OTT Wali Kota Cimahi, KPK Sita Uang Rp420 Juta Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna. (Foto: www.cimahikota.go.id)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna dalam operasi tangkap tangan (OTT), Jumat (27/11).

Dari OTT ini, Tim Satgas KPK disebut turut menyita uang tunai sebesar Rp420 juta.

Baca Juga

Wali Kota Cimahi Ditangkap Terkait Korupsi Proyek Rumah Sakit

Uang ratusan juta itu diduga merupakan barang bukti transaksi suap yang melibatkan Ajay dan para pihak terkait.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi itu diduga menerima suap terkait proyek Rumah Sakit Kasih Bunda Cimahi.

"Barang bukti Rp 420 juta dari kesepakatan sekitar Rp 3,2 miliar," kata sumber internal KPK kepada MerahPutih.com, Jumat (27/11).

Ketua KPK Firli Bahuri. (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)
Ketua KPK Firli Bahuri. (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)

Menurut sumber yang sama, Ajay dan para pihak lainnya itu ditangkap sekitar pukul 10.30 WIB.

Ketua KPK, Firli Bahuri meminta masyarakat bersabar dan memberikan ruang bagi tim penindakan untuk bekerja.

"Tolong beri waktu kami untuk bekerja dulu ya. Trims," katanya.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka yang ditangkap. (Pon)

Baca Juga

KPK Tangkap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bebas Bersyarat John Kei Dicabut
Indonesia
Bebas Bersyarat John Kei Dicabut

John Kei dinilai telah melakukan pelangaran ketentuan saat menjalankan masa pembebasan bersyarat.

Pertama Kali dalam Sejarah, Selama Ramadan tak Ada Tarawih di Masjid Al Aqsa
Dunia
Pertama Kali dalam Sejarah, Selama Ramadan tak Ada Tarawih di Masjid Al Aqsa

Keputusan ini diambil demi mencegah penularan virus corona yang lebih parah.

Masyarakat Diajak Bergotong Royong Rapatkan Barisan Wujudkan Indonesia Maju
Indonesia
Masyarakat Diajak Bergotong Royong Rapatkan Barisan Wujudkan Indonesia Maju

Kondisi sulit masih akan dihadapi sebagai dampak negatif dari pandemi COVID-19

Ter-update, 185 Warga DIY Positif Corona, Didominasi Warga Kabupaten Sleman
Indonesia
Ter-update, 185 Warga DIY Positif Corona, Didominasi Warga Kabupaten Sleman

Laporan terbaru terdapat penambahan empat warga positif corona pada Kamis 14 Mei.

Pendemo UU Ciptaker Jangan Anarkis, Ketua DPRD DKI: Sayang, Uang dari Rakyat Juga
Indonesia
Pendemo UU Ciptaker Jangan Anarkis, Ketua DPRD DKI: Sayang, Uang dari Rakyat Juga

"Tapi gak boleh anarkis, karena apapun juga yang dirusak itu uang rakyat, uang dari rakyat juga. Kan sayang," tuturnya.

Buruh Butuh Jaminan Pemerintah Jangan Jadikan Corona Alasan PHK Massal
Indonesia
Buruh Butuh Jaminan Pemerintah Jangan Jadikan Corona Alasan PHK Massal

Jangan membonceng musibah Corona untuk mem-PHK pekerja

Pemuda Papua Disebut Bakal Jadi Presiden, BIN: Lihat Obama
Indonesia
Pemuda Papua Disebut Bakal Jadi Presiden, BIN: Lihat Obama

Pemuda-pemuda Papua menunjukkan punya masa depan yang cemerlang

Jokowi Ngaku Berantas Korupsi, Aktivis Nilai Tidak Terbukti
Indonesia
Jokowi Ngaku Berantas Korupsi, Aktivis Nilai Tidak Terbukti

Pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perppu) KPK untuk mengganti UU KPK Baru nomor 19 tahun 2020 yang melemahkan KPK.

 Ombudsman Minta Anies Kaji Ulang Kebijakan Pengurangan Layanan Transportasi Umum
Indonesia
Ombudsman Minta Anies Kaji Ulang Kebijakan Pengurangan Layanan Transportasi Umum

"Ombudsman menemukan antrian yang panjang di Stasiun MRT Lebak Bulus, dan beberapa halte TransJakarta seperti Ragunan, dan Puribeta 2 Ciledug," kata Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya Teguh Nugroho

Resesi Mengancam, Pembahasan RUU Cipta Kerja Diklaim Jalan Terbaik
Indonesia
Resesi Mengancam, Pembahasan RUU Cipta Kerja Diklaim Jalan Terbaik

RUU Cipta Kerja harusnya bisa jadi payung hukum yang sangat kuat untuk peningkatan ekonomi dan lapangan kerja yang berkualitas.