Paco Alcacer, Berpetualang Demi Memburu Kebahagiaan Paco Alcacer. Foto: Bundesliga

MerahPutih.com - Bagi Paco Alcacer, kebahagiaan adalah segalanya. Tidak ada artinya tergabung dalam klub raksasa dunia jika dia tidak merasa bahagia. Karena itulah dia bersedia hijrah ke Borussia Dortmund dari Barcelona meski hanya sebagai pemain pinjaman.

Kini, Alcacer sudah menemukan kebahagiaan dalam petualangannya di tanah Jerman. Semua tercermin dalam performanya bersama Dortmund musim ini. Melakoni debut sebagai pengganti saat Dortmund menghadapi Eintracht Frankfurt, Alcacer hanya membutuhkan beberapa menit untuk membuat gol dan akhirnya terpilih sebagai Man of the Match di pekan ketiga Bundesliga.

Paco Alcacer. Foto: Bundesliga

Saat ini pemain berusia 25 tahun itu sudah mengoleksi enam gol di Bundesliga, tiga di antaranya dibuat lewat sepakan dari luar kotak penalti, catatan yang lebih baik dari pemain lain di lima liga besar Eropa saat ini.

"Saya meninggalkan Barcelona untuk kembali bisa merasakan kebahagiaan bermain sepak bola. Saya memutuskan mencari menit bermain di tempat lain. Seorang pemain dengan kepercayaan diri jauh lebih baik ketimbang tanpa kepercayaan diri," ujar Paco Alcacer tentang alasannya meninggalkan Barcelona seperti dikutip AS.

Alcacer pergi ke Dortmund karena jarang bermain di Barcelona dengan status pinjaman dan opsi permanen 30 juta euro. Berkat rapor apiknya di Barcelona, penyerang kelahiran Torrent ini akhirnya dipanggil ke timnas Spanyol asuhan Luis Enrique.

Paco Alcacer didatangkan Barcelona dari Valencia. Namun dia lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan Blaugrana.

Paco Alcacer. Foto: Zimbio

"Berada di Barcelona selama bertahun-tahun, tidak memainkan peranan vital, tidak semuanya berjalan sesuai yang saya inginkan,"tutur Paco Alcacer.

"Di Barcelona, dengan Luis Suarez, Lionel Messi, Ousmane Dembele, sulit bermain sebagai reguler,” terangnya.

Bersama Dortmund sendiri sebenarnya Alcacer lebih sering bermain sebagai pengganti. Namun dia terlihat sangat menikmati perannya itu. Bayangkan, dia mampu membuat enam gol meski total bermainnya kurang dari 90 menit atau tepatnya 81 menit. Artinya Alcacer mencatat rata-rata membuat satu gol tiap 13,5 menit. Ini merupakan rasio gol terbaik sepanjang sejarah Bundesliga.

Pada pekan ketujuh kemarin, Paco Alcacer kembali membuktikan kualitasnya. Masuk sebagai pengganti saat Dortmund tertinggal 0-1 dari Augsburg, Alcacer langsung mengubah segalanya. Pemain yang memiliki 13 caps bersama Spanyol itu mencatat hat-trick, termasuk gol sepakan bebasnya yang membawa Dortmund menang 4-3.

Paco Alcacer. Foto: Bundesliga

Dengan enam gol hanya dalam 81 menit, Paco Alcacer kini memiliki catatan yang jauh lebih baik daripada Luis Suarez dan Lionel Messi, dua pemain yang disebutnya selalu duduk di bangku cadangan Barcelona. Ya, saat ini Suarez baru membuat tiga gol dalam 569 menit, sedangkan Messi lima gol dalam 575 menit. Catatan yang tentu saja membuat Alcacer bahagia, hal yang menjadi alasan mengapa dia rela meninggalkan Barcelona.

"Saya sangat bahagia di Dortmund. Saya menceta gol, kami bermain bagus, dan ada harmoni dalam tim. Itu yang terpenting, lebih penting daripada saya membuat gol," ujar Alcacer di situs resmi Bundesliga. (*/Bolaskor)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH