Salah Satu Orang Terkaya di Indonesia DL Sitorus Meninggal Dunia di Pesawat DL Sitorus (Foto Ist)

MerahPutih.com - Pengusaha perkebunan kawakan Derianus Lunggung (DL) Sitorus meninggal dunia di pesawat Garuda Indonesia GA 188 rute Jakarta-Medan pada Kamis (3/8) tadi.

Sitorus yang sudah berada di dalam pesawat diberitakan mengalami sesak nafas hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Kabar meninggalnya DL Sitorus dibenarkan oleh anggota DPRD Sumatra Utara, Sutrisno Pangaribuan, yang mendapat cerita dari anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Gerindra, Astrayuda Bangun, yang saat kejadian berada satu pesawat dengan almarhum.

"Iya, beliau meninggal di kursi bisnis pesawat Garuda itu. Pesawat GA 188 rute Jakarta-Medan seharusnya berangkat pukul 13.35 tapi ditunda karena menurunkan beliau dulu dari pesawat," jelasnya.

DL Sitorus adalah salah satu orang terkaya di Indonesia. Putra asal Tobasa, Sumatra Utara ini adalah pemilik perkebunan PT Torganda. Penghasilan dari perkebunan kelapa sawit mencapai Rp 600 miliar per tahun. Berdasarkan data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2010-2012, penghasilan DL Sitorus dari perkebunan kelapa sawitnya mencapai Rp 1,3 triliun.

Semasa hidupnya almarhum dikenal dermawan. Dia kerap menyumbang ratusan juta rupiah untuk guru-guru honorer, pembangunan sekolah dan aksi sosial. Untuk menghormati kedermawanan DL Sitorus, namanya diabadikan pada sebuah jalan sepanjang 12 km di Kabupaten Toba Samosir yang diberi nama jalan DR Sutan Raja DL Sitorus. Peresmiannya dilakukan oleh Bupati Toba Samosir langsung.

Nama DL Sitorus pernah tersangkut masalah hukum. Yaitu, masalah lahan perkebunan sawitnya seluas 47 ribu hektare yang berdiri di atas 178 ribu hektare hutan lindung milik negara. Selain itu, DL Sitorus juga pernah terjerat kasus suap.

KPK menetapkan DL Sitorus sebagai tersangka kasus suap sejumlah Rp 300 juta kepada Hakim PTUN Jakarta, Hakim I. DL Sitorus dijatuhi vonis 5 tahun penjara. Kasusnya sendiri karena sengketa tanah seluas 9,9 hektare di Cengkareng, Jakarta Barat, antara PT SG milik DL Sitorus melawan Pemprov DKI. (*)



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH