PAN Apresiasi Jokowi Divaksin Pertama: Simbol Benar-benar Aman Presiden Joko Widodo. ANTARA

MerahPutih.com - Partai Amanat Nasional (PAN) mengapresiasi langkah pemerintah yang akan melakukan vaksinasi perdana pada 13 Januari mendatang. Apalagi, sosok yang mendapatkan vaksin pertama ialah Presiden Jokowi.

"Ini tentu akan menjadi simbol bahwa vaksin yang disuntikkan benar-benar aman. Saya dengar mau disiarkan live juga. Ya tambah bagus. Biar masyarakat bisa menyaksikan," kata Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay dalam keterangannya, Rabu (6/1).

Meski begitu, Saleh mengingatkan, emergency use authorization (EUA) vaksin ini belum dikeluarkan oleh BPOM. Karena itu, ia meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk segera berkoordinasi dengan BPOM terkait hal ini.

Baca Juga:

Jokowi Akan Divaksin COVID-19 Pertama dan Disiarkan Langsung

"Sebab, tidak mungkin dilakukan vaksinasi sementara izin edar daruratnya belum disetujui. Kalau sudah ditetapkan vaksinasi perdana tanggal 13, lalu izin edarnya keluar kapan? Apakah sudah ada kepastian akan dikeluarkan sebelum tanggal 13 itu," ujarnya.

Anggota Komisi IX DPR ini berharap BPOM tetap independen dan menjaga integritas terkait EUA ini.

residen Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kiri) dan Wali Kota Bogor Bima Arya (tengah) usai meninjau simulasi pemberian vaksin COVID-19, di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Dalam kunjungannya, Jokowi meninjau satu persatu tahapan simulasi pemberian vaksin COVID-19, dan juga meminta pada saat vaksinasi nanti lebih sempurna sehingga aman, cepat dan memperhatikan protokol kesehatan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.
residen Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kiri) dan Wali Kota Bogor Bima Arya (tengah) usai meninjau simulasi pemberian vaksin COVID-19, di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Dalam kunjungannya, Jokowi meninjau satu persatu tahapan simulasi pemberian vaksin COVID-19, dan juga meminta pada saat vaksinasi nanti lebih sempurna sehingga aman, cepat dan memperhatikan protokol kesehatan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.

Ia meminta BPOM tidak terburu-buru menguarkan izin edar hanya karena Menkes sudah menetapkan vaksinasi perdana pada 13 Januari.

"Kalau memang belum selesai, selesaikan saja dulu dengan baik," imbuh Saleh.

Baca Juga:

Jokowi Disebut Bakal Disuntik Vaksin Rabu Depan, Ini Kata Sekjen PDIP

Ketua DPP PAN ini melanjutkan, peranan BPOM dalam hal ini sangat penting, guna memberikan informaasi soal mutu, manfaat, dan keamanan vaksin yang akan disuntikkan.

"Masyarakat tentu meletakkan semua keamanan dari vaksin yang ada saat ini kepada BPOM. Presiden pun kelihatannya pasti menunggu EUA dari BPOM. Sebagai penerima vaksin perdana, presiden pasti akan mengikuti semua aturan yang ada," pungkas Saleh. (Pon)

Baca Juga:

Begini Prosedur Suntik Vaksin Corona Bagi Jokowi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aturan Misa Natal, Jumlah Umat Dibatasi 20 Persen dan Waktu Hanya 60 Menit
Indonesia
Aturan Misa Natal, Jumlah Umat Dibatasi 20 Persen dan Waktu Hanya 60 Menit

Keuskupan Agung Jakarta membatasi jumlah umat yang akan melakukan Misa Natal sebanyak 20 persen dari kapasitas gereja. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Virus Corona Mulai Makan Banyak Korban, Pengamat Nilai Jokowi Terlena
Indonesia
Virus Corona Mulai Makan Banyak Korban, Pengamat Nilai Jokowi Terlena

Pemerintah seakan tak menyadari bahwa Indonesia rawan dijangkiti virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

Bisa Ganggu Kinerja, Dirut Sarana Jaya Sebaiknya Dinonaktifkan
Indonesia
340 Juta Vaksin COVID-19 Bakal Masuk Indonesia, Jokowi: Negara Lain Sejuta Saja Belum Dapat
Indonesia
340 Juta Vaksin COVID-19 Bakal Masuk Indonesia, Jokowi: Negara Lain Sejuta Saja Belum Dapat

Komitmen tersebut merupakan buah kesepakatan awal antara pemerintah melalui Bio Farma dengan pihak-pihak lain

Fakta Baru dari CDC Tiongkok: Bir Tidak Kebal COVID-19
Dunia
Fakta Baru dari CDC Tiongkok: Bir Tidak Kebal COVID-19

Temuan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (CDC) Kota Tinjin, Tiongkok

70 Persen Masyarakat Ogah Pakai Masker, Mata Rantai COVID-19 Tak Mungkin Terputus
Indonesia
70 Persen Masyarakat Ogah Pakai Masker, Mata Rantai COVID-19 Tak Mungkin Terputus

Beberapa wilayah berhasil menekan penyebaran corona karena ketegasan masing-masing kepala daerah.

Ketua PDIP Sumbar: Ranah Minang Adalah Bumi Pancasila
Indonesia
Ketua PDIP Sumbar: Ranah Minang Adalah Bumi Pancasila

Pernyataan Alex ini, terkait dengan pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani yang sempat jadi kontroversi bagi masyarakat Minangkabau.

Disiplinkan Warga, Pemkot Cirebon Gelar Razia Masker
Indonesia
Disiplinkan Warga, Pemkot Cirebon Gelar Razia Masker

Pemerintah Kota Cirebon tidak sungkan akan melakukan tindakan tegas demi melindungi masyarakat terkait pencegahan penularan COVID-19.

Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Sediakan Dua Cadangan Lapangan Latihan
Indonesia
Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Sediakan Dua Cadangan Lapangan Latihan

Solo menyediakan lima lapangan pendamping untuk mendukung berlangsungnya Piala Dunia U-20.

Eks Bos Perum Jasa Tirta II Djoko Saputro Dituntut 5 Tahun Penjara
Indonesia
Eks Bos Perum Jasa Tirta II Djoko Saputro Dituntut 5 Tahun Penjara

Perubahan anggaran ini diduga dilakukan Djoko tanpa adanya usulan baik dari unit lain dan tidak sesuai aturan yang berlaku