OTT Bupati Kuansing, KPK Amankan Dolar Singapura dan iPhone XR Gedung KPK. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah uang dan ponsel mewah dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra, pada Senin (18/10).

Bupati Andi telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait perpanjangan izin Hak Guna Usaha (HGU) sawit di Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau. Selain Andi, KPK juga menjerat General Manager PT Adimulia Agrolestari Sudarso sebagai tersangka dalam kasus ini.

Baca Juga

Bupati Kuansing Sempat 'Hilang' Saat KPK Gelar OTT

"KPK menemukan bukti petunjuk penyerahan uang Rp 500 juta, uang tunai dalam bentuk rupiah dengan total Rp 80,9 juta, mata uang asing sekitar SGD1.680 dan serta iPhone XR," kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/10).

Namun Lili tidak merinci lebih jauh lokasi penemuan barang-barang itu. Lili menyatakan KPK bakal menggunakan barang-barang tersebut untuk menguatkan bukti korupsi yang dilakukan oleh Andi.

Lili membeberkan konstruksi kasus ini. Mulanya, untuk keberlangsungan kegiatan usaha dari PT Adimulia Agrolestari yang sedang mengajukan perpanjangan HGU, salah satu persyaratannya dengan membangun kebun kemitraan minimal 20 persen dari HGU yang diajukan.

"Lokasi kebun kemitraan 20 persen milik PT Adimulia Agrolestari yang dipersyaratkan tersebut, terletak di Kabupaten Kampar dimana seharusnya berada di Kabupaten Kuantan Singingi," ujar Lili.

Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (19/10) malam. Foto: MP/Ponco
Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (19/10) malam. Foto: MP/Ponco

Agar persyaratan dapat terpenuhi, Sudarso kemudian mengajukan surat permohonan ke Andi selaku Bupati Kuantan Singingi. Hal ini dilakukan, supaya kebun kemitraan PT Adimulia Agrolestari di Kampar di setujui menjadi kebun kemitraan.

Selanjutnya, dilakukan pertemuan antara Sudarso dan Andi Putra. Dalam pertemuan tersebut, Andi menyampaikan untuk mengurus surat persetujuan dan pernyataan tidak keberatan atas 20 persen Kredit Koperasi Prima Anggota (KKPA) untuk perpanjangan HGU yang seharusnya di bangun di Kabupaten Kuantan Singingi dibutuhan minimal uang Rp 2 miliar.

"Diduga telah terjadi kesepakatan antara Andi Putra dengan Sudarso terkait adanya pemberian uang dengan jumlah tersebut," kata Lili.

Oleh karena itu, sebagai tanda kesepakatan, sekitar September 2021, diduga telah dilakukan pemberian uang oleh Sudarso kepada Andi Putra sebesar Rp 500 juta.

"Berikutnya pada 18 Oktober 2021, Sudarso diduga kembali menyerahkan kesanggupannya tersebut kepada Andi Putra dengan menyerahkan uang sekitar Rp 200 juta," kata Lili. (Pon)

Baca Juga

KPK Tetapkan Bupati Kuansing Tersangka Suap Izin HGU Sawit

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rumah Sakit di Perbatasan Kesulitan Dapat Pasokan Oksigen
Indonesia
Rumah Sakit di Perbatasan Kesulitan Dapat Pasokan Oksigen

Sejumlah rumah sakit di Tarakan, harus mengantre untuk mendapatkan pasokan oksigen di pabrik pengisian oksigen yang jaraknya 40 menit dari pusat kota.

Permintaan Khusus Menko PMK untuk Umat Kristiani saat Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Permintaan Khusus Menko PMK untuk Umat Kristiani saat Natal dan Tahun Baru

Perayaan Natal dan Tahun Baru yang berlangsung sebulan lagi jangan sampai mengikis kewaspadaan akan bahaya COVID-19.

Hari Ini Wilayah Jakarta Didominasi Berawan Hingga Hujan Ringan
Indonesia
Hari Ini Wilayah Jakarta Didominasi Berawan Hingga Hujan Ringan

Pada malam harinya, hujan ringan diperkirakan terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara hingga Kepulauan Seribu

Azis Syamsuddin Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Azis Syamsuddin Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas perkara yang menjerat mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin itu.

Warga Tak Ber-KTP DKI Bisa Vaksin di Jakarta, yang Penting 18 Tahun ke Atas
Indonesia
Warga Tak Ber-KTP DKI Bisa Vaksin di Jakarta, yang Penting 18 Tahun ke Atas

Sementara, sistem layanan vaksinasi COVID-19 dapat dilakukan di mana saja

Gedung DPRD DKI Dibanjiri Karangan Bunga Dukungan Hak Interpelasi Formula E
Indonesia
Gedung DPRD DKI Dibanjiri Karangan Bunga Dukungan Hak Interpelasi Formula E

"Terima kasih PDIP & PSI sudah mengawal uang rakyat. Ayo tolak Formula E yg habiskan dana rakyat," tulis SOLIDARITAS WARGA DUAFA JAKARTA.

Kelompok Buruh Tuntut Pembayaran THR Lebaran 2021 Dibayar Penuh
Indonesia
Kelompok Buruh Tuntut Pembayaran THR Lebaran 2021 Dibayar Penuh

"Maka kami minta tidak ada lagi yang namanya mencicil untuk bayar THR," ujar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal dalam konferensi pers virtual, Senin (5/4).

Kejagung Periksa Eks Dirut Pelindo II RJ Lino
Indonesia
Kejagung Periksa Eks Dirut Pelindo II RJ Lino

Tindak pidana korupsi dalam kasus tersebut diduga terjadi saat perpanjangan pengelolaan pelabuhan yang dilakukan JICT dengan PT Pelindo II (Persero)

Petugas Dishub dan Satpol PP Jabar Dapat Prioritas Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Petugas Dishub dan Satpol PP Jabar Dapat Prioritas Vaksinasi COVID-19

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan melaksanakan vaksinasi massal bagi aparatur sipil negara (ASN).

Ini Sanksi 3 ASN Kepergok Gibran Makan saat Jam Kerja Pakai Sandal Jepit
Indonesia
Ini Sanksi 3 ASN Kepergok Gibran Makan saat Jam Kerja Pakai Sandal Jepit

Pemkot sedang memproses tiga aparatur sipil negara (ASN) yang dipergoki Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka asyik makan dan pakai sandal jepit saat jam kerja.