Paguyuban Pasundan Sebut Pernyataan Arteria Lukai Masyarakat Sunda Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan (ANTARA/Putu Indah Savitri)

MerahPutih.com - Pernyataan Anggota DPR RI Arteria Dahlan yang meminta Kejaksaan Agung untuk memberhentikan seorang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) hanya karena berbicara bahasa Sunda, menuai reaksi dari organisasi masyarakat Sunda.

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Didi Turmudzi mengatakan, apa yang dikatakan Arteri dalam rapat dengar pendapat di Komisi III DPR RI, menyinggung dan melukai masyarakat Sunda.

Baca Juga

Ridwan Kamil Hingga Sesama DPR Desak Arteria Dahlan Minta Maaf

"Oleh karena kami (Paguyuban Pasundan.red) ingin agar Pak Arteria Dahlan segera minta maaf kepada masyarakat Sunda untuk menghindari polemik yang lebih besar,” tegas Didi di Bandung, Rabu (19/1).

Didi menilai sebagai politisi Arteria seharusnya memiliki jiwa patrionalisme dan menghormati setiap keberagaman suku bangsa yang ada di Indonesia, termasuk di dalamnya suku Sunda.

Didi juga menyesalkan pernyataan sensitif yang terlontar dari seorang anggota DPR RI yang memang dipilih oleh rakyat dalam forum terbuka dan disaksikan oleh seluruh rakyat Indonesia, dan itu sudah dianggap suatu ucapan rasisme.

Baca Juga

Wanita di Balik Layar Perdamaian Arteria dan Ibunya dengan Anggiat Pasaribu

Padahal menurut Didi, anggota dewan harusnya paham sejarah perjuangan bangsanya dan sangat mengerti tentang kebhinekaan yang tentunya harus dijaga oleh segenap bangsa.

“Bukankah Bendera dan Bahasa sudah diatur dalam UUD? Jika bahasa daerah itu dilindungi bahkan dicantumkan juga jika Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. Jadi apakah pantas seorang anggota DPR mengemukakan hal yang bertentangan dengan UUD?” ungkap Didi.

Meski demikian, Didi yakin jika Arteria Dahlan mau meminta maaf secara langsung kepada seluruh masyarakat Sunda atas kekeliruannya itu, masyarakat Sunda akan memafaakannya karena sejatinya orang Sunda itu memiliki sifat silih asih silih asah silih asuh.

Paguyuban Pasundan tidak ingin persitiwa ini memecah belah persatuan dan kesatuan Indonesia. “Sebagai Urang Sunda kami akan tetap menjaga NKRI secara utuh dengan persatuan, kesatuan dan selalu menghargai toleransi," tandasnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga

Sekali Cekcok dengan Arteria, Anggiat Dua Kali 'Ambruk'

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Partai Demokrat Harap SBY Segera Sembuh dari Kanker Prostat
Indonesia
Partai Demokrat Harap SBY Segera Sembuh dari Kanker Prostat

"Kami sangat yakin akan kesembuhan pak SBY," imbuh Herzaky dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/11).

Surat Megawati Diserahkan ke KPU, PDIP Resmi Daftar Pemilu 2024
Indonesia
Surat Megawati Diserahkan ke KPU, PDIP Resmi Daftar Pemilu 2024

Surat pendaftaran itu diserahkan oleh Ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto, atau Bambang Pacul yang diberi kuasakan untuk menyerahkannya kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Peringatan Maulid Nabi, Keraton Surakarta Tiadakan Tradisi Sekaten dan Grebeg Maulud
Indonesia
Peringatan Maulid Nabi, Keraton Surakarta Tiadakan Tradisi Sekaten dan Grebeg Maulud

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali meniadakan tradisi Sekaten dan Grebeg Maulud tahun ini karena Kota Solo masih berstatus PPKM Level 2.

Polri Ungkap Identitas Buronan Teroris Bom Katedral Makassar yang Tertangkap
Indonesia
Polri Ungkap Identitas Buronan Teroris Bom Katedral Makassar yang Tertangkap

Densus 88 Antiteror Polri menangkap satu buronan teroris terlibat dalam aksi pengeboman di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

14.602 Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Solo Telah Divaksin
Indonesia
14.602 Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Solo Telah Divaksin

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sudah melakukan vaksinasi bagi anak berusia 6-11 tahun pada 21 Desember. Selama sepekan dilaksanakan, sebanyak 14.602 anak telah divaksin.

Pemkot Solo Bakal Angkat 1.000 Pegawai Honorer Jadi Tenaga PPPK
Indonesia
Pemkot Solo Bakal Angkat 1.000 Pegawai Honorer Jadi Tenaga PPPK

Ada 1.000 tenaga profesi formasi guru dan tenaga kesehatan honorer akan dialihkan menjadi tenaga PPPK

Ratusan Hewan Peliharaan Disuntik Rabies di Cirebon
Indonesia
Ratusan Hewan Peliharaan Disuntik Rabies di Cirebon

Pelaksanaan vaksinasi rabies dilakukan untuk mencegah penyebaran dan terpaparnya hewan peliharaan terkena rabies di Kabupaten Cirebon.

DPR Minta Hadi Tjahjanto Evaluasi Kinerja Juru Ukur Tanah BPN se-Indonesia
Indonesia
DPR Minta Hadi Tjahjanto Evaluasi Kinerja Juru Ukur Tanah BPN se-Indonesia

Kementerian ATR/BPN pimpinan Marsekal (purn) Hadi Tjahjanto diminta melakukan evaluasi kinerja BPN di Indonesia, khususnya para juru ukur tanah.

Muncul Florona di Israel, Begini Respons IDI
Indonesia
Muncul Florona di Israel, Begini Respons IDI

Zubairi meminta semua pihak tetap waspada

Warga Kota Yogyakarta Bisa Vaksinasi COVID-19 di Kantor Kecamatan
Indonesia
Warga Kota Yogyakarta Bisa Vaksinasi COVID-19 di Kantor Kecamatan

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan cakupan dan memudahkan warga menerima vaksinasi COVID-19.