Pameran ART SG Tampilkan 115 Galeri Seni dari 33 Negara

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 30 Oktober 2023
Pameran ART SG Tampilkan 115 Galeri Seni dari 33 Negara
ART SG segera digelar. (Foto: Dok/ART SG)

PAMERAN seni terkemuka internasional di Singapura dan Asia Tenggara yaitu ART SG kembali mengumumkan edisi kedua di Singapura. Sebanyak 115 galeri besar dari 33 negara dan wilayah ikut serta dalam ajang ini. Pameran yang dipersembahkan pendiri dan mitra utama UBS ini digelar di Sands Expo dan Convention Centre, Marina Bay Sands, pada 19 sampai 21 Januari 2024.

“Kami bangga bisa menghadirkan pameran seni internasional dengan reputasi sebaik ini, besarnya dan keterwakilannya di Singapura sekali lagi,” ucap Co-Founder of ART SG Magnus Renfrew dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Senin (30/10).

Baca juga:

ArtScience Museum Hadirkan Fiksi Ilmiah Karya Perempuan Asia

View this post on Instagram

A post shared by ART SG (@art.sg)

ART SG pada 2024 sekali lagi akan menjadi tuan rumah bagi beberapa galeri paling terkenal di dunia termasuk Gagosian; White Cube; Thaddeus Ropac; Lehmann Maupin; neugerriemschneider, Xavier Hufkens; Stephen Friedman Gallery; Galerie Karsten Greve; Galerie Gisela Capitain, Annely Juda Fine Art, Goodman Gallery; Kukje Gallery, P.P.O.W; Peres Projects, ShanghART Gallery; Ota Fine Arts, MadeIn Gallery, albertz benda dan banyak lagi, yang membuktikan kuatnya basis koleksi dan potensi di regional tersebut.

Selain itu, edisi 2024 akan menyambut 38 peserta pameran baru, yang mencerminkan minat yang berkelanjutan dari galeri internasional dan galeri-galeri baru untuk memperdalam keterlibatan mereka dengan Singapura dan Kawasan Asia Tenggara, antara lain termasuk Kaikai Kiki Gallery, Asia Art Center, TARO NASU, Sabrina Amrani, Poligrafa Obra Grafica, BASTIAN, Galeri Chi-Wen.

Baca juga:

International Ethnic Music Festival 2023 Digelar Selama Tiga Hari

View this post on Instagram

A post shared by ART SG (@art.sg)

“Kami sangat antusias untuk ART SG, pameran seni internasional terkemuka di Singapura dan Asia Tenggara, untuk mengawali kalender seni tahunan kawasan ini dengan awal yang menyegarkan,” tambah Co-Head UBS Global Wealth Management Asia Pasifik Jin Yee Young.

ART SG juga akan menampilkan deretan galeri Asia Tenggara nan mengesankan. Mereka menampilkan yang terbaik dalam praktik seni kontemporer dari wilayah tersebut, melalui galeri-galeri pendukung regional, yaitu Yavuz Gallery, Richard Koh Fine Art, Mizuma Gallery, Sullivan + Strumpf, FOST GALLERY, dan beberapa galeri yang pertama kali berpartisipasi yaitu; BANGKOK CITYCITY GALLERY, Nadi Gallery, Wei-Ling Gallery, The Black Room, Rissim Contemporary, Sriasasanti & Kohesi initiatives.

Memasuki tahun kedua, dampak ART SG tecermin dalam resonansi yang dimilikinya pada pemrograman seluruh kota dan pengembangan ide, hubungan, dan kepemimpinan pemikiran. Menyoroti pentingnya inisiatif yang didorong oleh kolektor dalam meningkatkan visibilitas dan dukungan terhadap seni kontemporer, koleksi pribadi yang signifikan, dan pameran yayasan swasta. (far)

Baca juga:

Art Moments Bali 2023 Kenalkan Konsep Hotel Room Art Fair Pertama di Indonesia

#Pameran Seni
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Bagikan