PA 212 Cs Bakal Geruduk Istana, Kapolda Metro Pastikan Pengamanan Bakal Diperketat Polisi berjaga saat demo tolak UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya siap mengamankan aksi demo menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja yang digelar oleh Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI pada Selasa (13/10), di Jakarta.

Dari surat pemberitahuan, diprediksi demo tersebut akan diikuti oleh 1.000 massa.

Diketahui, ada tiga ormas besar tergabung dalam aliansi ini, yakni Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Baca Juga:

Rawan Gangguan Keamanan, Aksi Unjuk Rasa Depan Istana Negara Dilarang

“Pemberitahuan sudah, massanya hanya 1.000, tinggal tunjukkan apakah mereka 1000 atau bukan,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (12/10).

Nana tak membeberkan berapa personel yang akan diterjunkan untuk mengamankan unjuk rasa tersebut.

Dia hanya menyebut bahwa pihaknya siap mengamankan jalannya aksi.

“Intinya kita menyesuaikan dengan jumlah massa, kita untuk anggota dalam hal ini Polri-TNI sudah siap mengamankan aksi unjuk rasa. Kita akan kawal. Kita akan amankan,” tuturnya.

Demo PA 212 menolak RUU HIP di depan gedung DPR, Kamis (16/7). (Foto: MP/Kanugrahan)
Ilustrasi - PA 212 saat berdemo menolak RUU HIP di depan gedung DPR, Kamis (16/7). (Foto: MP/Kanugrahan)

Nana menyampaikan, pihaknya juga akan memperketat pengamanan di sekitar Istana Negara. Sebab, rencananya aksi demo oleh FPI cs itu akan digelar di Istana Negara.

“Khusus untuk di Istana tentunya kami maksimalkan untuk pengamanannnya,” ucap Nana.

Baca Juga:

Tolak UU Ciptaker, Muhammadiyah Tidak Bakal Ikut Unjuk Rasa Kepung Istana

Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 Novel Bamukmin membenarkan bahwa ANAK NKRI akan menggelar aksi demonstrasi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja pada Selasa (13/10) besok.

Aksi itu akan terpusat di Istana Negara dengan titik kumpul di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Rencananya, aksi akan berlangsung pada pukul 13.00 WIB.

Dalam foto yang beredar, terdapat sejumlah tuntutan dalam demo tersebut. Yakni, selamatkan NKRI dan kaum buruh, tolak RUU HIP/BPIP dan bubarkan BPIP. (Knu)

Baca Juga:

PA 212 Geruduk DPR Pastikan RUU HIP Benar-benar Dibatalkan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Setuju dengan Kemarahan Jokowi, MUI Nilai Menteri Kabinet Tak Miliki Sense of Crisis
Indonesia
Setuju dengan Kemarahan Jokowi, MUI Nilai Menteri Kabinet Tak Miliki Sense of Crisis

Para menteri seperti tidak memiliki kepekaan terhadap krisis sehingga apa yang dilakukan tidak benar-benar berdampak baik dan besar terhadap masyarakat luas.

Tes Corona, Moral dan Etika Anggota DPR Dipertanyakan
Indonesia
Tes Corona, Moral dan Etika Anggota DPR Dipertanyakan

Didik berpandangan sikap DPR yang menginformasikan ke publik terkait rencana menjalani tes virus corona itu telah melanggar etika politik dan sangat tidak terhormat.

Pemerintah Kembangkan Bisnis Wirausaha Muda Bidang Kriya
Indonesia
Pemerintah Kembangkan Bisnis Wirausaha Muda Bidang Kriya

Pada tahun ini, Kemenperin memberikan pendampingan kepada 29 tenant inkubator sebagai lanjutan program camp inkubator tahun 2019 .

Peringati HUT ke-75 RI, Politisi PDIP: Ekonomi Kita Sebagian Besar Masih Dikuasai Segelintir Elit
Indonesia
Peringati HUT ke-75 RI, Politisi PDIP: Ekonomi Kita Sebagian Besar Masih Dikuasai Segelintir Elit

Juga, pentingnya perhatian dan dukungan pemerintah dalam pendidikan pesantren

 Jokowi Larang Mudik, Wali Kota Solo: Sudah Terlambat
Indonesia
Jokowi Larang Mudik, Wali Kota Solo: Sudah Terlambat

"Larangan mudik oleh Presiden Joko Widodo sudah terlambat. Sebab saat ini sudah terlanjur banyak perantau Jabodetabek yang sudah mudik, termasuk warga Solo," ujar Rudy

Update Corona DKI Rabu (10/6): 8.423 Positif, 3.517 Orang Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Rabu (10/6): 8.423 Positif, 3.517 Orang Sembuh

"Dari 8.423 orang positif, 3.517 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 551 orang meninggal dunia," kata Widyastuti

PSI Sebut CFD Tidak Ada Urgensinya
Indonesia
PSI Sebut CFD Tidak Ada Urgensinya

"Sikap kami masih sama seperti CFD kemarin. Kami minta untuk ditolak dan ditiadakan, karena CFD ini berpotensi menjadi kluster penyebaran baru," ujarnya

Rizky Febian Lapor Polisi atas Kejanggalan Kematian Ibunya
Indonesia
Rizky Febian Lapor Polisi atas Kejanggalan Kematian Ibunya

Rizky Febian melapor ke Polrestabes Bandung terkait dugaan kejanggalan atas kematian mendiang ibunya Lina Jubaidah.

Ahok Harap Momen Imlek Bawa Indonesia Semakin Maju
Indonesia
Ahok Harap Momen Imlek Bawa Indonesia Semakin Maju

Ucapan tersebut disampaikan Ahok melalui akun Instagram-nya, Sabtu (25/1).

Disdik DKI Tegaskan Sekolah Dibuka Kembali Bila Jakarta Aman dari Corona
Indonesia
Disdik DKI Tegaskan Sekolah Dibuka Kembali Bila Jakarta Aman dari Corona

Ia menegaskan lagi, peserta didik bisa mengenyam ilmu di sekolah bila kasus wabah COVID-19 di Jakarta membaik.