OPM Ancam Habisi Militer dan Warga Pendatang di Papua, Begini Reaksi Polri Arsip- KKB Papua. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menebar ancaman akan menghabisi militer Indonesia dan warga pendatang di tanah Papua.

Menanggapi ancaman tersebut, Mabes Polri telah mengantisipasi adanya ancaman tersebut. Korps Bhayangkara itu menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dari TPNPB-OPM yang kekinian telah dicap sebagai organisasi teroris.

Baca Juga

Polri Minta Masyarakat Papua Tak Perlu Khawatir Keberadaan KKB

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengklaim pihaknya terus berupaya menciptakan kedamaian di tanah Papua.

“Kalau ada upaya-upaya tersebut (ancaman memusnahkan militer dan orang Jawa), tentunya TNI dan Polri akan berusaha keras. Sekali lagi bagaimana menciptakan tanah papua yang aman dan damai yang prinsipnya tentunya negara tidak boleh kalah dengan kelompok-kelompok ini,” kata Rusdi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (3/5).

TNI-Polri dan instansi lainnya kata Rusdi telah bersiaga di Papua. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik.

“Kita berharap bahwa Papua bisa damai, bisa aman, itu yang akan kita ciptakan bersama-sama,” katanya.

Sekedar informasi, TPNPB-OPM mengancam melakukan kampanye memusnahkan anggota TNI-Polri hingga orang Jawa.

Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri. ANTARA/HO-Humas Nemangkawi
Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri. ANTARA/HO-Humas Nemangkawi

Ancaman itu akan dilakukan apabila komunitas internasional dan anggota Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) tidak turun tangan membantu bangsa Papua untuk menentukan nasibnya sendiri.

Pernyataan itu disampaikan Dewan Diplomatik TPNPB-OPM, Amatus Akouboo Douw. Menurut Amatus, apa yang pihaknya sampaikan merupakan respons atas keputusan pemerintah Indonesia yang mengategorikan TPNPB-OPM dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua sebagai teroris.

“Jika Indonesia melanjutkan teror dan genosida terhadap penduduk sipil Papua Barat (seperti yang telah terjadi hampir 60 tahun) dan komunitas internasional tidak ikut campur, TPNPB-OPM akan mengumumkan kampanye untuk memusnahkan tidak hanya anggota militer ilegal yang menduduki Papua, tetapi juga orang Jawa ilegal dan pemukim lainnya yang mencuri tanah adat dan sumber daya orang Papua Barat,” kata Amatus dalam keterangannya yang disampaikan oleh juru bicara TPNPB-OPM, Senin (3/5).

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD telah mencap atau mengkategorikan TPNPB-OPM dan KKB Papua sebagai organisasi teroris. Mahfud mengklaim keputusan itu diambil berdasar pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Terorisme.

Dalam undang-undang tersebut teroris diartikan; setiap perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas yang dapat menimbulkan korban secara massal atau menimbulkan kehancuran terhadap objek vital strategis terhadap lingkungan hidup fasilitas publik atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik dan keamanan.

“Nah, berdasar definisi yang dicantumkan dalam UU Nomor 5 Tahun 2018 maka apa yang dilakukan oleh KKB dan segala nama organisasinya dan orang-orang yang berafiliasi dengannya adalah tindakan teroris,” kata Mahfud. (Knu)

Baca Juga

Kelompok Terafiliasi Tentara Pembebasan Papua dan KKB Dijerat Pidana Terorisme

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menhan Prabowo Targetkan Tanam Singkong di Area Seluas 1,4 Juta Hektar
Indonesia
Menhan Prabowo Targetkan Tanam Singkong di Area Seluas 1,4 Juta Hektar

Singkong Indonesia dapat menghasilkan tepung tapioka yang bisa menjadi bahan utama kebutuhan pangan seperti roti, nasi dari singkong kemudian mie.

KPK Tahan Bekas Anggota BPK Rizal Djalil
Indonesia
KPK Tahan Bekas Anggota BPK Rizal Djalil

Keduanya merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR

Pengamat: Basis Partai Demokrat Akan Mengalami Migrasi
Indonesia
Pengamat: Basis Partai Demokrat Akan Mengalami Migrasi

Partai politik belum melakukan berbagai manuver untuk menjaring suara-suara baru

Dua Anggota Yonif Linud 432 Kostrad Tewas Dianiaya OTK
Indonesia
Dua Anggota Yonif Linud 432 Kostrad Tewas Dianiaya OTK

Dua anggota Yonif Linud 432 Kostrad tewas dianiaya orang tak dikenal (OTK) tewas dianiaya orang tak dikenal pada Selasa (18/5).

Libur Panjang Berakhir, 13 Ribu Orang Tinggalkan Bali Pakai Pesawat
Indonesia
Libur Panjang Berakhir, 13 Ribu Orang Tinggalkan Bali Pakai Pesawat

Meskipun Bandara Ngurah Rai dipadati oleh ribuan penumpang pada puncak arus balik liburan, namun suasana di bandara tetap lancar dan terkendali.

Kasus COVID-19 di Jakpus Meningkat 6 Persen akibat Kerumunan Tanah Abang
Indonesia
Kasus COVID-19 di Jakpus Meningkat 6 Persen akibat Kerumunan Tanah Abang

Kasus COVID-19 di wilayah Jakarta Pusat mengalami peningkatan hingga 6 persen seiring terjadinya kerumunan pengunjung di Pasar Tanah Abang.

[HOAKS atau FAKTA] BIN Ungkap Data Jakarta Jadi Zona Hitam COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] BIN Ungkap Data Jakarta Jadi Zona Hitam COVID-19

Pada foto tersebut, lima wilayah Ibu Kota disebut zona hitam.

WN Perancis Predator Seks 305 Anak Tewas Gantung Diri di Penjara
Indonesia
WN Perancis Predator Seks 305 Anak Tewas Gantung Diri di Penjara

Franss sebenarnya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Polri

Kapolres Jakpus Minta Tokoh Agama Bimbing Umat Jaga Kerukunan dan Ketertiban
Indonesia
Kapolres Jakpus Minta Tokoh Agama Bimbing Umat Jaga Kerukunan dan Ketertiban

"Pemuka agama adalah pengaruh terbesar dalam membimbing umat untuk saling menjaga kerukunan," jelas Hengki.

Komnas HAM Bakal Turun Tangan Selidiki Penganiayaan Jurnalis di Surabaya
Indonesia
Komnas HAM Bakal Turun Tangan Selidiki Penganiayaan Jurnalis di Surabaya

Jurnalis adalah salah satu elemen penting dalam penegakan demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia.