Pagebluk COVID-19, OJK Solo Restrukturisasi 26.922 Debitur Pengrajin lambu badai terdampak COVID-19 dan layak mendapat restrukturisasi kredit dari Jasa Keuangan (OJK) Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, Eko Yunianto, mencatat sebanyak 26.922 debitur perbankan di Soloraya mendapatkan restrukturisasi kredit imbas wabah virus Corona atau COVID-19.

Dari data tersebut, total outstanding kreditnya sebesar Rp3,6 triliun telah direstrukturisasi oleh Industri Jasa Keuangan (IJK) Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga

KNPI Minta KPK Periksa Mensos Juliari Batubara

"Data sebanyak 26.922 debitur perbankan di Soloraya yang mendapatkan restrukturisasi kredit ini tercatat sampai tanggal 22 April 2020," ujar Eko, Sabtu (25/4).

Eko memaparkan restrukturisasi kredit ini sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian untuk Mengatasi Dampak Virus Corona. IJK Solo menindak lanjuti kebijakan stimulus tersebut dengan melakukan pendataan bersama perbankan.

Ia mengatakan debutur yang didata IJK untuk mendapatkan restrukturisasi kredit ini tersebar di sejumlah bank umum konvensional, syariah maupun bank pekreditan rakyat (BPR), dan bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS).

"Kami membandingkan pada periode pekan lalu terdapat peningkatan jumlah debitur sebesar 78,62 persen dan jumlah outstanding kredit sebesar 51,90 persen," kata dia

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, Jawa Tengah, Eko Yunianto, Sabtu (25/4). (MP/Ismail)
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, Jawa Tengah, Eko Yunianto, Sabtu (25/4). (MP/Ismail)

Ia mencontohkan pada tanggal 15 April lalu terdapat 15.072 debitur di Soloraya memperoleh restrukturisasi kredit. Dimana outstanding kreditnya tercatat sebesar Rp2,4 triliun yang telah direstrukturisasi.

Untuk data restrukturisasi kredit kali ini, lanjut dia, debitur dengan jumlah nominal terbanyak ada di Kota Solo sebesar Rp1,677 triliun (4.310 Debitur), diikuti Kabupaten Sukoharjo sebesar Rp469,26 miliar (4.391 Debitur) dan Kabupaten Klaten sebesar Rp375,09 miliar (4.718 Debitur).

Kemudian dilihat dari jenis usaha, didominasi oleh kredit usaha mikro mencapai 47 persen (bank umum) dan 43 persen (BPR). Selain itu, ada kredit usaha kecil 31 persen (bank umum) dan 27 persen (BPR).

"Pada sektor IKNB (Industri Keuangan Non Bank) ada dua jenis perusahaan yang juga kami catat debitur mendapatkan direstrukturisasi," papar dia.

Kedua jenis perusahaan sektor IKNB, yakni perusahaan pembiayaan sebanyak 818 debitur dengan outstanding kredit sebesar Rp42,84 miliar. Kemudian perusahaan pegadaian sebanyak 246 debitur dengan oustanding kredit sebesar Rp9,30 miliar.

Baca Juga

Mahfud: Larangan Mudik Berlaku di Seluruh Indonesia

"Kami menghimbau masyarakat Solo sekitarnya yang mengalami kesulitan memenuhi kewajiban kredit pada perbankan atau non perbankan akibat COVID-19 supaya proaktif. Segera menghubungi bank atau non bank guna mendapatkan solusi terbaik terkait kewajiban pembayaran," pungkasnya. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
800 Warga Pegunungan Timika Dievakuasi di Bawah Teror KKB
Indonesia
800 Warga Pegunungan Timika Dievakuasi di Bawah Teror KKB

Sekitar 800 warga beberapa desa di wilayah pegunungan Timika akibat adanya teror dari kelompok bersenjata.

DKI Laporkan 5.795 Positif Corona, 475 Meninggal
Indonesia
DKI Laporkan 5.795 Positif Corona, 475 Meninggal

Orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 4.874 orang, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 10.151 orang.

Jabar Butuh Rp5,8 Triliun Kembangkan 76 Tempat Wisata Anyar
Indonesia
Jabar Butuh Rp5,8 Triliun Kembangkan 76 Tempat Wisata Anyar

Mengangkat sebuah potensi wisata baru tidak bisa hanya mengandalkan dari anggaran pemerintah daerah atau pemerintah pusat yang saat ini di-refocusing untuk penanggulangan COVID-19.

Puluhan Tahanan Polda Metro Positif COVID-19, Mayoritas OTG
Indonesia
Puluhan Tahanan Polda Metro Positif COVID-19, Mayoritas OTG

Situs corona.jakarta. go.id memuat data adanya 65 tahanan Polda Metro Jaya yang terkonfirmasi positif virus Corona.

Pimpinan KPK Bukannya Buru Harun Masiku, Malah Sibuk Safari ke Lembaga Negara
Indonesia
Pimpinan KPK Bukannya Buru Harun Masiku, Malah Sibuk Safari ke Lembaga Negara

Pimpinan KPK seharusnya memberi tenggat waktu untuk mencari Harun Masiku

 Kenaikan Iuran BPJS, Pemerintah Dinilai 'Putar Otak' Akali Putusan MA
Indonesia
Kenaikan Iuran BPJS, Pemerintah Dinilai 'Putar Otak' Akali Putusan MA

"Kasihan rakyat yang saat ini hidup dengan segala kesulitan yang dialami dan jangan menambah beban rakyat dengan menaikan iuran BPJS Kesehatan," tutup Iswan.

 Update COVID-19 DKI Minggu (31/5): 7.272 Orang Positif dan 2.102 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Minggu (31/5): 7.272 Orang Positif dan 2.102 Pasien Sembuh

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti memaparkan, dari total 7.272 orang positif, 2.102 orang dinyatakan telah sembuh dan 520 orang meninggal dunia.

   RSCM Kembali Kebanjiran di Ruang Operasi dan Radiologi
Indonesia
RSCM Kembali Kebanjiran di Ruang Operasi dan Radiologi

"Intinya semua layanan tetap berjalan meski dipindah ke ruangan atau gedung lain," sebut Lies.

Uang Suap Djoko Tjandra Diduga Mengalir ke Atasan Irjen Napoleon
Indonesia
Uang Suap Djoko Tjandra Diduga Mengalir ke Atasan Irjen Napoleon

Djoko Soegiarto Tjandra dapat masuk ke Indonesia, maka Djoko Soegiarto Tjandra bersedia memberikan uang sebesar Rp10 miliar melalui Tommy Sumardi untuk diberikan kepada pihak-pihak yang turut mengurus.

Jakarta PSBB Lagi, Daihatsu Batasi Karyawannya Kerja di Kantor
Indonesia
Jakarta PSBB Lagi, Daihatsu Batasi Karyawannya Kerja di Kantor

Sehingga, tiap karyawan Daihatsu bekerja di kantor hanya satu minggu dalam satu bulan selama periode PSBB