Orang yang Kerahkan Ambulans Buat Bawa Batu Dicari Polisi Polisi mengejar ambulans diduga bawa batu untuk rusuh saat demo tolak UU Cipta Kerja. (Foto: MP/Instagram @majeliskopi08)

Merahputih.com - Dugaan penyalahgunaan mobil ambulans saat demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law, 13 Oktober 2020 lalu kembali ditemukan.

Diduga, bukan cuma satu unit mobil ambulans yang digunakan melainkan dua unit. Ambulans itu digunakan mengangkut makanan hingga batu kepada pendemo.

Baca Juga:

806 Pelajar Terlibat Kerusuhan Demo UU Ciptaker di Jakarta

"Jadi memang 4 orang yang kami amankan sebenarnya semua total ada 11 orang dari 2 mobil ambulans. Kejadian di Menteng sekitar pukul 6 sore," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/10).

Yusri tidak merinci identitas 11 orang tersebut. Polisi hanya menyebut kalau seluruhnya adalah relawan. Sejauh ini, 11 orang itu telah dipulangkan polisi.

Kasus ini sendiri telah naik statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Hingga kini polisi masih mengumpulkan bukti-bukti guna mencari tersangka.

"Alat bukti untuk mengumpulkan konstruksi pasal apa yang dipersangkapan pada mereka nantinya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengamankan tiga orang yang diduga perusuh, yang berada dalam mobil ambulans dan sempat dikejar oleh aparat.

Aksi kejar-kejaran mobil ambulans itu dengan polisi jadi viral media sosial.

Baca Juga:

Ratusan Anggota Anarko Ditangkap saat Hendak Demo di DPR

Salah satu akun Instagram @majeliskopi08 mempostingnya di media sosial. Dalam video,terlihat mobil ambulans itu berjalan mundur dengan kencang saat dikejar polisi.

Ini terjadi kemarin saat demo menolak undang-Undang Cipta Kerja Omnibus Law di wilayah Jakarta Pusat. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Isu PKI Muncul, Sejarawan LIPI Cerita Soal Ribka Tjiptaning hingga Reza Rahardian
Indonesia
Isu PKI Muncul, Sejarawan LIPI Cerita Soal Ribka Tjiptaning hingga Reza Rahardian

Rezim Orde Baru Soeharto lahir dari krisis nasional yang menempatkan PKI sebagai musuh bersama.

Positivity Rate Corona 13,2 Persen, Anies: Kondisi Jakarta Mengkhawatirkan
Indonesia
Positivity Rate Corona 13,2 Persen, Anies: Kondisi Jakarta Mengkhawatirkan

Pasalnya, dalam sepekan terakhir positivity rate atau persentase kasus positif mengalami kenaikan mencapai 13,2 persen.

Pemprov DKI Didesak Tambah Moda Transportasi Umum 
Indonesia
Pemprov DKI Didesak Tambah Moda Transportasi Umum 

Penerapan sistem ganjil genap pada Pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Aksi TNI Copoti Baliho Rizieq Shihab karena Khawatir Munculnya Gangguan Keamanan
Indonesia
Aksi TNI Copoti Baliho Rizieq Shihab karena Khawatir Munculnya Gangguan Keamanan

Ketika TNI turun tangan untuk melakukan aksi mencegah hal itu semata-mata adanya kekhawatiran munculnya gangguan persatuan dan kesatuan.

Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Akui Diperiksa KPK sebagai Tersangka
Indonesia
Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia Akui Diperiksa KPK sebagai Tersangka

Budi enggan mengungkap secara rinci kasus korupsi yang menjeratnya.

Efek New Normal, Naik Ojol Harus Bawa Helm Sendiri
Indonesia
Efek New Normal, Naik Ojol Harus Bawa Helm Sendiri

Hal itu sebagai salah satu pemenuhan protokol kesehatan yang ditetapkan asosiasi tersebut.

MPR Soroti Pasien COVID-19 Nyaris Membludak di Rumah Sakit
Indonesia
MPR Soroti Pasien COVID-19 Nyaris Membludak di Rumah Sakit

Tingkat ketersediaan pasien di setiap RS rata-rata telah mencapai 70 persen.

 Vaksinasi COVID-19 di Indonesia Harus Aman
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 di Indonesia Harus Aman

Prinsip keamanan, mutu dan khasiat tetap yang utama dan penetapan yang dilakukan BPOM harus benar-benar sesuai standardisasi prosedur.

KPK Periksa Karyawan Waskita Karya Terkait Korupsi Proyek Fiktif
Indonesia
KPK Periksa Karyawan Waskita Karya Terkait Korupsi Proyek Fiktif

Yang bersangkutan bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Fathor Rachman.

Satgas PEN Kejar Target Gelorkan Rp100 Triliun di Triwulan III
Indonesia
Satgas PEN Kejar Target Gelorkan Rp100 Triliun di Triwulan III

"Agar efek multipliernya bisa sangat membantu menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ketiga ini," jelas Budi.