Headline
 Pagar Gedung DPR Hancur Dirusak Massa Aksi Pagar Gedung DPR yang dirusak massa dalam aksi unjuk rasa Selasa (24/9) (MP/Kanu)

MerahPutih.Com - Sejumlah bangunan di Gedung DPR/MPR hancur karena dirusak massa. Beberapa sudut yang rusak antara lain pintu gerbang dan tembok yang membentang antara pintu gerbang.

Massa melakukan pengerusakan dan membakar pagar di gedung DPR. Belum diketahui massa dari mana yang melakukan pembakaran ini.

Baca Juga:

Massa Aksi Bakar Pospol Palmerah, Penumpang Kereta Api Terdampak

Tak hanya itu, kawat berduri di seputaran Gedung DPR juga rusak parah. Massa dengan brutalnya menyerang dan menghancurkan setiap sisi di depan gedung parlemen.

Kerusakan pada bagian depan pagar Gedung DPR
Pagar Gedung DPR dirusak massa (MP/Kanu)

Sementara, dua mobil milik Kepolisian seperti mobil pengurai massa dan water canon juga rusak parah.

Tampak beberapa petugas mencoba membetulknan pagar yang rusak parah akibat ulah oknum mahasiswa itu.

Sebelumnya diberitakan, pada Senin 23 September 2019 lalu aksi demonstrasi para mahasiswa yang menolak RUU KPK, RUU KUHP terjadi di daerah-daerah, salah satunya di Jakarta.

Dua mobil polisi juga jadi korban amuk massa
Dua mobil polisi juga dirusak dalam amuk massa depan Gedung DPR (MP/Kanu)

Sekelompok massa mahasiswa yang berunjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, sempat bertahan meski hari sudah gelap. Mereka menunggu rekan mereka yang tengah beraudiensi dengan perwakilan anggota DPR.

Baca Juga:

Aparat Amankan Dua Orang Mahasiswa dalam Kondisi Mabuk

Bahkan mereka mulai nekat memanjat pagar gedung DPR, terus bernyanyi dan berteriak memaksa diizinkan masuk ke gedung Parlemen. Situasi sempat rusuh saat terjadi aksi lempar-melempar di dekat pintu masuk kompleks MPR/DPR Senayan dan blokir jalan tol sebelum kondisi bisa dikendalikan.(Knu)

Baca Juga:

Akibat Kerusuhan, Sejumlah Ruas Jalan Macet Total

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Mundur dari TGUPP, Marco: Tugas Komite Pesisir Sudah Selesai
Indonesia
Mundur dari TGUPP, Marco: Tugas Komite Pesisir Sudah Selesai

Pengamat Tata Kota dari Universitas Parahyangan (UNPAR) ini pun menyebut bahwa tugasnya di TGUPP bidang kawasan pesisir telah selesai. Ia saat ini ingin menuntaskan penulisan buku.

 Pesan Bung Karno Jadi Semangat Megawati dalam Berpolitik
Indonesia
Pesan Bung Karno Jadi Semangat Megawati dalam Berpolitik

Meski kerap merasa terjatuh, Megawati selalu berpegangan kepada pesan sang bapak. Lalu, Megawati juga berpegangan pada keyakinan ideologi Pancasila yang memiliki gagasan membumi.

Eks Kakorlantas Djoko Susilo Kalah Gugatan, Rumah Hasil Korupsi Diubah Museum Batik Solo
Indonesia
Eks Kakorlantas Djoko Susilo Kalah Gugatan, Rumah Hasil Korupsi Diubah Museum Batik Solo

Ada dua rumah mewah milik Djoko hasil korupsi dan disita negara di Solo.

Pandemi COVID-19, Muhammadiyah Anjurkan Kurban Iduladha Diganti Sumbangan Uang
Indonesia
Pandemi COVID-19, Muhammadiyah Anjurkan Kurban Iduladha Diganti Sumbangan Uang

Selama pandemi COVID-19, PP Muhammadiyah menganjurkan agar kurban Iduladha diganti dengan sumbangan berupa uang.

Ruang Isolasi di 903 RS Rujukan COVID-19 Masih Memadai
Indonesia
Ruang Isolasi di 903 RS Rujukan COVID-19 Masih Memadai

Ruang isolasi terus bertambah sejak dari Maret sampai Oktober. Dari RS rujukan COVID-19 terdapat 35 ribu tempat tidur sementara dari RS rujukan berdasarkan SK gubernur terdapat 51.222 tempat tidur isolasi.

Kadis SDA: Grebek Lumpur Cegah Luapan Air ke Pemukiman Warga
Indonesia
Kadis SDA: Grebek Lumpur Cegah Luapan Air ke Pemukiman Warga

Program ini digencarkan SDA demi menambah daya tampung jelang musim hujan.

BNSP: Ujian Nasional 2020 Dihapus
Indonesia
BNSP: Ujian Nasional 2020 Dihapus

BSNP tidak lagi membuat rujukan untuk USBN karena pembuatan soal maupun penyelenggaraan USBN diserahkan sepenuhnya kepada sekolah

DPD Gandeng Kemensos Salurkan Bansos Penanganan Dampak COVID-19
Indonesia
DPD Gandeng Kemensos Salurkan Bansos Penanganan Dampak COVID-19

Ketua Komite III DPD RI Bambang Sutrisno berharap DPD RI terlibat untuk memonitor data penerima bantuan sosial sekaligur penyalurannya.

Buruh Butuh Jaminan Pemerintah Jangan Jadikan Corona Alasan PHK Massal
Indonesia
Buruh Butuh Jaminan Pemerintah Jangan Jadikan Corona Alasan PHK Massal

Jangan membonceng musibah Corona untuk mem-PHK pekerja