PA 212 Ogah Usung Prabowo di Pilpres 2024, Gerindra Solo Tidak Khawatir Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Persaudaraan Alumni (PA) 212 dengan tegas menolak mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2024 mendatang.

Hal tersebut ditanggapi Gerindra Solo sebagai sesuatu yang tidak perlu dikhawatirkan mengingat Gerindra partai nasionalis dengan banyak pendukungnya.

Baca Juga

Anies Tinjau Persiapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata Ancol

"Geridara Solo tidak khawatir jika tidak mendapatkan dukungan dari PA 212 dan mendukung Prabowo sebagai capres di 2024," ujar Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Solo, Ardianto Kuswinarno, Minggu (14/6).

Ardianto mengungkapkan Gerindra merupakan partai nasionalis yang sudah berpengalaman dalam mengikuti pertarungan di Pilpres dan Pileg. Sebagai partai besar pastinya tidak khawatir dengan sikap PA 212 yang tidak lagi memberikan dukungan.

"Prinsipnya kami dari partai nasionalis bukan berlatarbelakang agama tertentu. Sebagai partai besar dan berpengalaman pastinya sudah punya strategi dalam menarik simpati masyarakat," kata dia

Prabowo Subianto dikerumuni pendukungnya saat kampanye akbar Pilpres 2019 di Stadion Sriwedari, Solo Jawa Tengah. (MP/Ismail)
Prabowo Subianto dikerumuni pendukungnya saat kampanye akbar Pilpres 2019 di Stadion Sriwedari, Solo Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Ia menegaskan tidak semua anggota PA 212 menjauhi Prabowo. DPC Grindra Solo mengklaim masih banyak anggota PA 212 yang mendekati Prabowo. Dengan fakta tersebut, ia tidak perlu khawatir dan optimistis partai Gerindra tetap berjaya di Pemilu 2024.

"Saya tegaskan beliau (Prabowo) orangnya tidak ambisius mengejar jabatan. Banyak yang mendekat karena sikap negarawan bapak sebagai Menhan (Menteri Pertahanan)," kata dia.

Disinggung banyaknya kader internal yang menginginka Prabowo maju sebagai capres 2024, ia tidak mempersoalkannya. Namun demikian, belum ada kepastian dari partai sendiri soal itu.

"Kalau kami mendorong regenerasi di internal partai. Banyak kader internal potensial yang layak maju sebagai capres diantaranya Sandiaga Uno. Semua kita serahkan mekanisme pada partai dalam mengusung capres," tutup dia.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA] Kaesang Pengarep Akui Mampu Tangani Corona Asal Jadi Gubernur DKI

Diketahui, PA 212 yang menjadi pendukung utama Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai capres dan cawapres 2019 tak tertarik lagi mengusung Prabowo di Pilpres 2024.

Menurut Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif, Prabowo sudah selesai atau finis. Ia membiarkan Prabowo agar menyelesaikan tugasnya sebagai Menhan di era periode kedua kepimpinan Presiden Jokowi. (*)

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH