Optimisme Marco Rubio Jadi Presiden Foto: Flickr

MerahPutih Amerika - Berita pencalonan Marco Rubio sebagai calon presiden Amerika, tentu tidak lepas dari fakta bahwa dirinya adalah anak dari imigran Kuba. Dalam pidatonya pada Senin (13/4), ia mengungkapkan optimismenya menjadi presiden.

Seperti dikutip dari CNN, pada kesempatan itu juga dirinya mengatakan, “terlalu banyak pemimpin kita dan ide-ide mereka terjebak pada abad kedua puluh." (Baca: Usung Kesetaraan, Amerika Serikat Buka Masjid Khusus Perempuan)

"Pencalonan saya mungkin tampak mustahil untuk beberapa orang dari luar negeri," kata Rubio. "Di banyak negara, kantor tertinggi di negara tersebut disediakan untuk orang kaya dan berkuasa. Tapi saya tinggal di negara yang luar biasa, saya tinggal di sebuah negara yang luar biasa, di mana bahkan anak bartender dan pelayan dapat memiliki mimpi yang sama dan waktu yang sama seperti orang-orang yang datang dari kekuasaan dan hak istimewa." (Baca: 'Halal in the Family', Kupas Tuntas Islamophobia di Amerika)

Rubio memang memiliki modal untuk menjadi calon pemenang prediden. Dia adalah sosok muda dam pidatonya sangat memikat. Mungkin dia hanya butuh satu hal lagi, yaitu dukungan masyarakat.

Senator muda itu konsisten jajak pendapat menjadi paket utama kemenangannya. Calon dari Partai Republik ini memang masih tertinggal dalam hal dukungan, tidak seperti rekannya sesama orang Florida, Jeb Bush, Scott Walker (Gubernur Wisconsin), dan alternatif yang lebih konservatif seperti Ted Cruz (Senator Texas).



Fadhli

LAINNYA DARI MERAH PUTIH