Paling Banyak di Jakarta, Hanya NTT dan Gorontalo yang Belum Terjamah COVID-19 Juru bicara pemerintah penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Kasus positif virus COVID-19 di Indonesia bertambah menjadi 2.738 kasus di 32 provinsi. Dari jumlah total itu, hampir setengahnya ada di DKI Jakarta.

Juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah virus Corona, Achmad Yurianto, mengatakan, kasus ini tersebar di 32 provinsi. Provinsi DKI Jakarta memuat kasus paling banyak, yakni 1.369 kasus positif COVID-19, diikuti Jawa Barat dengan 343 kasus dan Jawa Timur serta Banten dengan 194 kasus.

Baca Juga:

Dishub DKI: Penetapan PSBB Bisa Dimaksimalkan untuk Pembatasan Transportasi

Total pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 204 orang, sedangkan total orang yang meninggal dunia akibat penyakit ini 221 orang.

Jubir Corona Achmad Yurianto ungkap jumlah pasien Covid-19 di Indonesia terus bertambah
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto (FOTO ANTARA/Indra Arief)

Hanya dua Provinsi saja yang belum mampu terjamah virus corona yakni Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo.

Berikut ini rincian kasus positif yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia:

Aceh: 5 Kasus PositifBali: 43 Kasus PositifBanten: 194 Kasus PositifBangka Belitung: 2 Kasus PositifBengkulu: 2 Kasus PositifDI Yogyakarta: 41 Kasus PositifDKI Jakarta: 1.369 Kasus PositifJambi: 2 Kasus PositifJawa Barat: 343 Kasus PositifJawa Tengah: 133 Kasus PositifJawa Timur: 194 Kasus PositifKalimantan Barat: 10 Kasus PositifKalimantan Timur: 31 Kasus PositifKalimantan Tengah: 20 Kasus PositifKalimantan Selatan: 18 Kasus PositifKalimantan Utara: 15 Kasus PositifKepulauan Riau: 9 Kasus PositifNusa Tenggara Barat: 10 Kasus PositifSumatera Selatan: 16 Kasus PositifSumatera Barat: 18 Kasus PositifSulawesi Utara: 8 Kasus PositifSumatera Utara: 26 Kasus PositifSulawesi Tenggara: 7 Kasus PositifSulawesi Selatan: 127 Kasus PositifSulawesi Tengah: 5 Kasus PositifLampung: 12 Kasus PositifRiau: 12 Kasus PositifMaluku Utara: 1 Kasus PositifMaluku: 1 Kasus PositifPapua Barat: 2 Kasus PositifPapua: 26 Kasus PositifSulawesi Barat: 2 Kasus Positif

Dalam proses verifikasi di lapangan: 34 Kasus Positif

Total: 2.738 Kasus Positif

Di tengah pandemi tersebut, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan antisipasi bahaya demam berdarah.

"Bersama-sama keluarga kita berantas sarang nyamuk karena ini adalah periode-periode musim pancaroba yang secara klasik akan muncul dengan kasus demam berdarah yang cukup banyak," kata Yurianto.

Yurianto meminta masyarakat menyadari bahwa demam berdarah dan corona adalah sesuatu yang sangat rawan terjadi saat ini. Kedua penyakit itu pun memiliki angka kematian yang cukup tinggi.

Baca Juga:

Ketua DPR Minta Distribusi APD Dikawal Agar Tepat Sasaran

Oleh karena itu, Yuri mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap berada dirumah dan tidak melakukan perjalanan kemanapun.

Bukan hanya perjalanan pulang kampung, namun juga perjalanan kerumah saudara dan lainnya.

"Cukuplah berkomunikasi dengan alat komunikasi yang kita miliki selama ini, Oleh karena itu ini adalah bagian dari partisipasi kita semua," pungkas Achmad Yurianto.(Knu)

Baca Juga:

Sambut Ratusan Pekerja Migran asal Malaysia, Pemprov Jatim Siapkan Ruang Isolasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sejumlah Tanah Milik KAI Daop 6 di Sukoharjo Dijual Ratusan Juta Lewat Medsos
Indonesia
Sejumlah Tanah Milik KAI Daop 6 di Sukoharjo Dijual Ratusan Juta Lewat Medsos

Sejumlah tanah milik PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta, ditawarkan untuk dijual melalui iklan di media sosial (medos) hingga viral.

Marinir Bubarkan Massa Aksi Remaja
Foto
Marinir Bubarkan Massa Aksi Remaja

Sejumlah personil Marinir TNI AL memadamkan api saat membubarkan massa aksi remaja yang telah usai menggelar unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja yang disahkan DPR RI di jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 20/10/2020. Pada pukul 17:47 WIB sejumlah personil Marinir TNI AL keluar barikade dan membujuk massa aksi untuk bubar dan pulang kerumah. Massa aksi dikawal personil Marinir hingga jalan M.H Thamrin, Jakarta. Merahputih.com/Rizki Fitrianto

 Kembali Ingatkan Warga Jangan Mudik, Jubir Corona: Lindungi Orang Tua di Kampung
Indonesia
Kembali Ingatkan Warga Jangan Mudik, Jubir Corona: Lindungi Orang Tua di Kampung

Yurianto menjelaskan sumber penularan dari orang tanpa gejala (OTG) susah untuk dideteksi dan ditandai, sehingga bisa membuat kasus positif COVID-19 terus bertambah.

Ma'ruf Amin Minta Umat Islam Berpikir Toleran
Indonesia
Ma'ruf Amin Minta Umat Islam Berpikir Toleran

Cara berpikir intoleran harus terus dikawal dan diminimalkan

Kandas Perlawanan Penolakan UU Cipta Kerja
Indonesia
Kandas Perlawanan Penolakan UU Cipta Kerja

UU Ciptaker atau Omnibus Law mendapatkan penolakan dari sejumlah kalangan. Aksi penolakan itu dilakukan melalui aksi demontrasi dengan turun ke jalan.

Berikut 31 RW di Jakarta yang Rentan Masuk Zona Merah
Indonesia
Berikut 31 RW di Jakarta yang Rentan Masuk Zona Merah

Jumlah 31 RW itu di luar dari 66 RW yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai zona merah.

Tak Pakai Masker, Pelanggar di Jakarta Pusat Dihukum Panjat Tiang
Indonesia
Tak Pakai Masker, Pelanggar di Jakarta Pusat Dihukum Panjat Tiang

Hukumannya unik, yaitu memanjat di tiang seraya memberikan pernyataan bahwa ia tak akan melanggar lagi.

Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal Dunia Akibat COVID-19
Indonesia
Istri Wali Kota Tidore Kepulauan Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Sulama Ali menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesoerie Ternate

Menko Maritim "Debat" dengan Pakar Ekonomi
Indonesia
Menko Maritim "Debat" dengan Pakar Ekonomi

Menko Luhut juga didampingi beberapa deputi dan tenaga ahli untuk membantu menyajikan data yang relevan.

Tak Jelas Tupoksinya, Satgas Lawan COVID-19 Bentukan DPR Banjir Kritik
Indonesia
Tak Jelas Tupoksinya, Satgas Lawan COVID-19 Bentukan DPR Banjir Kritik

Menurut Ray, satgas tersebut terkesan tak jelas fungsi dan tugasnya.