PAN Diprediksi Terbelah Gegara Loyalis Amien Rais Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta, Ujang Komarudin (ist)

Merahputih.com - Pengamat politik Ujang Komarudin menganggap, wacana pembentukan partai baru yang disebut-sebut akan didirikan Amien Rais diprediksi akan terbelah PAN yang saat ini dipimpin Zulkifli Hasan atau Zulhas.

"Walaupun elite PAN dan Anggota DPR pasti ada dalam barisan Zulhas karena tak mau kehilangan jabatan," ujar Ujang kepada wartawan, Senin (11/5).

Baca Juga

Anak Sulung Amien Rais Mundur dari PAN di Atas Materi Rp6.000

Dia menilai meski pun kubu Amien kalah namun pendukungnya masih banyak di PAN dan suara Hanafi juga masih banyak.

"Yang menjadi kekuatan Amien Rais itu pendiri PAN dan juga mantan Ketum Muhammadiyah," katanya.

Amien Rais. (Foto: antaranews)

Dengan begitu, lanjut Ujang, jika Amien mau bergerilya mengambil basis massa Muhammadiyah itu untuk partai barunya maka bisa menjadi ancaman bagi PAN kubu Zulhas.

"Dulu ada partai sempalan PAN. Partai Matahari Bangsa (PMB). PMB tak bisa bersaing dengan PAN, karena Amien Rais masih di PAN dan tak mampu mengambil massa Muhammadiyah," jelas Direktur Indonesia Political Review ini.

Ujang juga mengungkap alasan Ahmad Hanafi Rais hengkang dari PAN. "Itu dampak dari disingkirkannya Amien Rais dan kubunya dari PAN," kata Ujang.

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia tersebut anak sulung Amien Rais itu merasa ayahnya, yang juga pendiri PAN, disingkirkan dari partai. Dengan begiru, Hanafi Rais tak nyaman lagi bernaung di bawah partai biru. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PSBB Ketat di DKI Bisa Picu Kemiskinan Ekstrem
Indonesia
PSBB Ketat di DKI Bisa Picu Kemiskinan Ekstrem

PSBB pasti berdampak negatif terhadap ekonomi yang saat ini kondisinya sudah terpuruk.

Jokowi Pilih Menkes Bukan Dokter, Potensi Kisruh Internal Tinggi
Indonesia
Jokowi Pilih Menkes Bukan Dokter, Potensi Kisruh Internal Tinggi

Hal tersebut disampaikan Dedi lantaran Budi Gunadi bukanlah seorang dokter seperti menkes sebelumnya.

 Wabah Corona, Minuman Tradisional Jahe Sachet 'Anti Corona' Diburu Warga Solo
Indonesia
Wabah Corona, Minuman Tradisional Jahe Sachet 'Anti Corona' Diburu Warga Solo

Empon-empon jenis jahe paling mahal hargaya dan stoknya langka. Saya jual jahe Rp 60.000 /kg dari sebelumnya hanya Rp 30.000," ujar Sriyanti di Solo, Jumat (6/3).

Kardinal Suharyo Rasakan Keprihatinan Umat Islam Rayakan Lebaran di Tengah Pademi Corona
Indonesia
Kardinal Suharyo Rasakan Keprihatinan Umat Islam Rayakan Lebaran di Tengah Pademi Corona

"Saya berharap keadaan ini jangan sampai mengurangi semangat saudara- sudara kami umat Muslim dalam merayakan Idul Fitri," kata Kardinal Suharyo

Pimpinan DPRD DKI Minta Perusahaan Patuhi Instruksi Jokowi Pekerjakan Pegawainya di Rumah
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI Minta Perusahaan Patuhi Instruksi Jokowi Pekerjakan Pegawainya di Rumah

Menurut Taufik, langkah itu merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk menangani pencegahan penularan penyebaran virus corona.

Biar Cepat Rampung, Moeldoko Bikin Gugus Tugas RUU PKS
Indonesia
Biar Cepat Rampung, Moeldoko Bikin Gugus Tugas RUU PKS

Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) tertunda pengesahanya karena DPR ogah memasukan sebagai prioritas UU.

Tarung Bebas Sarah Vs Nur Azizah di Pilwakot Tangerang Selatan
Indonesia
Tarung Bebas Sarah Vs Nur Azizah di Pilwakot Tangerang Selatan

Menurut Ujang, akan terjadi pertarungan bebas dengan menggunakan kekuatan yang berada di belakang layar dari para masing-masing calon.

PDIP Dituduh Komunis dan Anti-Islam, Zuhairi Misrawi Ungkit Konflik Timur Tengah
Indonesia
PDIP Dituduh Komunis dan Anti-Islam, Zuhairi Misrawi Ungkit Konflik Timur Tengah

Gus Mis berpesan bahwa semua anak bangsa harus waspada terhadap pihak-pihak yang ingin memecah belah negeri ini.

Napi Asimilasi COVID-19 Kembali Berulah, dari Gondol Sepeda Motor hingga Pelecehan Seksual
Indonesia
Napi Asimilasi COVID-19 Kembali Berulah, dari Gondol Sepeda Motor hingga Pelecehan Seksual

Mereka sebelumnya mendapatkan asimilasi dari Menkumham Yasonna Laoly untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Ketua DPR Minta Pemerintah Berani Gratiskan Biaya Tes Corona
Indonesia
Ketua DPR Minta Pemerintah Berani Gratiskan Biaya Tes Corona

Ketua DPR Puan Maharani mendorong agar pemerintah terus berupaya mempercepat penanganan virus corona.