Operator Hotel Internasional di Indonesia Bantu Tiga Desa di Lombok Operator hotel internasional di Indonesia sumbang korban gempa Lombok. (foto: istimewa)

BENCANA alam yang menimpa saudara kitadi Lombok, Nusa Tenggara Barat, membuat banyak pihak mengulurkan bantuan. Salah satunya diberikan Wyndham Destinations. Operator hotel dan resor yang mengoperasikan sejumlah properti di Bali, Lombok, Surabaya, Jakarta, Solo, dan Palembang tersebut menyumbang Rp 56 juta untuk pemulihan tiga desa di Lombok. "Proses pemulihan Lombok sedang berjalan. Kami amat senang menjadi bagian dari usaha warga lokal dan internasional untuk segera memulihkan pulau yang indah ini secepatnya," ujar Manajer Umum Area PT Wyndham Hotel Management Brian Townsend dalam rilis yang diterima Merahputih.com.

PT Wyndham Hotel Management yang merupakan bagian dari Wyndham Destinations di Indonesia menyumbangkan tiga perangkat darurat ke tiga desa di Lombok, yakni Sigar Pejalin dan Desa Tempos Kujur, Genggelang, Lombok Utara, serta Desa Kog di Lombok Selatan, pekan lalu. Perangkat itu berisikan dua kereta dorong, ember plastik, karpet, bahan makanan, alat-alat sanitasi, baju, popok bayi, antinyamuk, serta terpal dan tambang untuk mendirikan selter selama pembangunan rumah tengah berjalan. "Kami memilih untuk membantu pemulihan tiga desa yang paling terdampak gempa bumi," imbuh Townsend.

Wyndham Destinations bantu korban gempa Lombok di tiga desa.(foto: istimewa)

Ia juga mengatakan bantuan itu merupakan cara perusahaan untuk berkontribusi kepada komunitas lokal sekaligus mendorong operator hotel internasional lain yang beroperasi di Indonesia untuk melakukan hal serupa. Bantuan yang diserahkan langsung perwakilan perusahaan hospitality internasional tersebut merupakan usaha bersama keluarga besar Wyndham Asia-Pacific yang berpusat di Australia.

Perwakilan Wyndham Destination menyerahkan bantuan. (foto: istimewa)

Selain itu, para karyawan dan staf Wydham Hotels and Resorts juga ikut berdonasi hingga terkumpul Rp 21 juta. "Para staff di properti kami di Indonesia tanpa ragu dan sukarela menyumbang untuk membantu sesama yang tengah tertimpa musibah," ujar Townsend.(*)



Dwi Astarini