PA212: Indonesia Bisa Bubar 2030 Kalau Jokowi Tidak Evaluasi Diri Presiden Jokowi saat menghadiri pembukaan Rapimnas Partai Perindo yang dihelat di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (21/3). (Foto: BPMI)

MerahPutih.com - Persaudaraan Alumni 212 ikut mengomentari isi pidato Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang memprediksi bahwa Indonesia akan bubar pada 2030 mendatang.

Ketua PA 212 Slamet Maarif mengatakan kemungkinan itu bisa saja terjadi kalau presiden Jokowi tidak mengevaluasi kepemimpinannya.

"Bisa jadi kenyataan 2030 Indonesia menjadi negara yang gagal dan hilang nilai nilai keindonesiaan serta kekayaan akan beralih menjadi milik asing jika sistem dan cara kepemimpinan seperti sekarang terus berjalan," kata Slamet saat dimintai keterangan, Kamis (22/3).

Menurutnya, sistem dan gaya kepemimpinan Presiden RI ke-7 ini yang semakin mendekatkan prediksi itu menjadi kenyataan.

"Rajin utang tanpa pertimbangan yang matang demi pencitraan, masuknya tenaga asing ilegal yang masif, kenaikan harga sembako yang melangit,
Nilai rupiah yang tidak bisa dikendalikan, tidak merangkul semua golongan dan kebijakan yang tidak pro dakwah islam, saya kira itu," urainya.

Guna menghindari analisis dan prediksi tersebut, Jubir FPI itu pun meminta agar Jokowi mempertimbangkan kembali pencalonan dirinya di Pilpres 2019 mendatang.

"Tapi kami Yakin kedepan Indonesia akan memiliki pemimpin yang dapat menyelamatkan bangsa. Kami berharap pak Jokowi untuk bisa mengevaluasi diri dan mempertimbangkan untuk tidak mecalonkan kembali menjadi Presiden RI," harapnya. (Fdi)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH