OTT di Riau, KPK Bekuk Bupati Kuansing Andi Putra Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Riau, Senin (18/10) malam. Dalam operasi senyap itu, tim penindakan KPK turut membekuk Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Andi Putra.

Baca Juga:

KPK Gelar OTT di Riau

"KPK mengamankan beberapa pihak, sejauh ini ada sekitar delapan orang. Di antaranya benar, Bupati Kuansing, ajudan dan beberapa pihak swasta," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (19/10).

logo kpk - Logo KPK. (Antara Benardy Ferdiansyah).jpg
Logo KPK. (Antara Benardy Ferdiansyah)

Namun, Ali belum bisa memerinci lebih jauh tindak pidana korupsi yang mereka lakukan. Pasalnya, saat ini delapan orang yang terjaring OTT tersebut masih diperiksa intensif.

KPK berjanji akan menjelaskan seluruh konstruksi perkara saat jumpa pers. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum sejumlah pihak yang ditangkap tersebut.

Baca Juga:

Azis Syamsuddin Minta Rita Widyasari Tak Seret Namanya Saat Diperiksa KPK

"Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut," kata Ali. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Retak Hubungan Malaysia dan Indonesia Cukup Terjadi di Masa Lalu
Indonesia
Retak Hubungan Malaysia dan Indonesia Cukup Terjadi di Masa Lalu

Mahathir mendesak Malaysia mengklaim Singapura dan Kepulauan Riau, Indonesia, sebagai bagian dari wilayah mereka.

[Hoaks atau Fakta]: Air Keran Tunjukkan Hasil Positif COVID-19 Saat Dites Pakai Alat Antigen
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Air Keran Tunjukkan Hasil Positif COVID-19 Saat Dites Pakai Alat Antigen

Ketika yang diuji bukan merupakan sampel yang semestinya, seperti air maka bisa menyebabkan alat tes tersebut rusak sehingga hasil yang dikeluarkan tidak valid.

Ke Luar Negeri Pertama saat Pandemi, Jokowi Bakal Bahas UMKM hingga Investasi
Indonesia
Ke Luar Negeri Pertama saat Pandemi, Jokowi Bakal Bahas UMKM hingga Investasi

Presiden Jokowi dan rombongan akan menempuh penerbangan menuju Roma selama kurang lebih 13 jam.

Hakordia 2021 di Mata ICW: Pemberantasan Korupsi Mendekati Titik Nadir
Indonesia
Hakordia 2021 di Mata ICW: Pemberantasan Korupsi Mendekati Titik Nadir

Sedangkan dari sisi negara, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia juga anjlok

211.514 Orang Dites, 1,4 Ribu Positif COVID-19
Indonesia
211.514 Orang Dites, 1,4 Ribu Positif COVID-19

Akumulasi positif COVID-19 saat ini lebih dari 4,2 juta kasus atau sebanyak 4.221.610 kasus.

Jabar Siapkan Rp 500 Miliar Hadapi Musim Hujan Tahun Ini
Indonesia
Jabar Siapkan Rp 500 Miliar Hadapi Musim Hujan Tahun Ini

Akhir-akhir ini hujan deras kerap mengguyur sebagian wilayah Jawa Barat.

KPK Periksa Kepala BPKD DKI Terkait Korupsi Tanah Munjul
Indonesia
KPK Periksa Kepala BPKD DKI Terkait Korupsi Tanah Munjul

Dalam perkara ini baru menjerat lima pihak sebagai tersangka

Transaksi Produk Perbankan Digital Bank DKI Meningkat 40 Persen
Indonesia
Transaksi Produk Perbankan Digital Bank DKI Meningkat 40 Persen

Bank DKI mencermati terdapat peningkatan jumlah transaksi untuk produk perbankan digital, di mana transaksi JakCard pertahun 2021 mencapai 2,14 juta transaksi, meningkat 40,20 persen dari transaksi JakCard di tahun 2020 yang mencapai 1,53 juta transaksi.

Respons Polda Metro Soal Hoaks Empat Warga Terpapar COVID-19 Varian Omicron
Indonesia
Respons Polda Metro Soal Hoaks Empat Warga Terpapar COVID-19 Varian Omicron

Informasi yang salah kutip itu kemudian dimuat di situs resmi Pemerintah Kabupaten Bekasi

Wacana RS COVID-19 Khusus Pejabat, DPR: Tidak Perlu Ada Perlakuan Istimewa
Indonesia
Wacana RS COVID-19 Khusus Pejabat, DPR: Tidak Perlu Ada Perlakuan Istimewa

"Saya tidak setuju dengan usulan RS untuk pejabat. Di situasi seperti sekarang, semua sama saja, tidak perlu adanya perlakuan istimewa kepada siapapun, apalagi sampai usul ada rumah sakit khusus pejabat segala," ucap Sahroni