Orangtua Siswa Keluhkan Sistem Zonasi, Nilai Jadi Patokan Masuk Sekolah Sistem pendaftaran sekolah dengan zonasi dinilai merepotkan orangtua siswa (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Orangtua siswa di Jakarta mulai mengeluhkan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Salah satu orangtua wali yang mengeluhakan sistem ini yakni Jelita. Ia menilai sistem zonasi tersebut hanya mempersulit orangtua siswa untuk mendapatkan sekolah disekitar tempat tinggal mereka.

Jelita menceritakan, sebelumnya dirinya sudah berupaya mencari sekolah yang masuk dalam zona lingkungan tempat tinggalnya di kawasan Salemba Jakarta Pusat namun sayang meski zonasi wilayah sudah sesuai alamat tempat domisili namun anaknya tetap mental lantaran nilai rata-rata si anak dibawah standar.

Orangtua siswa mendaftarkan sekolah anaknya
Sejumlah orang tua menunggu antrean verifikasi berkas saat pendaftaran peserta didik baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Jakarta, Senin, (24/6/2019). (ANTARA/Asep Firmansyah)n

"Kami sudah susah payah cari sekolah sesuai zonasi wilayah. Tapi semua sekolah yang direkomendasikan anak saya tetap enggak bisa masuk karena nilainya kecil," ujar Jelita saat ditemui di SMP Negri 1 Jakarta Cikini Jakarta Pusat, Selasa (25/6).

Adapun di Kecamtan Salemba Jakarta Pusat terdapat delapan SMP yang direkomendasikan oleh pemerintah. Namun kata Jelita anaknya tetap tak bisa masuk ke delapan sekolah itu lantaran nilainya dibawah rata-rata kerena sekolah tersebut telah menerima peserta didik dengan nilai diatas 8,3.

BACA JUGA: Anies Sarankan Orangtua Tak Antre dari Subuh Daftarkan Anak PPDB Zonasi

Periksa Tiga Politikus Golkar, KPK Dalami Proses Penganggaran e-KTP

"Katanya mendaftar sekolah dimana saja bisa asal KK (Kartu Keluarga) masuk zonasi di sekolah tersebut. Tapi mana? ternyata anak saya engak bisa," keluhnya.

Sementara itu, saat ditanya Kepala Sekolah SMPN 1 Jakarta Pusat Kresno Puji Astuti menuturkan perolehan nilai rata-rata peserta didik memang menjadi salah satu faktor penentu. Lanjut dia, selain zonasi pihak sekolah juga mengacu pada nilai. Rata-rata nilai masuk Sekolah SMPN 1 Jakarta Pusat yakni 8,3.

"Kalau nilainya kecil tetap tidak bisa. Menurut saya, lihat nilai anak itu dulu, lalu bisa dilihat di internet kira-kira anak itu bisa masuk dimana," tutupnya.(Asp)

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH