Pakar Sarankan KPK Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Formula E Formula E. (Foto: Instagram.com/fiaformulae)

Merahputih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disarankan menghentikan penyelidikan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ajang balap mobil listrik atau Formula E di DKI Jakarta.

Menurut Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, dimulainya penyelidikan suatu kasus harus berdasarkan bukti-bukti yang sudah ada.

Baca Juga

Pemprov DKI Hormati KPK Selidiki Dugaan Korupsi Ajang Formula E

"Bukan baru dicari-cari. Jadi, setiap tindakan penyelidikan itu diawali dengan asumsi pidananya sudah ada," kata Margarito dikutip Antara, Jumat (12/11).

Menurut dia, penyelidikan kasus ini sejak awal sudah menyalahi prosedur paling dasar dalam penentuan dugaan pidana.

"Bukan mencari-cari bukti untuk menemukan bahwa itu peristiwa pidana, jadi ini cara berpikir KPK amat terbalik, ini sangat salah," kata Margarito.

Baca Juga

KPK Sudah Periksa Sejumlah Pihak Terkait Dugaan Korupsi Formula E

Terkait dengan pemberian commitment fee dan penundaan 2 tahun penyelenggaraan Formula E, menurut dia, bukan karena hal yang dalam kendali manusia. Karena, 2 tahun terakhir terjadi pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia.

"Karena hal yang menggagalkan peristiwa itu (Formula E) bukan hal yang disebabkan oleh manusia, melainkan sebab alamiah yang enggak bisa diprediksi secara objektif. Akibat hukumnya adalah siapa pun itu tak bisa dibebani tanggung jawab hukum," ungkap Margarito.

Baca Juga

KPK Pastikan Bakal Panggil PT Jakpro Terkait Dugaan Korupsi Formula E

Terkait dengan dana pinjaman bank yang digunakan, apapun pinjaman tersebut akan membebani APBD. Apabila memang terjadi penyalahgunaan, sistem keuangan daerah memiliki hak untuk menuntut ganti rugi kepada penyelenggara.

"Itu juga harus didasari oleh temuan Badan Pemeriksa Keuangan," ujar Margarito. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jabar Siapkan Rp 500 Miliar Hadapi Musim Hujan Tahun Ini
Indonesia
Jabar Siapkan Rp 500 Miliar Hadapi Musim Hujan Tahun Ini

Akhir-akhir ini hujan deras kerap mengguyur sebagian wilayah Jawa Barat.

Kemenag Pastikan Kartu Nikah dengan Empat Kolom Foto Istri Hoaks
Indonesia
Kemenag Pastikan Kartu Nikah dengan Empat Kolom Foto Istri Hoaks

Kemenag memastikan bahwa kartu itu bukan format resmi yang diterbitkan oleh kementerian alias hoaks.

Kompolnas Minta Polri Usut Tuntas Kasus Briptu HSB
Indonesia
Kompolnas Minta Polri Usut Tuntas Kasus Briptu HSB

"Jika ada anggota Polri lainnya yang terlibat harus diproses hukum hingga tuntas," ucap Poengky dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/5).

Dipecat Firli, Novel Baswedan Cs Dirikan IM57+ Institute
Indonesia
Dipecat Firli, Novel Baswedan Cs Dirikan IM57+ Institute

Mantan Penyidik KPK Praswad Nugraha mengatakan, institute tersebut dibentuk sebagai wadah bagi para pegawai yang dipecat oleh KPK melalui proses TWK yang melanggar HAM dan maladminstratif.

Datangkan 11 Anjing Pelacak, BNPB Percepat Pencarian Korban Letusan Semeru
Indonesia
Datangkan 11 Anjing Pelacak, BNPB Percepat Pencarian Korban Letusan Semeru

Jumlah pengungsi yang menjalani rawat inap ada 12 orang dengan rincian empat orang di RS Penanggal, tujuh orang di RSP, dan seorang lagi di RSDH.

Dewan Syuro PKB Angkat Bicara soal Konflik Cak Imin Vs Yenny Wahid
Indonesia
Dewan Syuro PKB Angkat Bicara soal Konflik Cak Imin Vs Yenny Wahid

Maman pun paham atas narasi terbuka Cak Imin dan Yenny Wahid. Menurutnya, daripada saling sindir atau pakai buzzer untuk menyerang pribadi, lebih baik seperti Cak Imin dan Mbak Yenny, yang memilih perang narasi sendiri.

Komisi B Sebut Lokasi Sirkuit Formula E Tempat Pembuangan Lumpur
Indonesia
Komisi B Sebut Lokasi Sirkuit Formula E Tempat Pembuangan Lumpur

"Dulu ini pembuangan lumpur kali segala macam, MRT, itu ke sini," ucap Pandapotan di kawasan Ancol saat peninjauan, Rabu (29/12).

PPKM Level 4 Kembali Diperpanjang Sampai 9 Agustus
Indonesia
PPKM Level 4 Kembali Diperpanjang Sampai 9 Agustus

PPKM level 4 yang diberlakukan sebelumnya telah memberi hasil yang baik

13 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Bus di Imogiri
Indonesia
13 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Bus di Imogiri

Dari keterangan saksi yang ada di bus, bahwa saksi melihat sopir panik sambil mempermainkan 'persneling gigi kendaraan.

Warga Tangsel Dilarang Gelar Lomba 17 Agustusan
Indonesia
Warga Tangsel Dilarang Gelar Lomba 17 Agustusan

Warga Tangerang Selatan (Tangsel) dilarang menggelar perlombaan 17 Agustusan pada perayaan HUT ke-76 Republik Indonesia.