'Orang Dalam' Presiden Jadi Timsel KPU-Bawaslu, Pengamat: Langgar UU Direktur LIMa Ray Rangkuti dalam sebuah diskusi publik di Jakarta (MP/Gomes R)

MerahPutih.com - Pemerintah diminta merespon pertanyaan publik terkait penilaian adanya empat orang wakil pemerintah dalam tim seleksi penyelenggara pemilu 2021-2022.

Pertanyaan ini logis karena memang setidaknya ada empat nama di dalam Timsel yang jabatannya berada di bawah struktur presiden. Yakni Juri Ardiantoro, Bahtiar, Edward Omar Sharif Hiariej, dan Poengky Indarty.

Baca Juga

Jaga Marwah KPU-Bawaslu, PKS: Tim Pansel Sebaiknya Diisi Figur Netral

Juri merupakan Deputi di Kantor Staf Kepresidenan yang juga mantan Timses Presiden Jokowi saat Pemilu. Sementara, Omar adalah Wamenkumham. Lalu, Bahtiar menjabat Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri. Dan, Poengky kini sibuk sebagai Komisioner Kompolnas.

Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, hal ini bertentangan dengan pasal 22 ayat 6 UU No 7 Tahun 2017 yang mensyaratkan wakil pemerintah dalam Timsel hanyalah 3 orang.

"Sementara wakil masyarakat dan akademisi adalah empat orang. Dengan kenyataan ini, salah satu wakil dari masyarakat atau akademisi kurang jumlahnya sementara wakil pemerintah lebih," kata Ray kepada MerahPutih.com di Jakarta, Rabu (13/10).

Ray berpendapat, selain potensial melanggar UU, ketentuan ini dapat mengundang sikap ketidakpercayaan masyarakat terhadap independensi Timsel. Sebab, secara format dan kedekatan, nampak susunan anggota timsel ini condong seperti 'orang presiden'.

"Orang presiden karena secara struktural di bawah presiden, dan lainnya memang merupakan wajah yang biasa duduk sebagai Timsel di era pak Jokowi,"sebut Ray.

Masalahnya, lanjut Ray, bukan pada kapasitas, integritas dan pengalaman anggota timselnya. "Ada kesan bahwa Timsel ini seperti 'orang dalam' presiden juga tidak dapat diabaikan," jelas Ray

Ray Rangkuti (tengah), Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia. (Foto: Facebook/Ray Rangkuti)
Ray Rangkuti (tengah), Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia. (Foto: Facebook/Ray Rangkuti)

Direktur Lingkar Madani Indonesia ini meyakini, kesan ini akan bertambah kuat dengan kenyataan lain bahwa Timsel ini dibuat dengan terburu-buru, tanpa konsultasi publik, dan ditetapkan tanpa partisipasi masyarakat.

Pemerintah bahkan hanya membutuhkan dua hari sejak nama-nama calon timsel beredar di tengah masyarakat lalu menetapkan mereka sebagai Timsel.

"Tentu saja, hal ini akan dapat menambah dugaan yang berpotensi mengganggu penilaian masyarakat atas independensi Timsel," tutup Ray.

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini menjelaskan, komposisi tim panitia seleksi (pansel) calon anggota KPU dan Bawaslu RI periode 2022-2027 sudah sesuai dengan aturan.

Dia mengungkapkan, perwakilan dari pemerintah yang berada dalam tim pansel hanya tiga orang yaitu Kementerian Hukum dan HAM, KSP dan Kemendagri.

"Kami kira semuanya masih sesuai dengan aturan dan UU yang berlaku. Perwakilan pemerintah hanya tiga orang di sana, yakni Kementerian Hukum dan HAM, KSP, dan Kemendagri," bebernya.

Dia mengklaim, seluruh tim pansel bekerja dengan kapasitas, serta memiliki track record yang profesional. Tidak hanya itu, integritas mereka juga teruji.

"Semuanya bekerja dengan kapasitas, track record, dan profesionalismenya masing-masing. Integritas mereka teruji dan keilmuannya juga kuat semua," jelas Faldo.

Dia menjelaskan anggota Kompolnas, Poengky Indarty adalah seorang aktivis dan praktisi hukum yang mempuni. Faldo mengklaim, Poengky juga masuk dalam perwakilan tokoh masyarakat di Kompolnas.

"Di Kompolnas kan ada perwakilan polisi, ada perwakilan pemerintah yaitu beberapa menteri, dan ada perwakilan masyarakat. Ibu Poengky adalah perwakilan masyarakat di sana. Persis seperti tim seleksi ini,"pungkasnya.

Sebelumnya diketahui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengumumkan Tim Seleksi calon anggota KPU RI dan Bawaslu RI periode 2022-2027. Mendagri Tito Karnavian mengatakan, ada 11 nama yang mengisi jabatan pada Tim Seleksi tersebut.

Daftar tim tersebut mengacu pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 120/P Tahun 2021 tentang Pembentukan Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Calon Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Masa Jabatan 2022-2027.

Ke-11 anggota Timsel tersebut adalah Juri Ardiantoro menjabat sebagai ketua merangkap anggota Timsel, Chandra M Hamzah sebagai wakil ketua merangkap anggota, Bahtiar sebagai Sekretaris merangkap anggota.

Sementara delapan anggota Timsel lainnya yaitu Edward Omar Sharif Hiariej, Airlangga Pribadi Kusman, Hamdi Muluk, Endang Sulastri, I Dewa Gede Palguna, Abdul Ghaffar Rozin, Betti Alisjahbana, dan Poengky Indarty. (Knu)

Baca Juga

Demokrat Kritik Eks Tim Sukses Jokowi Jadi Ketua Seleksi Anggota KPU-Bawaslu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sarinah Buka Kembali Maret 2022, Erick Undang Pengusaha Dubai
Indonesia
Sarinah Buka Kembali Maret 2022, Erick Undang Pengusaha Dubai

Saat meninjau produk-produk UMKM di toko Al Jaber, Menteri BUMN mengaku bangga melihat produk UMKM Indonesia tersusun cantik di toko tersebut.

[Hoaks atau Fakta]: Israel Bersekutu Dengan ISIS
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Israel Bersekutu Dengan ISIS

Wartawan yang mengkhususkan diri dalam urusan Israel di Petra Agency, Yahya Matalqa, telah menyatakan bahwa terjemahan yang dilampirkan pada video itu tidak benar.

Mobilitas Warga Jakarta Malah Meningkat saat PPKM Level 4, Ini Alasannya
Indonesia
Mobilitas Warga Jakarta Malah Meningkat saat PPKM Level 4, Ini Alasannya

Dibukanya sebagian sektor non-esensial dan non-kritikal menjadi penyebab utama mobilitas masyarakat yang meningkat di sekitar jalan arteri dan gerbang masuk wilayah DKI Jakarta.

KPK Cecar Sekjen Underbow PDIP Soal Anggaran Proyek Bansos
Indonesia
KPK Cecar Sekjen Underbow PDIP Soal Anggaran Proyek Bansos

KPK rampung memeriksa staf ahli Menteri Sosial Restu Hapsari dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

[Hoaks atau Fakta]: Air Kelapa Bisa Netralisir Racun Vaksin COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Air Kelapa Bisa Netralisir Racun Vaksin COVID-19

Tidak ada bukti penelitian yang membuktikan air kelapa dapat menetralkan racun.

Perayaan Imlek, Lalu Lintas Tol Landai
Indonesia
Perayaan Imlek, Lalu Lintas Tol Landai

Lajaran polantas sebagaimana instruksi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono telah menyiapkan sejumlah skenario bila terjadi kepadatan kendaraan di titik-titik yang rawan macet.

Peras Sopir Bus Rombongan Vaksinasi, PNS Dishub Jakarta Cuma Disanksi Sedang
Indonesia
Peras Sopir Bus Rombongan Vaksinasi, PNS Dishub Jakarta Cuma Disanksi Sedang

Kedua kini dijatuhi hukuman disiplin sedang. Hukuman disiplin sedang, berupa penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun dan tidak diberikan tunjangan kinerja daerah (TKD) 100 persen.

Potensi Hujan Deras Disertai Kilat Terjadi di 3 Wilayah Jakarta
Indonesia
Potensi Hujan Deras Disertai Kilat Terjadi di 3 Wilayah Jakarta

Hujan ringan akan dialami beberapa wilayah pada pagi hari di antaranya Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara.

Polisi Tangkap Sopir Pengacara Rizieq Shihab karena Bawa Sajam ke Lokasi Sidang
Indonesia
Polisi Tangkap Sopir Pengacara Rizieq Shihab karena Bawa Sajam ke Lokasi Sidang

Polisi menangkap seorang pria inisial AS (53), yang merupakan sopir salah satu pengacara Rizieq Shihab (HRS). Ia ditangkap karena diduga membawa senjata tajam.

Kinerja DPR Dinilai Buruk dalam Awasi Penanganan COVID-19
Indonesia
Kinerja DPR Dinilai Buruk dalam Awasi Penanganan COVID-19

Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia menilai kinerja parlemen dalam pengawasan COVID-19 sangat buruk.