Orang Sakit Dilarang Masuk Sumatera Barat Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. (ANTARA/Miko Elfisha)

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerapkan kebijakan "pembatasan selektif" yaitu membatasi akses bagi masyarakat yang sedang tidak sehat untuk masuk ke daerah itu guna meminimalkan kemungkinan penyebaran COVID-19.

"Lockdown adalah kewenangan pusat yang harus dihargai. Kita lakukan pembatasan selektif," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Minggu (29/3).

Baca Juga

Nurut MUI, Rizieq Khawatir Masjid Jadi 'Kambing Hitam' Lokasi Penyebaran Corona

Kebijakan itu diambil setelah Pemprov Sumbar menggelar rapat koordinasi dengan Forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), Sabtu (28/3) malam.

Dengan kebijakan pembatasan selektif itu tim medis, satpol PP bersama TNI Polri akan melakukan pengecekan pada delapan pintu perbatasan Sumbar. Jika terindikasi demam akan dilakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit terdekat dan dipertimbangkan akan melakukan karantina selama dua dua minggu.

Irwan menyatakan kebijakan itu diambil untuk menekan angka penyebaran COVID-19 di daerah itu. Hanya yang sehat boleh masuk sementara yang terindikasi dilakukan pemantauan, pengawasan dan tindakan penanganan secara medis.

Pandemi Virus Corona memberikan dampak buruk bagi sejumlah negara (Foto: pixabay/mohamed_Hassan)

Ia memahami bupati/wali kota dan DPRD serta masyarakat Sumbar sebagian menghendaki agar gubernur memberlakukan lockdown. Namun kebijakan itu adalah kewenangan pusat, bukan Pemprov sesuai dengan UU no 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan di pasal 10.

"Kami mengimbau perantau untuk sementara tidak pulang kampung terutama yang berada di daerah telah dinyatakan pandemi. Mari kita jaga bersama keselamatan dunsanak di kampung halaman. Hal ini juga sesuai kebijakan beberapa daerah, Menko Polhukam, agar masyarakat menahan diri tidak ikut dalam lalu lintas yang beresiko terkena wabah COVID-19," katanya.

Tindak lanjut penerapan pemberlakuan pembatasan selektif itu gubernur akan menggelar rapat rapat teknis bersama tujuh kepala daerah yang memiliki perbatasan dengan provinsi tetangga.

Kepala daerah itu Bupati Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Dhamasraya, Sijunjung, Solok Selatan, dan Bupati Pesisir Selatan.

Baca Juga

Bima Arya Positif Corona, Tito Pastikan Pelayanan Kota Bogor Berjalan Normal

Irwan kembali mengingatkan masyarakat Sumbar ikut proaktif dalam antisipasi penyebaran COVID-19 dengan pola hidup bersih, ikut melarang saudara untuk sementara tidak pulang kampung.

Hingga hari ini, ODP di Sumbar berjumlah 1.362 orang, PDP 25 orang, menunggu hasil pemeriksaan 16 orang. 33 orang PDP dinyatakan negatif dan 7 orang positif. Satu dari tujuh positif coronavirus meninggal dunia pada Sabtu (28/3). (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Empat Komite DPD Kompak Tolak Sentralisasi di RUU Cipta Kerja
Indonesia
Empat Komite DPD Kompak Tolak Sentralisasi di RUU Cipta Kerja

Ini bisa juga menghilangkan semangat otonomi daerah yang telah kita rintis sejak awal era reformasi

Berikan Arahan Personel di Ambon, Panglima TNI Bicara Stabilitas Keamanan Indonesia
Indonesia
Berikan Arahan Personel di Ambon, Panglima TNI Bicara Stabilitas Keamanan Indonesia

Sebagai dua institusi dengan kekuatan yang besar, kata Hadi, sinergitas antara TNI dan Polri sangat penting guna menjaga stabilitas keamanan nasional.

Remaja Bunuh Bocah di Sawah Besar Kerap Menyiksa Binatang
Indonesia
Remaja Bunuh Bocah di Sawah Besar Kerap Menyiksa Binatang

Beberapa obyek yang tersangka siksa adalah binatang seperti kodok dan kucing.

Belum Tentukan Sosok Cawagub DKI, Ini Alasan Fraksi PDIP
Indonesia
Belum Tentukan Sosok Cawagub DKI, Ini Alasan Fraksi PDIP

PDIP kini tengah menunggu pembentukan panitia pemilihan (Panlih) wagub DKI

Putri Gus Dur Ingatkan Tahun Baru Imlek untuk Hilangkan Rasa Saling Menjelekkan Satu Sama Lain
Indonesia
Putri Gus Dur Ingatkan Tahun Baru Imlek untuk Hilangkan Rasa Saling Menjelekkan Satu Sama Lain

Yenny mengingatkan agar perayaan Imlek tak dinodai sikap saling hujat atau menjelekkan.

 Pemprov DKI Harus Ganti Tiga Kali Lipat Pohon yang Ditebang di Monas
Indonesia
Pemprov DKI Harus Ganti Tiga Kali Lipat Pohon yang Ditebang di Monas

Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah mengatakan terkait dengan penebangan pohon Pemprov DKI bakal menggantinya tiga kali lipat. Ada 191 pohon yang ditebang dan akan diganti sebanyak 573 pohon.

Beda dengan Bobby, Gibran Dianggap Bernasib Baik di Pilkada 2020
Indonesia
Beda dengan Bobby, Gibran Dianggap Bernasib Baik di Pilkada 2020

Bobby tak cukup kuat untuk bertarung pada Pemilihan Wali Kota Medan

Mendagri Tindak Lanjuti Dugaan Pelarangan Natal di Sumatera Barat
Indonesia
Mendagri Tindak Lanjuti Dugaan Pelarangan Natal di Sumatera Barat

Tito Karnavian sudah menghubungi Bupati Dharmasraya untuk memastikan toleransi di wilayahnya tetap dijaga.

100 Hari Kerja Jokowi-Ma'ruf, Ini Sosok Menteri yang Patut Dievaluasi
Indonesia
100 Hari Kerja Jokowi-Ma'ruf, Ini Sosok Menteri yang Patut Dievaluasi

Joko Widodo dan KH Maruf Amin harus melakukan evaluasi terhadap pemerintahannya di 100 hari kerja usai dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.

Angka COVID-19 Tinggi, TNI-Polri Bubarkan Kerumunan Warga di Monas
Indonesia
Angka COVID-19 Tinggi, TNI-Polri Bubarkan Kerumunan Warga di Monas

Mereka tak mematuhi anjuran jaga jarak fisik dan berkerumun di mtengan makin tingginya ancaman COVID-19 di Jakarta.