berita-singlepost-banner-1
OTT Wahyu Setiawan Jadi 'Kerikil Kecil' Bagi Integritas KPU Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan saat jalani sidang etik di DKPP (MP/Ponco Sulaksono)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

Merahputih.com - KPU menjadikan kasus OTT salah satu komisionernya oleh KPK sebagai cerminan untuk lebih menguatkan integritas lembaga penyelenggara pemilu ini.

"Hal ini menjadi catatan tersendiri bagi kami dan menjadi kerikil kecil bagi integritas KPU," ujar Komisioner KPU Viryan Aziz, di Bandarlampung, Kamis (30/1).

Baca Juga:

Ketua KPU Akui Diminta Wahyu Setiawan Proses Surat PAW Harun Masiku

Ia mengatakan yang harus menjadi catatan peristiwa tersebut terjadi setelah penyelenggaraan Pemilu 2019 dan bukan pada masa tahapannya, serta kasus ini hanya satu dari seluruh Indonesia.

Dengan adanya kejadian ini justru mempertegas kepemimpinan KPU yang bersifat kolektif kolegial sejak 2002 hingga saat ini tetap terjaga dan tidak terpengaruh dengan adanya OTT tersebut.

"Kan ada OTT yang kemudian disampaikan oleh KPK, suap untuk mengubah PAW, lalu apakah KPU melakukan itu, KPU tidak, kami tetap pada sikapnya dan itu menunjukkan sikap kolektif kolegial KPU," beber dia.

Wahyu Setiawan menjalani sidang etik oleh DKPP di Jakarta
Wahyu Setiawan saat menjalani sidang etik oleh DKPP di Jakarta (MP/Ponco Sulaksono)

Terkait adanya salah satu komisioner KPU Provinsi Lampung yang sedang menjalani pemeriksaan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), ia mengatakan, KPU menghormati proses yang sedang berjalan.

Ia memastikan akan menerima apa pun hasil dari pemeriksaan atau pun sidang DKPP tersebut dan akan melaksanakan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga:

KPK Diminta Jangan Tarik Pihak yang Tak Terlibat di Kasus Wahyu Setiawan

"Namun yang perlu ditegaskan bahwa hal itu tidak mempengaruhi tahapan pilkada di sini. Jadi proses tahapan pilkada di Lampung akan tetap berjalan," tutupnya. (*)


berita-singlepost-mobile-banner-3
Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6