Orient Patriot Riwu Kore Akhirnya Ungkap Status Kewarganegaraanya Bupati Sabu Raijua terpilih Orient P. Riwu Kore saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang, Jumat (5/2). ANTARA/Kornelis Kaha

Merahputih.com - Bupati Sabu Raijua terpilih Orient Patriot Riwu Kore angkat suara soal adanya tuduhan dia adalah WN Amerika Serikat.

"Saya berkewarganegaraan Indonesia," ujar Orient di Polda NTT, Kupang, Jumat (5/2).

Baca Juga

Warga AS Terpilih Jadi Bupati, Bawaslu Sabu Raijua: Dia Lakukan Pembohongan Publik

Terkait dengan kasus kewarganegaraannya itu, sudah ada yang mengurus. Bahkan saat ini sedang dalam proses. "Saya bukan warga negara lain atau bukan berkewarganegaraan ganda," katanya.

Orient P Riwu Kore mengaku maju di Pilkada Kabupaten Sabu Raijua karena amanat orang tua.

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Lotharia Latif meminta semua pihak menahan diri terkait dengan masalah Bupati Sabu Raijua terpilih. Latif mengatakan situasi kondusif di Sabu Raijuga merupakan hal utama.

Orient Riwu Kore. (MP/Kanugraha)

Latif menuturkan pertemuan dengan Ketua KPU NTT Thomas, Ketua KPU Sabu Raijua Kaerasani, dan Orient adalah inisiatifnya. Hal itu tak lepas dari Operasi Mantap Praja yang digelar kepolisian dalam rangka pengamanan proses pilkada.

Ia mengaku masih punya kewajiban untuk melakukan pengamanan, kemudian pengawasan terhadap calon-calon bupati, termasuk Orient.

"Sampai saat ini beliau masih tercatat sebagai calon bupati di Sabu Raijua," sambung mantan Kakorpolairud Baharkam Polri ini.

Baca Juga

Mendagri Ingatkan KPU dan Bawaslu Tidak Mendiskualifikasi Pemenang Pilkada

Sebelumnya diberitakan Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua menerima konfirmasi dari Kedutaan Besar (Kedubes) AS bahwa Orient Riwu Kore masih berstatus warga negara Amerika Serikat (AS).

Yugi mengatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan surat ke Imigrasi di Kupang dan pusat untuk mencari tahu soal dugaan Calon Bupati Sabu Raijua terpilih masih berkewarganegaraan AS. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Puluhan Rumah di Solo Kebanjiran dan Warga Diungsikan
Indonesia
Puluhan Rumah di Solo Kebanjiran dan Warga Diungsikan

Sebanyak 40 rumah warga di Kampung Totosari RT 01/RW 14 terendam luapan Kali Jenes, Jumat (21/1) malam. Akibat banjir tersebut puluhan warga terpaksa diungsikan ke lokasi aman

Mas Nanan Hingga Mbak Puan Dampingi Ibunya Terima Gelar Profesor Kehormatan
Indonesia
Mas Nanan Hingga Mbak Puan Dampingi Ibunya Terima Gelar Profesor Kehormatan

Sejumlah mantan menteri yang bekerja di era pemerintahan Ibu Megawati turut hadir

Disebut Incar Kuning, KPK: Anak Bela Orangtua Itu Biasa
Indonesia
Disebut Incar Kuning, KPK: Anak Bela Orangtua Itu Biasa

KPK mempersilakan sekaligus menghormati yang bersangkutan maupun keluarganya yang lain untuk membela sesuai koridor hukum sebagai hak tersangka.

Temui Petinggi MUI, 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Bantah Isu Taliban
Indonesia
Temui Petinggi MUI, 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Bantah Isu Taliban

"Kami melakukan advokasi bersafari ke lembaga-lembaga keagamaan, tidak ada itu yang namanya isu talibanisme, radikalisme. Tidak ada isu-isu yang dibikin oleh orang-orang luar, dibikin oleh koruptor untuk melemahkan dan menghancurkan KPK," tutup dia.

KPK Periksa Mantan Artis Terkait Kasus Korupsi Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Periksa Mantan Artis Terkait Kasus Korupsi Bansos COVID-19

Mantan artis ini akan dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Bupati nonaktif Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna

Ma'ruf Amin Jelaskan Orientasi Pertama Penambahan Posisi Wamen
Indonesia
Ma'ruf Amin Jelaskan Orientasi Pertama Penambahan Posisi Wamen

Kementerian dalam negeri mungkin dianggap volumenya cukup besar

Isu Pelanggaran HAM dan Kebebasan Demokrasi Masih Jadi Masalah di Rezim Jokowi-Ma'ruf
Indonesia
Isu Pelanggaran HAM dan Kebebasan Demokrasi Masih Jadi Masalah di Rezim Jokowi-Ma'ruf

Ia juga menilai, kondisi demokrasi justru semakin memburuk dengan abainya negara terhadap perlindungan, penghormatan dan pemenuhan HAM sebagai mandat konstitusi.

Gejolak Harga Minyak Mentah Hantui Dunia
Dunia
Gejolak Harga Minyak Mentah Hantui Dunia

Pada Senin (7/2) Brent naik menjadi USD 94,00 dolar per barel dalam perdagangan intraday, tertinggi sejak Oktober 2014.

Peraturan Baru Kapolri, Kelakuan Negatif Anak Buah bisa Sebabkan Pimpinannya Dihukum
Indonesia
Peraturan Baru Kapolri, Kelakuan Negatif Anak Buah bisa Sebabkan Pimpinannya Dihukum

Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat (Waskat) telah diteken Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Inti dari Peraturan tersebut, jika atasan dari anggota polisi yang melakukan pelanggaran akan turut ditindak atas pelanggaran yang dilakukan anak buahnya.

COVID-19 Menyebar di Lapas, Pemda DIY Didesak Lakukan Vaksinasi Warga Binaan
Indonesia
COVID-19 Menyebar di Lapas, Pemda DIY Didesak Lakukan Vaksinasi Warga Binaan

Kanwil telah menyampaikan permohonan vaksinasi warga binaan kepada Pemda DIY dengan harapan dapat terlaksana tahun ini.