Pabrik Oksigen Ini Gratiskan Pengisian untuk Pasien COVID-19 Pratista Hariyanto, pemilik pabrik produsen oksigen PT Harpag Niaga Hutama saat mengecek kondisinstok oksigen di ruang produksi. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Di tengah meningkatnya kebutuhan oksigen medis, sebuah pabrik di Malang, Jawa Timur menggratiskan pengisian atau isi ulang untuk pasien COVID-19.

Adalah Pratista Hariyanto, pemilik pabrik produksi oksigen bernama PT Harpag Niaga Hutama, Jalan Pertamanan, Kepuharjo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang di balik program mulia tersebut.

Ia menyampaikan, gratisnya pengisian ulang oksigen untuk ukuran tabung 1 m3 ini sudah sejak lama dilakukan. Namun sebelumnya, khusus untuk rumah sakit (RS) yang menangani COVID-19.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Relawan Siaga Menjemput dan Mengisikan Tabung Oksigen Gratis

"Ya saat pandemi COVID-19 ini, kami kok melihat banyak warga yang membutuhkan oksigen. Akhirnya, kami buka dan menggratiskan pengisian tabung oksigen ukuran 1 m3 untuk masyarakat yang memerlukan," tegasnya saat dikonfirmasi, Selasa (13/7).

Pratista melakukan hal ini sejak Maret tahun lalu. Saat Juni 2021, permintaan oksigen meningkat pesat sebab lonjakan kasus COVID-19 semakin signifikan.

"Mulai Maret 2020 itu sudah mulai terasa, setelah itu menurun. Lalu naik lagi mulai Juni 2021. Bahkan naiknya bisa sampai 250 persen. Ya pastinya saja kami kewalahan, kami produksi (oksigen) mulai pagi hingga tengah hari, tapi kemarin itu kita rekor sampai jam 18.00 WIB," terangnya.

Lokasi pabrik produsen oksigen PT Harpag Niaga Hutama di Jalan Pertamanan, Kepuharjo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. (Foto: MP/Istimewa)
Lokasi pabrik produsen oksigen PT Harpag Niaga Hutama di Jalan Pertamanan, Kepuharjo, Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang. (Foto: MP/Istimewa)

Pratista mengimbau bagi warga yang ingin mengisi oksigen gratis cukup membawa tabung ukuran 1 m3 ke pabrik. Memang sementara ini, mayoritas didatangi warga Malang.

"Tabung oksigen ukuran 1 m3 itu sering digunakan untuk masyarakat. Biasanya dipakai untuk isolasi mandiri (isoman), atau masyarakat yang merasa sesak napas. Dan masyarakat yang meminta untuk dilakukan pengisian tabung oksigen ukuran 1 m3 secara gratis itu, tidak hanya dari wilayah Kota Malang. Melainkan juga dari Kepanjen bahkan sampai Ngantang," paparnya.

Agastya, salah satu warga Malang memperoleh oksigen gratis dari PT Harpag Niaga Hutama menyampaikan, seminggu ini stok oksigen di sejumlah gerai pengisian ulang memang agak langka.

Baca Juga:

Mobil Pengangkut Tabung Oksigen Diizinkan Masuk Jalur TransJakarta

Ia bersyukur mendapat informasi bahwa perusahaan milik Pratista tersebut melayani isi oksigen gratis.

"Ya seminggu terakhir ini agak langka. Biasanya isi di sekitar Dinoyo atau Jalan Soekarno Hatta, tapi ko seminggu ini sudah sulit, dan antreannya luar biasa lama. Alhamdulillah saya dapat info dari media sosial, di PT Harpag Niaga Hutama itu ada program gratis tersebut. Dan pengisian oksigen ini untuk tetangga yang sedang membutuhkan saat isolasi mandiri, " tuturnya. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Selain Tabung Oksigen, RSUD di Jakarta Kekurangan Dokter dan Nakes

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cleaning Service Tajir yang Diduga Terlibat Kebakaran Kejagung Bisa Lolos dari Jeratan Tersangka
Indonesia
Cleaning Service Tajir yang Diduga Terlibat Kebakaran Kejagung Bisa Lolos dari Jeratan Tersangka

"Itu perlu pendalaman, harus ada benang merahnya, termasuk bukti-bukti dan alat bukti yang kita kumpulkan untuk menuduh seorang itu terlibat atau tidak terkait kasus itu," kata Awi

Mayoritas Penumpang Gagal Naik KRL Gegara Hanya Bawa Surat Izin dari Pimpinan
Indonesia
Mayoritas Penumpang Gagal Naik KRL Gegara Hanya Bawa Surat Izin dari Pimpinan

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan (BPTJ Kemenhub) menemukan banyak penumpang yang tidak memiliki Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) sebagai persyaratan untuk naik Kereta Rel Listrik (KRL) di masa PPKM Darurat.

Penyidik Polri-KPK Kompak Tak Tampilkan Nama Harun Masiku di Situs Interpol
Indonesia
Penyidik Polri-KPK Kompak Tak Tampilkan Nama Harun Masiku di Situs Interpol

KPK sebelumnya sempat mempertanyakan nama Harun Masiku tidak ada di website resmi interpol

Mahasiswa ITS Bikin Asik Belajar Sejarah Lewat Permainan ARCADIA
Indonesia
Mahasiswa ITS Bikin Asik Belajar Sejarah Lewat Permainan ARCADIA

Permainan bertema Augmented Reality History Education Card Game (ARCADIA) merupakan permainan kartu yakni para siswa diminta menentukan tokoh sejarah terkait peristiwa sejarah yang ditampilkan.

Mabes Polri Masih Cek Identitas Pelaku Serangan Teror
Indonesia
Mabes Polri Masih Cek Identitas Pelaku Serangan Teror

Berdasarkan video yang diterima, Rabu (31/3), perempuan tersebut mengenakan baju hitam.

Sepanjang 2020 Denda Putusan MA Capai Rp5,6 triliun
Indonesia
Sepanjang 2020 Denda Putusan MA Capai Rp5,6 triliun

Secara keseluruhan pada 2020, Mahkamah Agung memutus sebanyak 20.562 perkara dari total beban perkara sejumlah 20.761 perkara.

Debat Perdana Gibran Vs Bagyo Berlangsung Dalam 8 Segmen
Dunia
Debat Perdana Gibran Vs Bagyo Berlangsung Dalam 8 Segmen

Debat akan dilaksanakan di The Sunan Hotel Solo, dengan membatasi 50 orang peserta dan menerapkan protokol sangat ketat.

Ada Asimilasi COVID-19, Penerima Remisi di Lapas DIY Berkurang
Indonesia
Ada Asimilasi COVID-19, Penerima Remisi di Lapas DIY Berkurang

Sejak merebaknya wabah pandemi COVID-19 telah memberikan hak asimilasi dan integrasi di rumah kepada 481 warga binaan.

Dewas KPK Pecat Penyidik Robin
Indonesia
Dewas KPK Pecat Penyidik Robin

Dewas KPK menjatuhkan sanksi etik pemberhentian secara tidak hormat terhadap penyidik KPK Ajun Komisaris Polisi (AKP) Stepanus Robin Pattuju.

KPK Diminta Usut Tuntas Skandal Pajak
Indonesia
KPK Diminta Usut Tuntas Skandal Pajak

Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus skandal perpajakan.