial Facebook berupa narasi dan gambar yang mengklaim menara Moshe di Tel Aviv hancur karena dihantam oleh rudal Hamas.

Wantimpres Berani Pastikan Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi Tak Terjadi
Indonesia
Wantimpres Berani Pastikan Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi Tak Terjadi

Perwakilan Badan Eksekutif (BEM) Nusantara menemui Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto, Jumat (8/4).

Anak Buah Anies Akui Tempat Uji Emisi Kendaraan Belum Ideal
Indonesia
Anak Buah Anies Akui Tempat Uji Emisi Kendaraan Belum Ideal

Masyarakat dapat melakukan uji emisi di bengkel/kios/layanan mobile penyelenggara uji emisi

Ditemukan Klaster SD Swasta di Solo, 28 Siswa Positif
Indonesia
Ditemukan Klaster SD Swasta di Solo, 28 Siswa Positif

Ada empat sekolah yang kedapatan ditemukan kasus COVID-19 saat berlangsung pembelajaran tatap muka (PTM).

Puan: IKN Harus Tampil Menawan
Indonesia
Puan: IKN Harus Tampil Menawan

"Kami bersama-sama datang untuk melihat perkembangan proyek IKN Nusantara sebagai salah satu bentuk pengawasan," kata Puan.