Pakar Hukum: Gugatan Sederhana tak Bisa Buat Penyidikan Berhenti Ilustrasi penegakan hukum (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Kekisruhan yang terjadi di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta atas putusan nomor 3/Pdt.G.S/2020/PN Skt. Hakim yang mengadili perkara tersebut memerintahkan penghentian penyidikan perkara terhadap pihak yang dimenangkan dalam gugatan tersebut.

Terkait hal ini Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Dr Effendy Saragih menjelaskan gugatan sederhana tak bisa membuat penyidikan berhenti. Gugatan sederhana sudah diatur dalam PERMA No. 2 tahun 2015, diubah dengan PERMA No. 4 tahun 2019.

Baca Juga

Tim Kuasa Hukum Minta Dua Penyerang Novel Dibebaskan

Dia menjelaskan, menentukan gugatan sederhana adalah tata cara pemeriksaan di persidangan terhadap gugatan perdata dengan nilai gugatan materil Rp500 juta dan pembuktiannya sederhana. Oleh karena itu, kisruh di PN Surakarta harus dibereskan, karena menyangkut marwah lembaga peradilan.

“Kalau dilihat putusan ini, di mana salah satu amarnya menyebutkan, ‘menyatakan surat pengaduan atau dan surat laporan batal demi hukum dan harus menghentikan penyidikan.’ itu bukan lagi kewenangan dari lembaga gugatan sederhana. Hakim yang memutuskan seperti ini bisa dikategorikan penyalahgunaan kewenangan,” Effendy Saragih dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (15/6).

Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Dr Effendy Saragih
Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Dr Effendy Saragih

Lebih lanjut, saksi ahli dalam sidang praperadilan Kivlan Zen itu mengungkapkan ada lagi amar yang tidak wajar, yakni “objek perkara pidana, objek tindak pidana berupa pemalsuan dinyatakan tidak memenuhi unsur-unsur subjektif maupun objektif”.

“Itu bukan ranahnya gugatan sederhana, sehingga pengambil keputusan di sini dapat dikategorikan penyalahgunaan kewenangan. Itu bukan kewenangan dia memutuskan tentang sah atau tidaknya penyidikan, atau pidana atau bukan pidananya suatu perkara yang sedang diperiksa oleh penyidik,” kata dia.

Baca Juga

Pengacara Sebut Rahmat Kadir tidak Bermaksud Celakai Novel Baswedan

“Yang berwenang untuk menyatakan menghentikan penyidikan hanya penyidik itu sendiri. Lembaga praperadilan pun hanya bisa menilia sah atau tidaknya penghentian penyidikan,” tutupnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua DPR: Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat Lebih Penting dari Segalanya
Indonesia
Ketua DPR: Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat Lebih Penting dari Segalanya

Puan juga menyampaikan duka mendalam, atas gugurnya 100 dokter yang menangani pandemi COVID-19.

Hari Raya Nyepi 2021, 1.115 Narapidana Dapat Remisi
Indonesia
Hari Raya Nyepi 2021, 1.115 Narapidana Dapat Remisi

Pemberian RK Hari Raya Nyepi 2021 berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp553.605.000 dengan rata-rata biaya makan perhari sebesar Rp17.000 perorang.

Update COVID-19 Nasional Rabu (29/7): Pasien Positif Bertambah 2.381 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Nasional Rabu (29/7): Pasien Positif Bertambah 2.381 Kasus

Angka tersebut mengingatkan semua pihak bahwa Indonesia masih berada pada kondisi yang krisis

PDIP Kembali Umumkan 75 Jagoan di Pilkada 2020
Indonesia
PDIP Kembali Umumkan 75 Jagoan di Pilkada 2020

Direncanakan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP bidang politik Puan Maharani akan mengumumkan langsung.

Pelni Ingin Dilibatkan Distribusi Vaksin COVID-19 Ke Daerah 3T dan Perbatasan
Indonesia
Pelni Ingin Dilibatkan Distribusi Vaksin COVID-19 Ke Daerah 3T dan Perbatasan

Selama lima tahun mengoperasikan kapal tol laut, pihaknya telah mendistribusikan 22.497 TEUs muatan ke berbagai wilayah 3TP.

Sebelum Fit and Proper Test, Listyo Sigit Diundang Bikin Makalah di Hadapan Anggota DPR
Indonesia
Sebelum Fit and Proper Test, Listyo Sigit Diundang Bikin Makalah di Hadapan Anggota DPR

Untuk uji kelayakan calon Kapolri akan dilakukan dengan mekanisme 2x2,5 jam

Polisi Masih 'Tertutup' soal Penangkapan Reza Artamevia
Indonesia
Polisi Masih 'Tertutup' soal Penangkapan Reza Artamevia

"Sampai saat ini masih diperiksa secara intensif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Tiongkok Undang Palestina dan Israel Berunding
Dunia
Tiongkok Undang Palestina dan Israel Berunding

Tiongkok akan bekerja sama lebih mendalam dengan Norwegia, Tunisia, dan anggota DK-PBB lainnya

Seribu Pasien Corona Masih Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet, Paling Banyak Pria
Indonesia
Seribu Pasien Corona Masih Dirawat di RS Darurat Wisma Atlet, Paling Banyak Pria

Pasien berstatus orang dalam pemantauan (ODP) nihil dan pasien dalam pengawasan (PDP) 15 orang.

Dualisme Ketum Demokrat Bakal Munculkan Beberapa Kemungkinan ke Depan
Indonesia
Dualisme Ketum Demokrat Bakal Munculkan Beberapa Kemungkinan ke Depan

Emrus Sihombing memprediksi ada empat kemungkinan terjadi ke depan dengan adanya dua nakhoda di Partai Demokrat (PD).