kesehatan
Pakar Mikrobiologi Universitas Indonesia Sebut Mutasi Omicron Lebih Cepat Varian terbaru COVID-19 (Sumber: Pexels.Ivan Samkov)

PANDEMI belum menunjukkan tanda-tanda menghilang. Di tahun keduanya, justru menunjukkan varian-varian lain. Mulai dari delta hingga yang terbaru adalah Omicron. Menurut pakar mikrobiologi Universitas Indonesia Prof. dr. Amin Soebandrio, Ph.D, varian Omicron yang mulai tersebar sejak November 2021 tidak memiliki relasi dengan varian Delta yang muncul pada gelombang kedua.

Namun ia menilai bahwa varian tersebut memiliki jumlah mutasi yang lebih banyak dibandingkan dengan virus-virus sebelumnya. Hal tersebut membuat virus COVID-19 varian Omicron dapat beradaptasi dengan lingkungan yang menyebabkan penularan terjadi lebih cepat. Kendati demikian, tidak seluruh mutasi dapat menguntungkan virus. Pada kasus Omicron, justru dengan adanya mutasi tersebut, varian ini tidak menimbulkan morbiditas atau gejala klinis yang berat.

Baca juga:

Cara Mencegah COVID-19 Menyerang Ibu Hamil

risiko
Mutasi COVID-19 varian Omicron begitu cepat (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

“Pada dasarnya, risiko infeksi memiliki rumus yaitu keganasan virus dikalikan dengan dosis virus, kemudian dibagi dengan kekebalan. Kekebalan tersebut terbentuk dari vaksinasi maupun infeksi alami ketika seseorang terpapar virus," urai Profesor Amin. Berdasarkan atas studi yang dilakukan oleh FKM UI, Kementerian Kesehatan, dan LBM Eijkman, lebih dari 70% populasi masyarakat Indonesia telah memiliki antibodi, walaupun belum pernah dinyatakan positif COVID-19 maupun tervaksinasi. Sebanyak 90% dari populasi yang telah terkena COVID-19 dan tervaksinasi telah memiliki antibodi tersebut. Maka, hal ini menunjukkan bahwa kekebalan terhadap virus telah terbentuk dalam masyarakat Indonesia.

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara dan Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI Prof. Tjandra Yoga Aditama mengatakan, “Virus Covid-19 akan selalu ada dengan kemungkinan akan bermutasi ke varian-varian lain di masa yang akan datang," terangnya dalam acara DBS Asian Insights Conference 2022, Kamis (24/02).

Baca juga:

Mengintip Daftar Negara dengan COVID-19 Terburuk

Menurutnya, walaupun jumlah kematian akibat Omicron lebih rendah dari varian Delta dan gejala yang ditimbulkan tidak separah gelombang-gelombang sebelumnya, namun korban jiwa tetap ada. Untuk itu ia tetap menghimbau kewaspadaan masyarakat dan tidak lengah protokol kesehatan. "Mengingat setiap nyawa masyarakat Indonesia berharga, maka diperlukan upaya maksimal dari pemerintah untuk mengeluarkan kebijakan yang adaptif terhadap keadaan dengan mempertimbangkan saran-saran para ahli sehingga dapat mengatur laju penularan," ujarnya.

vaksin
Ilustrasi percepatan vaksinasi. (Foto: Grab Indonesia)

Langkah nyata tentu saja dengan mengejar target vaksinasi di atas 80 persen. Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menegaskan peemerintah akan tetap memberlakukan pembatasan mobilitas dan PPKM level tiga. "Hal tersebut dibarengi dengan percepatan vaksinasi, testing, dan tracing," tukasnya. (Avia)

Baca juga:

WHO Nyatakan Fase Akut COVID-19 Berakhir Pertengahan 2022

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mercedes-AMG Gandeng Will.i.am Ciptakan Mobil Sport
Hiburan & Gaya Hidup
Melihat Pemanfaatan Drone Untuk Inspeksi Pabrik
Fun
Melihat Pemanfaatan Drone Untuk Inspeksi Pabrik

Penggunaan drone untuk industri tahun ini mulai ramai diaplikasikan, yaitu untuk inspeksi infrastruktur dan aera pabrik

Belajar Melawan Toxic Masculinity dari Idola K-Pop
ShowBiz
Belajar Melawan Toxic Masculinity dari Idola K-Pop

Mereka telah berhasil mendobrak pakem lama mengenai maskulinitas.

5 Ciri Lingkungan Pertemanan Sehat, Pernah Merasakannya?
Fun
5 Ciri Lingkungan Pertemanan Sehat, Pernah Merasakannya?

Lingkungan pertemanan yang sehat akan membawamu ke arah yang lebih baik.

Sukses Berkarier dan Mengembangkan Diri Jadi Artis dan YouTuber
Fun
Sukses Berkarier dan Mengembangkan Diri Jadi Artis dan YouTuber

Sebelum kamu belajar keterampilan lain, ada beberapa tips dari kreator konten dan pelaku seni

COVID-19 Bergejala Ringan Timbulkan Masalah Kesehatan Mental Jangka Panjang
Hiburan & Gaya Hidup
COVID-19 Bergejala Ringan Timbulkan Masalah Kesehatan Mental Jangka Panjang

Semua itu berkat kesepian, ketidakpastian, dan keuangan.

Situs Kencan Khusus Dokter Tuai Kontroversi
Hiburan & Gaya Hidup
Situs Kencan Khusus Dokter Tuai Kontroversi

Itu seperti tindakan tak adil.

Tanayu Membuka 2022 dengan Single 'Unwrap Your Skin'
ShowBiz
Tanayu Membuka 2022 dengan Single 'Unwrap Your Skin'

Single terbaru Tanayu dirilis tepat dua hari jelang ulang tahunnya.

Inspirasi Gaya Cardigan di Berbagai Kesempatan
Fashion
Inspirasi Gaya Cardigan di Berbagai Kesempatan

Outer satu ini bisa diandalkan untuk tampil gaya di berbagai kesempatan.

Pah, Mah, Maaf Aku Dulu Sering Mencuri dan Bolos ke Warnet
Hiburan & Gaya Hidup
Pah, Mah, Maaf Aku Dulu Sering Mencuri dan Bolos ke Warnet

Bolos ke warnet demi bisa main gim Point Blank.