Pakar Klaim Pilkada Jatim 'Milik' PKB dan PDI-P Pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan)-Emil Elestianto Dardak (kedua kanan. ANTARA FOTO/Zabur Karuru

MerahPutih.com - Pengamat politik Indonesian Public Institute Jerry Massie menilai, siapapun pemenang dalam Pilkada Jawa Timur 2018, maka sejatinya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang akan 'berkuasa'.

"Siapa saja yang menang maka yang 'berkuasa' PKB dan PDI-P," ujar Jerry seperti dilansir Antara, Rabu (14/2).

Jerry mengatakan, Pilkada Jawa Timur diikuti dua pasangan calon yakni Khofifah Indar Parawangsa-Emil Dardak serta Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Soekarno. Menurut Jerry, kedua pasangan tesebut merepresentasikan duet unsur PKB dan PDIP.

Meskipun demikian, Jerry memperkirakan Gus Ipul dan Puti Soekarno memiliki peluang lebih besar lantaran secara perhitungan kursi partai koalisi, keduanya didukung 58 suara DPRD. Sementara Khofifah-Emil Dardak didukung 42 suara DPRD.

Jerry menambahkan, Jatim merupakan daerah dengan pemilih terbesar kedua di Indonesia yakni 30,9 juta, atau berada di bawah Jawa Barat dengan 31,4 juta pemilih. Sehingga bila dibandingkan dengan pilkada lainnya di Indonesia maka Jawa Barat, Jawa Timur, termasuk juga Jawa Tengah, memiliki gengsi tersendiri.

"Siapa yang menang di tiga daerah ini bakal berpengaruh pada ajang Pilpres 2019. Jika PKB maupun PDI-P yang menang maka sama saja, keduanya koalisi di pemerintahan," jelasnya. (*)



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH