Pakar Nilai Vonis Djoko Tjandra Peringatan Bagi Penegak Hukum Djoko Tjandra menjalani sidang pembacaan vonis di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (5/4). (Desca Lidya Natalia)

Merahputih.com - Pakar hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Profesor Hibnu Nugroho menilai vonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta kepada Djoko Soegiarto Tjandra merupakan peringatan bagi penegak hukum yang melakukan penuntutan terlalu rendah.

Jika dilihat dari kualitasnya, vonis yang dijatuhkan terhadap Djoko masih kurang. Karena, apa yang dilakukan Djoko Tjandra ini menurutnya 'memutarbalikkan' terkait dengan suap kepada penegak hukum.

"Artinya, di sini kan (Djoko Tjandra) orang yang betul-betul mempunyai suatu keahlian khusus bagaimana menjadikan penegak hukum itu luluh integritasnya," ujar Hibnu dikutip Antara, Selasa (6/4).

Baca Juga

Yakin Divonis Ringan dari Tuntutan, Djoko Tjandra: Banyak yang Ngawur

Hal itu terkait dengan vonis 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan yang dijatuhkan Pengadilan Tipikor Jakarta kepada terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra) karena terbukti menyuap aparat penegak hukum dan melakukan pemukatan jahat.

Vonis tersebut lebih berat dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung yang meminta agar Djoko Tjandra divonis 4 tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 6 bulan.

"Inilah (suap kepada aparat penegak hukum) yang saya kira sebagai sesuatu yang memperberat. Harusnya putusannya lebih berat, artinya hakim mungkin bisa melompat dari tuntutan 4 tahun menjadi 8 tahun atau 9 tahun," kata Hibnu.

Djoko Tjandra. Foto: Antara

Menurut dia, masyarakat saat sekarang menghendaki adanya tuntutan dan vonis yang berat dalam kasus tindak pidana korupsi. Dalam hal ini, vonis yang dijatuhkan majelis hakim paling tidak lebih tinggi dua kali lipat dari tuntutan jaksa penuntut umum.

Menurut dia, saat ini negara sedang gencar-gencarnya dalam pemberatasan tindak pidana korupsi. Apalagi terkait dengan penegak hukum.

Kendati demikian, dia mengakui jika dilihat dari tataran norma, vonis 4,5 tahun penjara itu tergolong cukup karena sudah melebihi tuntutan yang diajukan jaksa.

Baca Juga

Jaksa Minta Hakim Tolak Pleidoi Djoko Tjandra

"Akan tetapi, dalam tataran keinginan untuk menjadikan efek jera, ya, kurang. Itu jika dilihat dari berbagai sudut perspektif, tidak dari sudut pragmatis. Akan tetapi, dari sudut perspektif kaitannya dengan pemberantasan tindak pidana korupsi masih kurang," jelas dia.

Kendati vonis yang dijatuhkan kepada Djoko Tjandra lebih tinggi daripada tuntutan jaksa, Hibnu mengatakan putusan tersebut masih jauh dari harapan masyarakat karena perkaranya bukan perkara biasa, melainkan berkaitan dengan penegak hukum yang notabene harus memberikan contoh kepada masyarakat. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Sita Dokumen Kontrak Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Sita Dokumen Kontrak Bansos COVID-19

Seluruh barang bukti yang disita dari dua lokasi tersebut akan dianalisis

33 Desa Terpencil di Kaltim Bakal Dapat Pasokan Listrik Sebelum 2022
Indonesia
33 Desa Terpencil di Kaltim Bakal Dapat Pasokan Listrik Sebelum 2022

Biaya pemasangan jaringan, menjadi berkali lipat dari biaya pemasangan di kampung yang sudah tersedia infrastrukturnya.

Gelar Vaksinasi COVID-19 Keliling di Jalanan, Polda Metro Sasar PKL
Indonesia
Gelar Vaksinasi COVID-19 Keliling di Jalanan, Polda Metro Sasar PKL

Adapun vaksinasi tersebut menyasar pedagang pinggir jalan, untuk mempercepat target pemerintah menjalankan program vaksin sampai 7,5 juta bagi warga Jakarta sekitarnya sampai bulan Agustus mendatang.

Ini Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu Siang
Indonesia
Ini Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu Siang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian wilayah DKI Jakarta diguyur hujan pada Sabtu (5/6) siang.

Satgas COVID-19 Minta Perkantoran Ditutup Sementara
Indonesia
Satgas COVID-19 Minta Perkantoran Ditutup Sementara

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID- 19 Wiku Adisasmito meminta agar perkantoran ditutup untuk sementara waktu.

Jelang Lebaran, Pasar Klewer Solo Mulai Diserbu Pengunjung
Indonesia
Jelang Lebaran, Pasar Klewer Solo Mulai Diserbu Pengunjung

Jelang Lebaran pusat perbelanjaan dan pasar tekstil di Solo, Jawa Tengah mulai dipadati pengunjung. Namun demikian, aturan protokol kesehatan tetap diberlakukan sangat ketat untuk menjamin kenyamanan pengunjung di tengah situasi pandemi COVID-19.

Tak Ada Indikasi Pelanggaran HAM Berat Dalam Tewasnya Laskar FPI
Indonesia
Tak Ada Indikasi Pelanggaran HAM Berat Dalam Tewasnya Laskar FPI

Sebuah pelanggaran HAM berat punya sejumlah indikasi yang harus terpenuhi

Pertambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Senin (28/12) Capai 1.272 Jiwa
Indonesia
Pertambahan Kasus Baru COVID-19 DKI Senin (28/12) Capai 1.272 Jiwa

Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan WHO

Wagub DKI Akui di Masa Pandemi Penanganan Banjir Lebih Berat
Indonesia
Wagub DKI Akui di Masa Pandemi Penanganan Banjir Lebih Berat

“Jadi, di masa pandemi ini tugas kita lebih berat lagi ya," kata Riza

Belum Dapat Kepastian dari Jokowi, PAN Tetap Siapkan Kader Masuk Kabinet
Indonesia
Belum Dapat Kepastian dari Jokowi, PAN Tetap Siapkan Kader Masuk Kabinet

Isu bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) di kabinet Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin belum menemui kepastian.