Pamflet Debat Terbukanya Viral, Adian: Apa Erick Thohir Berani dan Siap? Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu di sela diskusi "Ada Apa Dengan Wahyu Setiawan", di Jakarta, Minggu (19/1/2020). Foto: MP/Ponco Sulaksono

MerahPutih.com - Pamflet debat terbuka antara Anggota Komisi I DPRAdian Napitupulu dengan Menteri BUMN Erick Thohir soal "Buka-bukaan BUMN" viral di media sosial. Rencana debat tersebut bahkan sempat menjadi trending topik di Twitter beberapa waktu lalu.

Dikonfirmasi hal itu, Staf Ahli Adian Napitupulu, Jeppri F Silalahi menegaskan Adian yang merupakan Sekjen Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) itu meragukan keberanian Erick melakukan debat terbuka secara langsung.

Baca Juga

Adian Napitululu: KPK Jangan Asal Bicara, Kalau Salah Minta Maaf

"Tapi apa iya Erick berani dan siap? Karena saya belum pernah lihat dia beradu argumen langsung," kata Jeppri meneruskan pesan Adian kepada wartawan, Kamis (2/7).

Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan sangat siap melakukan debat terbuka dengan Erick Thohir asalkan berbasis data. "Selama yang diadu data dan berangkat dari motivasi dan tujuan untuk membangun negara kenapa tidak?," jelasnya.

Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu di sela diskusi "Ada Apa Dengan Wahyu Setiawan", di Jakarta, Minggu (19/1/2020) (ANTARA/Zuhdiar Laeis)
Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu di sela diskusi "Ada Apa Dengan Wahyu Setiawan", di Jakarta, Minggu (19/1/2020) (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Menurut Jeppri, Adian lebih suka debat terbuka. Namun, dia mengingatkan jangan sampai debat tersebut menyajikan data yang berbeda antara Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.

"Saya lebih suka debat terbuka atau disiarkan langsung. Jangan seperti kemarin debat utang BUMN dan ternyata berbeda datanya BUMN dengan data versi Kemenkeu," ujarnya meneruskan pesan Adian.

Baca Juga

Tampilkan Video CCTV, Adian: Tak Ada Keributan Di PDIP Saat Penggeledahan KPK

Pernyataan itu mengacu pada debat antara Adian bersama Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga dan Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo di salah satu televisi swasta nasional beberapa waktu lalu. Saat itu, Adian merasa heran lantaran data soal utang BUMN yang disajikan Arya dan Yustinus berbeda. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Operasi Evakuasi Jenazah dan Objek Sriwijaya Air Hadapi Cuaca Buruk
Indonesia
Operasi Evakuasi Jenazah dan Objek Sriwijaya Air Hadapi Cuaca Buruk

Proses evakuasi Sriwijaya Air SJ182 memasuki hari kesebelas atau hari pertama perpanjangan kedua.

Menag Imbau Warga di Zona Merah COVID-19 Ibadah di Rumah
Indonesia
Menag Imbau Warga di Zona Merah COVID-19 Ibadah di Rumah

Ia juga mengajak umat menjadi teladan disiplin mematuhi penerapan protokol kesehatan

Dapat Tugas Anyar, Kapolri Listyo Kini Ngurusin Persepedaan Nasional
Olahraga
Dapat Tugas Anyar, Kapolri Listyo Kini Ngurusin Persepedaan Nasional

Terpilihnya Listyo Sigit Prabowo menggantikan posisi ketua umum periode 2019-2023 Raja Sapta Oktohari yang harus mundur dari jabatannya karena tidak bisa merangkap jabatan.

Kritik Listyo, YLBHI: Pam Swakarsa Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal
Indonesia
Kritik Listyo, YLBHI: Pam Swakarsa Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal

YLBHI mengkritik rencana calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang akan menghidupkan kembali Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa).

Jalur KA Stasiun Pohgajih-Kesamben Blitar Sudah Bisa Dilalui setelah Longsor
Indonesia
Jalur KA Stasiun Pohgajih-Kesamben Blitar Sudah Bisa Dilalui setelah Longsor

"Tepat pada pukul 22.36 WIB jalur KA yang terkena longsoran tersebut sudah dapat dilewati kembali. KA pertama yang melintas adalah KA Malabar dengan kecepatan 5 km," ucap Manajer Humas Daop 8 Surabaya, Luqman Arif

Pemprov Jabar Siapkan 2.000 Dosis Vaksin COVID untuk Kontingen PON Papua
Indonesia
Pemprov Jabar Siapkan 2.000 Dosis Vaksin COVID untuk Kontingen PON Papua

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan 2.000 dosis vaksin COVID-19 untuk kontingen atlet dan perangkatnya yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Ruang Perawatan Pasien COVID-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen
Indonesia
Ruang Perawatan Pasien COVID-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Pemerintah dan masyarakat diminta bergandengan tangan untuk bersama-sama menangani wabah corona yang semakin meningkat ini.

Gibran Kampanye Daring, Warga Keluhkan Bantuan UMKM Rp2,4 Juta Tak Kunjung Cair
Indonesia
Gibran Kampanye Daring, Warga Keluhkan Bantuan UMKM Rp2,4 Juta Tak Kunjung Cair

"Saya sudah mengajukan bantuan sosial produktif UMKM Rp2,4 pada dinas terkait di Solo, tetapi bantuan itu tak kunjung cair," ujar warga setempat Anna pada Gibran

Dibubarkan Pemerintah, FPI Melawan
Indonesia
Dibubarkan Pemerintah, FPI Melawan

Sugito mengaku akan bertemu dengan tim hukum FPI lainnya

Langkah Kapolri Copot Kapolres hingga Kapolda Dinilai Tepat
Indonesia
Langkah Kapolri Copot Kapolres hingga Kapolda Dinilai Tepat

Rotasi yang dilakukan Kapolri Jenderal Idham Azis dinilai tepat oleh Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane IPW.