Pahlawan Menurut Gubernur Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam acara pencanangan tiang bangunan Masjid Apung di Ancol, Jakarta, Sabtu (9/11/2019). (ANTARA/DEVI NINDY)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memimpin jalannya upacara peringatan hari pahlawan yang digelar di Silang Monas, Minggu (10/11). Apel akbar itu dihadiri jajaran SKPD, ribuan ASN jajaran Forkompinda, perwakilan ormas, serta para veteran.

Gubernur Anies mengawali sambutannya dengan memaparkan narasi dari Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara mengenai konsep pahlawan masa kini.

Baca Juga

Pesan Presiden Jokowi di Hari Pahlawan

“Kita bangkitkan semangat pahlawan masa kini yang dapat dilakukan seluruh warga bangsa, Jika dulu semangat pahlawan ditunjukkan dengan berjuang mengusir penjajah tapi kini kita bisa dengan mengharumkan nama bangsa di mata dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut Anies mengajak jajaran Pemprov DKI untuk memaknai kata pahlawan melalui perjuangan mereka dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sebab kala itu para pahlawan yang bertempur di Surabaya telah menghibahkan nyawanya untuk bangsa ini.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi inspektur upacara Hari Pahlawan di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (10/11/2019). (ANTARA/Ricky Prayoga)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi inspektur upacara Hari Pahlawan di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (10/11/2019). (ANTARA/Ricky Prayoga)

"Gelar pahlawan adalah label yang muncul karena tindakan karya yang mementingkan masyarakat, bangsa, dan negara di atas kepentingan pribadi. Dan saya amanatkan bahwa kita harus ambil hikmahnya,” kata Anies.

Baca Juga

Bung Tomo-Sulistina Cinta Bersemi di Pertempuran Surabaya

Hikmah gelar pahlawan tersebut harus diaplikasikan ke kehidupan jajaran Pemprov DKI Jakarta melalui berbagai kerja untuk menyelesaikan permasalahan warga Jakarta.

“Gelar pahlawan adalah para sejarawan nanti yang akan menuliskan, tugas kita sekarang adalah memastikan kita bekerja menjalankan amanat dengan sebaik-baiknya agar semua masalah yang ada di masyarakat kita terselesaikan,” ungkapnya.

Dalam rangka menghormati jasa pahlawan, Pemprov DKI Jakarta berupaya memberi kemudahan bagi para veteran, perintis kemerdekaan, hingga yang berjasa bagi bangsa, salah satunya membebaskan Pajak Bumi dan Bangunann (PBB).

Baca Juga

Benarkah Tan Malaka Pernah Bertunangan?

“Di DKI secara khusus semua keluarga veteran, pahlawan dan semua yang berjasa pada bangsa dan negara mereka dibebaskan dari pajak bumi dan bangunan di Jakarta, sehingga mereka tidak terusir dari rumahnya yg pajaknya terus meningkat, ini adalah bentuk penghormatan kita, dengan meringankan beban mereka,” pungkasnya. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH